<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769</id><updated>2012-01-30T13:45:02.325+09:00</updated><category term='darius'/><title type='text'>www.darx.com</title><subtitle type='html'>Blog by Darius Arkwright,Son of Loloda</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>55</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-5906575599536179287</id><published>2010-12-16T07:36:00.000+09:00</published><updated>2010-12-16T07:36:14.078+09:00</updated><title type='text'>Menyusuri Jejak Jepang dan Sekutu di Halmahera</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Jepang telah membangunpertahanan di Halmahera. Pusat pemerintahan, pusat komando angkatan laut, daratdan udara Jepang terdapat di Ternate dengan wilayah Kao, Wasilei, Tobelo,Galela, Bacan, dan Morotai sebagai pusat pertahanan terhadap Sekutu. Di Kaodibangun sebuah lapangan terbang dengan dua landasan, dan terletak di timurlaut Halmahera. Lapangan terbang yang lainnya terdapat di Wasilei, Meti(Tobelo), Galela dan Bacan. Pembangunan lapangan terbang tersebut denganmenggunakan tenaga kerja paksa (&lt;i&gt;romusha&lt;/i&gt;) rakyat Indonesia. Lubangpertahanan terletak di pinggir pantai desa Kusu kecamatan Kao, sehingga memudahkandalam menyerang musuh yang datang dari arah laut. Sekutu menyerang Kao padatanggal 21 Agustus sampai 7 Desember 1944. Penyerangan dilakukan denganpesawat&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;B-25, B-24, P-47, A-20dan P-38&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;yang menyerang lapangan terbang Kao dan kotaKao &lt;span style="color: blue;"&gt;(&lt;a href="http://www.pacific/"&gt;www.Pacific&lt;/a&gt;Wreck.com;Morotai).&lt;/span&gt; Penyerangan teluk Kao olehSekutu dilakukan dari tanggal 11 Agustus 1944 sampai 26 Oktober 1944 denganmenggunakan pesawat B-25, P-38, P-40, dan A-20. Sasaran penyerangan ke telukKao berupa pelabuhan angkatan laut Jepang dan kapal perang Jepang. Beberapakapal perang Jepang dapat dihancurkan pihak Sekutu, bahkan sampai sekarangmasih tersisa 2 buah di pantai Kao dan 1 buah di pantai Sosol, Malifut. TentaraJepang di Malifut yang terdesak masuk ke lubang perlindungan yang berupa lorongyang sempit dan panjang di perbukitan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jepangmendarat di Morotai pada tahun 1942. Tentara Jepang terdiri dari satu batalyonyang kemudian mereka membangun lapangan terbang (yang sekarang merupakan lokasitransmigrasi SP 2, dan karenanya di lokasi tersebut sudah menjadi lahanpersawahan). Kemudian lapangan kedua dibangun di Morotai Selatan yang sekarangmerupakan Dusun MTQ dan lokasi tersebut telah dibangun gedung pertemuan, gedungsekolah dan perumahan. Pada proses pembuatan lapangan terbang tersebut menurutinformasi yag di dapat dari tokoh masyarakat yang mengalami zaman Jepang, bahwadalam pengerjaannya menggunakan tenaga rakyat sebagai romusha untukdipekerjakan di lokasi pembuatan lapangan terbang. Romusha terdiri daripenduduk kampung setempat dan sekitarnya. Pekerjaan awal adalah memotong pohonkelapa dan pohon-pohon yang ada di lokasi, dengan cara yang tradisional yaitudengan tenaga manusia. Lokasi lapangan terbang merupakan kebun kelapa milikpenduduk. Akan tetapi lapangan terbang di Dusun MTQ ini belum terselesaikan danbelum didarati pesawat karena pada saat itu Sekutu dengan pasukan danpesawat-pesawat yang jumlahnya banyak. Atas kedatangan tentara Sekutu inilahmaka tentara Jepang melarikan diri, sembunyi di daerah di hutan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;DiDusun Gotalamo tentara Jepang terdiri dari satu batalyon akan tetapi karenalemahnya pertahanan mereka sembunyi ke hutan. Dusun Gotalamo, oleh Jepangdijadikan sebagai markas. Di dusun ini juga, pasukan Amerika dan Sekutunya jugapernah membangun lapangan terbang darurat dengan bahan landasan pacu terbuatdari besi. Di Morotai, Jepang tidakmendirikan bangunan untuk pertahanan, gedung dan lain-lain. Agar tidakdiketahui oleh Sekutu Jepang membuang alat-alat perang dan pesawat-pesawat kepantai atau ditanam di dalam tanah.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada saat ini benda-benda yang berujudalat-alat perang, pesawat yang dulu dibawa Jepang&lt;b&gt;, kini sudah tidak ada,bahkan bekas-bekasnya sekaligus (&lt;/b&gt;oleh penduduk sudah dijual dan untukbangkai pesawat dijadikan kerajinan besi putih). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;Padasaat ini peninggalan Jepang yang masih tersisa berupa tank yang terdapat dilokasi perkebunan penduduk di Dusun Gotalamo. Peninggalan yang lain yaitutempat persembunyian Nakamura di daerah Pilowo. Gua persembunyian Nakamuraterletak di tebing pinggir sungai masuk ke dalam hutan. Nakamura adalah tentaraJepang yang bersembunyi di hutan dan baru ditemukan pada tahun 1973 olehpejabat Kecamatan Morotai, Fungsionaris Kedutaan Jepang dan dibantu olehpasukan Angkatan Udara di Morotai serta atas petunjuk penduduk di sekitarhutan. Nakamura dibujuk dengan lagu-lagu rakyat Jepang melalui pengeras suaradan bendera Jepang. Nakamura pada saat itu masih memiliki senapan organik yangmasih berfungsi baik dan 5 butir amunisi. Sebelum Nakamura, beberapa tahunsebelumnya terdapat 9 tentara Jepang yang lari ke hutan dan hidup bercocoktanam dan bahkan mempunyai peternakan babi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;Sementarapeninggalan Jepang di Kao dan Malifut banyak dijumpai gua-gua tempatpersembunyian dan penyimpanan senjata dan bahan makanan yang biasanya dibangundi daerah perbukitan. Sementara di sepanjang pantai terdapat &lt;i&gt;lofra&lt;/i&gt; yaituberupa bangunan yang dibuat dari beton dengan macamnya ada 2. Pertamaditempatkan di bibir pantai atau tidak jauh dari pantai dengan lubang ventilasisebagai lubang untuk mengawasi musuh dan lubang tempat senjata untuk menembakmusuh yang datang mendekat. Kedua adalah &lt;i&gt;lofra&lt;/i&gt; yang dibangun di pinggirpantai sebagai tempat persembunyian/pertahanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada 8 Desember 1941, pesawatterbang dikomandoi oleh Laksamana Madya Chuichi Nagumo melaksanakan serangankejutan terhadap Pearl Harbor, pangkalan angkatan laut AS terbesar di Pasifik.Penyerangan ini merupakan pengalaman pahit bagi Amerika dan Sekutunya. Sejaksaat itu AS mengumumkan perang melawan Jepang. atas kesuksesan penyerangan diPearl Harbor inilah merupakan langkah awal Jepang untuk menguasai Asia. &lt;span style="color: black;"&gt;Saat itu Jepang menggunakan 360 pesawat pembom dan pemburuuntuk memporakporandakan pangkalan militer itu. Serangan itu menenggelamkan danmerusak hebat 8 kapal tempur Angkatan Laut Amerika. Sejak saat itu lenyaplahsuperioritas armada Sekutu Inggris-Amerika di semua samudra, kecuali di SamudraAtlantik. Atas suksesnya serangan itu maka terbuka lebar Filiphina, Malaya,Indonesia, Australia, New Zeland bagi serangan Jepang. &lt;/span&gt;Bersamaam denganserangan terhadap Pearl Harbor tersebut, Jepang juga menyerang pangkalan udaraAS di Filiphina. Setelah serangan ini, Jepang menginvasi Filiphina, Hongkongyang merupakan koloni Inggris, Malaya, Borneo dan Birma dengan maksud menguasailadang minyak Hindia Belanda. Seluruh wilayah ini, dan lebih luas lagi, jatuhke tangan Jepang dalam waktu hitungan bulan saja. Markas britania Raya diSingapura juga dikuasai. Penguasaan ini oleh Churchil dianggap sebagai salahsatu kekalahan yang memalukan.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Menyusul &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Deklarasi_PBB&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Deklarasi PBB (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Deklarasi PBB&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_Januari" title="1 Januari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;1 Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1942" title="1942"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;1942&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, secara resmipemerintah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sekutu" title="Sekutu"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Sekutu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;menunjuk Wavell. Pembentukan ABDACOM berarti Wavell memiliki kendali seremonialatas angkatan yang besar namun kurang tersebar, yang meliputi wilayah dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Burma" title="Burma"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Burma&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di barat, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nugini_Belanda" title="Nugini Belanda"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Nugini Belanda&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filipina" title="Filipina"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Filipina&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;di timur. Daerah lain, termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=India_Britania&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="India Britania (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;India Britania&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hawaii" title="Hawaii"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Hawaii&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; tetap secararesmi di bawah komando terpisah, dan pada prakteknya Jenderal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Douglas_MacArthur" title="Douglas MacArthur"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Douglas MacArthur&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;memegang kendali penuh angkatan Sekutu di Filipina. Atas keinginan Wavell,separuh barat Australia Utara ditambahkan ke area ABDA. Australia lainnyaberada di bawah kendali Australia, begitupun Wilayah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nugini" title="Nugini"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Nugini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Wavell tibadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Singapura" title="Singapura"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Singapura&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,di mana &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=British_Far_East_Command&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="British Far East Command (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;British Far East Command&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;bermarkas, pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/7_Januari" title="7 Januari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;7 Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1942" title="1942"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;1942&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.ABDACOM menyerap komando Britania ini secara keseluruhan. Pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/15_Januari" title="15 Januari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;15 Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,Wavell memindahkan markasnya ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bandung" title="Kota Bandung"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Bandung&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa" title="Jawa"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Jawa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;dan memegang kendali operasi Sekutu. Keberhasilan penting pertama angkatan itudi bawah ABDACOM adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Balikpapan_%281942%29" title="Pertempuran Balikpapan (1942)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;serangan US Navy atas Balikpapan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Borneo" title="Borneo"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Borneo&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/24_Januari" title="24 Januari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;24 Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,yang merusak 6 kapal pengangkut Jepang, namun tak banyak berpengaruh padamereka yang mencaplok ladang minyak berharga di Borneo. Pemerintah Australia, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Belanda&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Selandia_Baru" title="Selandia Baru"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Selandia Baru&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;melobi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Winston_Churchill" title="Winston Churchill"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Winston Churchill&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk dewan perangantarpemerintahan Sekutu, dengan tanggung jawab penuh untuk usaha perang Sekutudi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia" title="Asia"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Asia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;dan Pasifik, bermarkas di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Washington_D.C." title="Washington D.C."&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Washington D.C.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pacific_War_Council&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pacific War Council (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Far Eastern Council&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (kemudian dikenalsebagai Pacific War Council) didirikan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/London" title="London"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;London&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/9_Februari" title="9 Februari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;9 Februari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,dengan dewan staf yang berkorespondensi di Washington. Namun, kuasa-kuasa yanglebih kecil terus mendorong badan yang bermarkas di AS. Dalam pada itu,kejatuhan yang cepat atas pertahanan Sekutu pada serangan Jepang di Malaya,Singapura, Hindia-Belanda, Filipina, dan negeri lain segera membanjiriRintangan Melayu. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jatuhnya_Singapura&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Jatuhnya Singapura (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Jatuhnya Singapura&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/15_Februari" title="15 Februari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;15 Februari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;melepaskan komando ABDA, yang dibubarkan beberapa minggu kemudian.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Serangan Jepang, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/23_Desember" title="23 Desember"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;23 Desember&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;1941 – &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/21_Februari" title="21 Februari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;21 Februari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;1943. Wavell mundur sebagai komandan tinggi pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/25_Februari" title="25 Februari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;25 Februari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1942" title="1942"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;1942&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, mengalihkan kendaliArea ABDA ke komandan lokal. Ia juga merekomendasikan pendirian 2 komando Sekutuuntuk menggantikan ABDACOM: sebuah komando Pasifik Barat Daya, dan komandobermarkas di India. Untuk menanggulanginya, Wavell telah memegang kendali Burmakepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=British_India_Command&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="British India Command (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;British India Command&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; danmenduduki kembali jabatannya yang dahulu, sebagai Panglima Tertinggi India. Menyusulpenghancuran AL ABDA utama di bawah Laksamana Muda &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karel_Doorman" title="Karel Doorman"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Karel Doorman&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Laut_Jawa" title="Pertempuran Laut Jawa"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Pertempuran Laut Jawa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, antara bulan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Februari" title="Februari"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Februari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maret" title="Maret"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Maret&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; 1942, ABDA secaraefektif berhenti melakukan serangan. Karena Jepang mendekati angkatan Sekutuyang tersisa di Filipina, MacArthur diperintahkan pindah ke Australia. Padatanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Maret" title="17 Maret"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;17 Maret&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,pemerintah AS mengangkatnya sebagai Komandan Sekutu Tertinggi di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daerah_Pasifik_Barat_Daya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Daerah Pasifik Barat Daya (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Daerah Pasifik Barat Daya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,komando yang memasukkan Australia dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nugini" title="Nugini"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Nugini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di sampingdaerah yang dipegang Jepang. Sisa area geografis &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teater_Operasi_Pasifik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Teater Operasi Pasifik (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Teater Operasi Pasifik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;tetap di bawah komando &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daerah_Samudera_Pasifik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Daerah Samudera Pasifik (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Daerah Samudera Pasifik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,dipimpin oleh Laksamana Tinggi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chester_Nimitz&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Chester Nimitz (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Chester Nimitz&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/US_Navy" title="US Navy"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;US Navy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dewan_Perang_Pasifik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Dewan Perang Pasifik (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;Dewan Perang Pasifik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yangbersifat antarpemerintahan didirikan di Washington pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_April" title="1 April"&gt;&lt;span style="color: black; text-decoration: none;"&gt;1 April&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,namun masih tak berguna karena dominasi angkatan AS di Asia dan Pasifiksepanjang perang. Memasuki tahun 1943, AS mulai melancarkanofensif balik. Dimulai dari Papua Niugini yang dikuasai Jepang. LaksamanaYamamoto awal April, memerintahkan serangan udara besar terhadap posisi Amerikadi Kepulauan Solomon. Namun gagal, karena pilot Amerika lebih unggul. Yamamotosendiri tewas, setelah pesawatnya disergap penempur P-38 &lt;i&gt;Lightning&lt;/i&gt;, 18April. Jepang kehilangan ahli strateginya yang paling ulung. Kekalahan demikekalahan dialami Jepang di Pasifik. Misalnya pertempuran di sekitar KepulauanMarshall. Dalam dua hari, Jepang kehilangan 270 pesawat. Hanya dua kapal indukveteran Jepang yang masih operasional : &lt;i&gt;Shokaku&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Zuikaku&lt;/i&gt;,ditambah kapal induk baru &lt;i&gt;Taiho&lt;/i&gt;. Atas dasar pertemuan kekuatandengan Sekutu di atas maka penguasaan oleh Jepang atas Indonesia semakindiperkuat dengan semboyan 3 A. Maluku Utara sebagai wilayah Indonesia tak lepasdari penguasaan oleh Jepang. Dengan pusat pemerintahan di Ternate, pasukanJepang juga ditempatkan pada pelosok-pelosok di wilayah Halmahera. Ditambahlagi bahwa Jepang telah memperhitungkan lokasi Maluku Utara yang berbatasanlangsung dengan Filiphina dan Samudra Pasific dimana pasukan Sekutu telahmembangun pangkalan militernya di Kepulauan Pasific tersebut. Dengan banyakmendirikan pertahanan-pertahanan untuk menghadapi Sekutu, Jepang jugamenempatkan kapal perangnya di wilayah Halmahera terutama Halmahera Timur danHalmahera Utara. Maluku Utara, terutama Kao,Malifut dan Morotai yang memang berbatasan langsung dengan Samudra Pasifik taklepas dari invasi Jepang. Walaupun di daerah ini bukan merupakan sumber minyak,namun letak kepulauan ini yang menjadi faktor pendukung untuk mengawasi Sekutu.Di kepulauan inilah akhirnya Jepang berhadapan langsung dengan Sekutu yang jugatelah memilih Morotai sebagai pangkalan militernya.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt; Setelah Hollandiadirebut, MacArthur mengundang Van Mook membahas masa depan Hindia Belanda.Undangan tersebut tentu disambut antusias oleh Belanda, Belanda berharap bahwapasukan Sekutu merebut seantero Hindia Belanda, namun tidak disetujui.MacArthur hanya memerlukan pinggiran Hindia Belanda untuk merebut Filipina dankemudian Jepang. Daerah yang dimaksud adalah pulau Morotai dan bagian timurKalimantan, pasukan Belanda diajak merebutnya.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Bagi Amerika Serikat dansekutunya, Pulau Morotai memiliki arti sangat penting. Pulau ini merupakanpulau terluar di Maluku Utara dan berbatasan langsung dengan samudra Pasifik.Pulau Morotai merupakan tempat strategis untuk melancarkan serangan balasanyang menentukan terhadap Jepang di Filiphina dan Korea. Di pulau inilah Sekutumenjadikan markas dan konsolidasi ratusan ribu pasukannya&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;baik darat, laut dan udara. Pulau ini jugatelah dipilih Panglima Divisi VII AS Jenderal Douglas MacArthur untukmembuktikan ucapannya ketika akan melarikan diri ke Australia,“&lt;i&gt;I shall return&lt;/i&gt;”.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;Pada tanggal 15September 1944 tentara Sekutu mendarat di Morotai. Raungan ratusan pesawatterbang Sekutu memecah kesunyian malam pada bulan September itu. Raungan yangmenggelegar angkasa Morotai saat itu dirasakan penduduk bagaikan hendak kiamat.Mereka tidak menduga akan datangnya ratusan pesawat dan dengan rasa takut,terkejut dan terheran-heran menyaksikan pemandangan yang spektakuler tersebut.Pada saat yang bersamaan ratusan kapal perang melakukan pendaratan laut pertamadi Tanjung Dehegila Morotai Selatan. Sejak saat itu, Morotai dijadikan markasmiliter Sekutu. Pasukan dari kapal perang menyiapkan landasan pacu daruratberupa 12 landasan yang dipasangi air strip (pelat besi berlubang ukuran 1,5 x0,5 m) dalam waktu yang sangat singkat. Untuk selanjutnya Sekutu membangunlapangan terbang permanen. Bahan dasar pembuatan landasan pacu terbuat daribatu karang yang dikeraskan dengan minyak hitam,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dengan panjang 2.700 m, lebar 40 m , jumlahterdiri dari 7 landasan pacu. Lapangan terbang ini terletak di Desa Pitu,sehingga terkenal dengan nama Pitu Strip. Sedikitnya Sekutu menempatkan 3.000pesawat tempur, pesawat angkut, dan pengebom. Pasukan yang ditempatkan diMorotai terdiri dari 63 batalyon tempur.&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=7087494469373747769#_ftn2" name="_ftnref2" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Taktik yang digunakan Jenderal MacArthur dalammenyerang Jepang di Philipina adalah ”taktik lompat katak”. Taktik ini diilhamioleh sebuah dongeng kuno &lt;i&gt;Klein Duimje&lt;/i&gt;, yang menceritakan seorang anakkecil mencuri sepatu lars raksasa, dengan sepatu tersebut si anak kecil dapatmelompat sejauh tujuh mil (&lt;i&gt;zevenmijls laarzen&lt;/i&gt;). Akal tersebut digunakanJenderal MacArthur untuk menyerang Jepang, namun bukan tujuh mil sekali lompat,bahkan sampai ratusan mil jauhnya. Setelah menguasai Kepulauan Admiralty diPasifik bulan April 1944, melompat ke Holandia (Jayapura) yang jaraknya 500 mil&lt;span style="color: black;"&gt;.&lt;/span&gt; Pulau Morotai sebelumnya telahdikuasai Jepang, bahkan sudah sempat dibangun lapangan terbang guna pendaratantentara Jepang, tepatnya di kampung SP2 dan dusun MTQ, namun belum selesaisudah diserang Sekutu. Tentara Jepang yang jumlahnya tidak seberapa banyakakhirnya lari ke hutan – hutan untuk menyelamatkan diri. Pendaratan tentaraSekutu di Morotai dilakukan oleh pasukan Infantri 31 dibawah komando MayorJenderal John Person berjumlah 1000 orang dan diangkut dengan pasukan amfibiDaniel Barbey VII. Pendaratan ini dilakukan di pantai selatan Morotai, dantugas utama pasukan ini adalah membangun lapangan terbang guna pendaratanpesawat pembom B - 24. Pembangunan landasan pesawat terbang ini memakan waktusekitar 2 minggu, dan masih berupa landasan darurat. &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Benteng pertahanan yang kuat dibangun untukmelindungi markas yang baru dari serangan musuh, yaitu tentara Jepang yangmasih berada di Morotai. Tetapi tentara Jepang bergerak cepat, ketika pasukanDevisi 33 dalam perjalanan untuk menggantikan Infantri 31, diserang di pantaiMorotai&lt;span style="color: black;"&gt;.&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=7087494469373747769#_ftn4" name="_ftnref4" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span lang="IN" style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Pertempuran yang terjadi di Morotai tidakseimbang, karena jumlah tentara Sekutu jauh lebih banyak dari tentara Jepang.Banyak korban jatuh di pihak Jepang, sebagian ditawan dan bahkan ada yang larike hutan sampai puluhan tahun, seperti Nakamura yang baru tahun 1973 di ketahuikeberadaannya di Morotai. Pasukan Jepang menggunakan area bukit 40 sebagai markasnyadan merupakan ancaman yang serius terhadap instalasi Angkatan Laut dan AngkatanUdara Sekutu. Tentara Jepang mengirim pasukan pengintai dan sering mengganggutentara Sekutu. Dari dokumen rahasia yang disita, diketahui bahwa tentara Jepangberencana melarikan diri ke hutan dan akan menyerang tanjung Dehegila danlapangan terbang. Pada malam Natal, pasukan Jepang yang bermarkas di Halmahera menjatuhkanbom di lapangan terbang Morotai, dan merusakkan beberapa pesawat pembom B-24.Patroli Sekutu dapat mengejar dan menjatuhkan dua pesawat Jepang tersebut. Pada tanggal 26 Desember,pasukan Sekutu bergerak menuju Pilowo dan dibagi menjadi dua bagian denganmembawa amunisi dan perbekalan yang cukup. Perjalanan melewati medan hutan yangberat, dan komunikasi radio terputus. Markas pasukan Jepang baru dapat ditemukanpada tanggal 1 Januari 1945, dan diserang keesokan harinya.&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Pertempuran di Morotai berakhir pada tanggal14 Januari 1945, dengan memakan korban 870 pasukan Jepang terbunuh, dan 10ditawan, sedangkan pihak Sekutu meninggal 46 dan 104 luka-luka. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;Jika kita melihat begitubesar dan banyaknya armada tempur Sekutu yang ditempatkan di Morotai, makatidak mengherankan jika strategi penyerangan atas Filiphina, Korea, dilakukandari pangkalan militer ini. Pertempuran di Laut Filipina terjadi 19-20Juni 1944. AS menampilkan pesawat baru lagi, Grumman F6F &lt;i&gt;Hellcat&lt;/i&gt; yanglebih hebat dibanding Wildcat. Dalam pertempuran hebat ini, seorang pilotJepang yang baru saja diluncurkan dari geladak &lt;i&gt;Taiho&lt;/i&gt;, melihat sebuahtorpedo musuh meluncur menuju kapal induknya. Ia langsung menukikkan pesawatnyake torpedo itu. Namun pengorbanannya sia-sia, karena &lt;i&gt;Taiho&lt;/i&gt; terkenatorpedo lain yang meledakkan kapal induk ini. Saat bersamaan, &lt;i&gt;Shokaku&lt;/i&gt;juga tenggelam. Dari 373 pesawat yang lepas landas dari kapal induk Jepang,hanya 130 berhasil kembali. Apabila ditambah dengan pesawat Jepang yangberpangkalan di darat, maka kehilangan Jepang mencapai 315 pesawat. SementaraAmerika, hanya 23 buah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kondisi Jepang yang makin terpepet,akhirnya melahirkan gagasan yang dalam sejarah peperangan udara dianggap unik,yakni serangan &lt;i&gt;Kamikaze&lt;/i&gt;, dewa angin. Konsep kamikaze dalam PD IIbukanlah bunuh diri fanatik, karena motivasinya lebih pada "satu orang,satu kapal perang". Hal ini dianggap sebagai satu-satunya kesempatan untukmengatasi superioritas Amerika yang mulai dirasakan sejak akhir 1944. Serangankamikaze pertama dirasakan Amerika dalam&lt;b&gt; &lt;/b&gt;pertempuran Teluk Leyte&lt;b&gt;, &lt;/b&gt;yangmerupakan pertempuran laut terbesar dalam Perang Dunia II, dan sekaligusmembawa kekalahan telak bagi Jepang. Serangan itu terjadi ketika sebuah pesawatZero yang berpangkalan di darat, ditabrakkan ke geladak terbang kapal indukringan Amerika &lt;i&gt;St. Lo&lt;/i&gt; dan menenggelamkannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Beberapa peninggalan Sekutu di Morotai antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; margin-left: 63pt; text-align: justify; text-indent: -63pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;a)&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bandara Morotai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;PeninggalanSekutu di Morotai adalah lapangan terbang. &lt;span style="color: black;"&gt;Bahandasar pembuatan landasan pacu terbuat dari batu karang yang dikeraskan denganminyak hitam,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;dengan panjang 2.700 m,lebar 40 m , jumlah terdiri dari 7 landasan pacu. Lapangan terbang ini terletakdi Desa Pitu, sehingga terkenal dengan nama Pitu Strip. Sedikitnya Sekutumenempatkan 3.000 pesawat tempur, pesawat angkut, dan pengebom. Pasukan yangditempatkan di Morotai terdiri dari 63 batalyon tempur. Selain itu sebelummembangun lapangan terbang itu, Sekutu telah membangun landasan pacu daruratyang dipasangi air strip (pelat besi berlubang ukuran 1,5 x 0,5 m) dalam waktuyang sangat singkat&lt;/span&gt;. Air strip bekas landasan pacu tersebut kini banyakdimanfaatkan penduduk untuk pagar. Sekutu pada saat Perang Dunia II itumenempatkan 3.000 pesawat&lt;span style="color: black;"&gt; tempur, pesawat angkut, danpengebom. Pasukan yang ditempatkan di Morotai terdiri dari 63 batalyon tempur&lt;/span&gt;. Pesawat-pesawat Sekutu karenarusak atau sesuatu hal ditinggalkan di Morotai. Pesawat-pesawat itu dulu masihbisa dilihat banyak tetapi sekarang sudah tidak ada, puing-puing pesawat sudahtidak ada, kalaupun ada hanya berupa baling-baling saja. Benda lain yang masihada adalah sisa-sisa bom dan meriam, yang terdapat di sekitar lokasi bandaradan di perkampungan penduduk yang saat ini dimanfaatkan sebagai tugu desa. Terdapat pula air kaca yangdigunakan pasukan Sekutu untuk mandi dan keperluan air bersih lainnya. Air kacaini berupa ceruk gua yang di bawahnya terdapat sumber air. Lokasi kurang lebih1 km setelah bandara, arah menuju ke Sangowo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;b)&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pantai Dehegila.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pantaiini terdapat di Tanjung Dehegila, Morotai Selatan. Tempat ini merupakan tempatpendaratan laut pasukan Sekutu dengan armada perangnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span&gt;c)&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pulau Sum-Sum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pulau Sum-sum terletak diperairan Morotai, kurang lebih 20 menit menggunakan transport speedboat dariDaruba. Pulau ini adalah pulau dimana Jenderal MacArthur membangun markasnyauntuk mengkoordinasikan pasukannya guna menyerang Jepang. Saat ini peninggalanSekutu hanya berupa tanki minyak yang masih tersisa di Pantai dan dengankeadaan yang sangat parah kerusakannya. Tanki ini tertimbun tanah, di bibirpantai juga ada bekas-kekas tonggak besi. Adapun markas MacArthur sendiri, saatini tidak ada sisa-sisa peninggalannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Verdana,sans-serif; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BagiAmerika Serikat (AS) dan sekutunya, Pulau Morotai memiliki arti sangat penting,khususnya saat AS hendak melancarkan serangan balasan yang menentukan terhadapseluruh kepentingan Jepang di Filipina dan Korea di era perang Pasifik(1941-1945). Pulau Morotai dijadikan tempat konsolidasi ratusan ribupasukannya: darat, laut, dan udara. Dalam kesendirian dan kesunyian di bibirSamudra Pasifik, tak satu pun warga Morotai menduga sebelumnya bahwa negerinyatelah masuk dalam skenario inti perang Pasifik. &lt;/span&gt;Mereka sedikit pun tidaktahu bahwa mereka telah menjadi bagian dari dendam dan tekad I shall return-nyaPanglima Divisi VII AS Jenderal Douglas MacArthur. Dalam ukuran waktu,kehadiran Divisi VII AS lengkap dengan para tentara sekutunya di Morotaiterbilang tidak lama, hanya beberapa bulan. Namun, kehadiran MacArthur yangrelatif singkat itu kini telah memberikan torehan sejarah yang sangat bernilai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;==================================&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Foto-foto eksistensi Sekutu dan Jepang di Halmahera dan Morortai&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk3muhiZYI/AAAAAAAAAUM/lIoS3RHUTJE/s1600/airbase+morotai+1.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk3muhiZYI/AAAAAAAAAUM/lIoS3RHUTJE/s320/airbase+morotai+1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Morotai Airstrip&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk4IPfIm8I/AAAAAAAAAU0/tkcsOxfvmU0/s1600/morotai-airstrips-painting.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk4IPfIm8I/AAAAAAAAAU0/tkcsOxfvmU0/s320/morotai-airstrips-painting.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Bandara Morotai&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk32Q3WmEI/AAAAAAAAAUQ/l8cGV9IWCC0/s1600/Commander+change.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="254" src="http://1.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk32Q3WmEI/AAAAAAAAAUQ/l8cGV9IWCC0/s320/Commander+change.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk33TE3KQI/AAAAAAAAAUU/D_3W8Izkb8w/s1600/Douglas+McArthur.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk33TE3KQI/AAAAAAAAAUU/D_3W8Izkb8w/s1600/Douglas+McArthur.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Jend. Doughlas McArthur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk35OtHWoI/AAAAAAAAAUY/CwgjTEFso0A/s1600/Japan+Surender.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="238" src="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk35OtHWoI/AAAAAAAAAUY/CwgjTEFso0A/s320/Japan+Surender.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Piagam Penyerahan Diri Jepang kepada Sekutu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk3_PYC7pI/AAAAAAAAAUo/rtvtWKgn8Uc/s1600/Morotai+Advancing.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="248" src="http://1.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk3_PYC7pI/AAAAAAAAAUo/rtvtWKgn8Uc/s320/Morotai+Advancing.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Pendaratan Sekutu di Morotai&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk38b-GzMI/AAAAAAAAAUk/EOvsDGTX9zY/s1600/Memo+US+Navy.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk38b-GzMI/AAAAAAAAAUk/EOvsDGTX9zY/s320/Memo+US+Navy.jpg" width="313" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk36y8zScI/AAAAAAAAAUg/eQSkyeC5JoU/s1600/McArthur+Advancing.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk36y8zScI/AAAAAAAAAUg/eQSkyeC5JoU/s1600/McArthur+Advancing.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Pendaratan Jend. McArthur di Morotai&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk36DpFaBI/AAAAAAAAAUc/-CZs7p7t68I/s1600/Kittyhawks.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="199" src="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk36DpFaBI/AAAAAAAAAUc/-CZs7p7t68I/s320/Kittyhawks.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Deretan Pesawat di Bandara Morotai&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk4Gku-CLI/AAAAAAAAAUs/IxAEKkmi7ko/s1600/Morotai+Book.BMP" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk4Gku-CLI/AAAAAAAAAUs/IxAEKkmi7ko/s320/Morotai+Book.BMP" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk4HQTLPzI/AAAAAAAAAUw/xbGmiY1qHVk/s1600/morotai_surrender.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk4HQTLPzI/AAAAAAAAAUw/xbGmiY1qHVk/s320/morotai_surrender.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penyerahan diri Jepang kepada Sekutu di Morotai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(Jend. Nakamura melarikan diri ke Hutan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;==================================&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;dari berbagai sumber&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-5906575599536179287?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/5906575599536179287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=5906575599536179287' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5906575599536179287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5906575599536179287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2010/12/menyusuri-jejak-jepang-dan-sekutu-di.html' title='Menyusuri Jejak Jepang dan Sekutu di Halmahera'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/TQk3muhiZYI/AAAAAAAAAUM/lIoS3RHUTJE/s72-c/airbase+morotai+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-1565827751795284139</id><published>2010-04-08T22:59:00.003+09:00</published><updated>2010-10-30T15:35:05.892+09:00</updated><title type='text'>REKLAMASI PANTAI DAN DAMPAKNYA TERHADAP WILAYAH PESISIR</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pendahuluan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Reklamasi adalah suatu proses membuat daratan baru pada suatu daerah perairan/pesisir pantai atau daerah rawa. Hal ini umumya dilatarbelakangi oleh semakin tingginya tingkat populasi manusia, khususnya di kawasan pesisir, yang menyebabkan lahan untuk pembangunan semakin sempit. Pertumbuhan penduduk dengan segala aktivitasnya tidak bisa dilepaskan dengan masalah kebutuhan lahan. Pembangunan yang ditujukan untuk menyejahterakan rakyat yang lapar lahan telah mengantar pada perluasan wilayah yang tak terbantahkan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hal ini menyebabkan manusia memikirkan untuk mencari lahan baru, terutama daerah strategis dimana terjadi aktifitas perekonomian yang padat seperti pelabuhan, bandar udara atau kawasan komersial lainnya, dimana lahan eksisting yang terbatas luasan dan kondisinya harus dijadikan dan diubah menjadi lahan yang produktif untuk jasa dan kegiatan perkotaan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembangunan kawasan komersial jelas akan mendatangkan banyak keuntungan ekonomi bagi wilayah tersebut. Asumsi yang digunakan disini adalah semakin banyak kawasan komersial yang dibangun maka dengan sendirinya juga akan menambah pendapatan asli daerah (PAD). Reklamasi memberikan keuntungan dan dapat membantu kota dalam rangka penyediaan lahan untuk berbagai keperluan (pemekaran kota), penataan daerah pantai, pengembangan wisata bahari, dan lain-lain. Namun harus diingat pula bahwa bagaimanapun juga reklamasi adalah bentuk campur tangan (intervensi) manusia terhadap keseimbangan lingkungan alamiah pantai yang selalu dalam keadaan seimbang dinamis sehingga akan melahirkan perubahan ekosistem seperti perubahan pola arus, erosi dan sedimentasi pantai, dan berpotensi gangguan lingkungan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Undang-undang no. 27 tahun 2007 pada pasal 34 menjelaskan bahwa hanya dapat dilaksanakan jika manfaat sosial dan ekonomi yang diperoleh lebih besar dari biaya sosial dan biaya ekonominya. Namun demikian, pelaksanaan reklamasi juga wajib menjaga dan memperhatikan beberapa hal seperti a) keberlanjutan kehidupan dan penghidupan masyarakat; b) keseimbangan antara kepentingan pemanfaatan dan pelestarian lingkungan pesisir; serta c) persyaratan teknis pengambilan, pengerukan dan penimbunan material. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Prinsip Perencanaan Reklamasi Pantai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pada dasarnya kegiatan reklamasi pantai tidak dianjurkan namun dapat dilakukan dengan memperhatikan ketentuan berikut: &lt;br /&gt;- Merupakan kebutuhan pengembangan kawasan budi daya yang telah ada di sisi daratan; &lt;br /&gt;- Merupakan bagian wilayah dari kawasan perkotaan yang cukup padat dan membutuhkan pengembangan wilayah daratan untuk mengakomodasikan kebutuhan yang ada; &lt;br /&gt;- Berada di luar kawasan hutan bakau yang merupakan bagian dari kawasan lindung atau taman nasional, cagar alam, dan suaka margasatwa; &lt;br /&gt;- Bukan merupakan kawasan yang berbatasan atau dijadikan acuan batas wilayah dengan daerah/negara lain. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terhadap kawasan reklamasi pantai yang sudah memenuhi ketentuan di atas, terutama yang memiliki skala besar atau yang mengalami perubahan bentang alam secara signifikan perlu disusun rencana detil tata ruang (RDTR) kawasan. Penyusunan RDTR kawasan reklamasi pantai ini dapat dilakukan bila sudah memenuhi persyaratan administratif seperti a) Memiliki RTRW yang sudah ditetapkan dengan Perda yang mendeliniasi kawasan reklamasi pantai; b) Lokasi reklamasi sudah ditetapkan dengan SK Bupati/Walikota, baik yang akan direklamasi maupun yang sudah direklamasi; c) Sudah ada studi kelayakan tentang pengembangan kawasan reklamasi pantai atau kajian/kelayakan properti (studi investasi); dan d) Sudah ada studi AMDAL kawasan maupun regional. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Rencana detil tata ruang kawasan reklamasi pantai meliputi rencana struktur ruang dan pola ruang. Struktur ruang di kawasan reklamasi pantai antara lain meliputi jaringan jalan, jaringan air bersih, jaringan drainase, jaringan listrik, jaringan telepon. Pola ruang di kawasan reklamasi pantai secara umum meliputi kawasan lindung dan kawasan budi daya. Kawasan lindung yang dimaksud dalam pedoman ini adalah ruang terbuka hijau. Kawasan budi daya meliputi kawasan peruntukan permukiman, kawasan perdagangan dan jasa, kawasan peruntukan industri, kawasan peruntukan pariwisata, kawasan pendidikan, kawasan pelabuhan laut/penyeberangan, kawasan bandar udara, dan kawasan campuran.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tata ruang kawasan reklamasi pantai harus memperhatikan aspek sosial, ekonomi dan budaya di kawasan reklamasi. Reklamasi pantai memberi dampak peralihan pada pola kegiatan sosial, budaya dan ekonomi maupun habitat ruang perairan masyarakat sebelum direklamasi.Perubahan terjadi harus menyesuaikan 1) Peralihan fungsi kawasan dan pola ruang kawasan; 2) Selanjutnya, perubahan di atas berimplikasi pada perubahan ketersediaan jenis lapangan kerja baru dan bentuk keragaman/diversifikasi usaha baru yang ditawarkan. Aspek sosial, budaya, wisata dan ekonomi yang diakumulasi dalam jaringan sosial, budaya, pariwisata, dan ekonomi kawasan reklamasi pantai memanfaatkan ruang perairan/pantai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Permasalahan dan Dampak Reklamasi Pantai&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dampak lingkungan hidup yang sudah jelas nampak di depan mata akibat proyek reklamasi itu adalah kehancuran ekosistem berupa hilangnya keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati yang diperkirakan akan punah akibat proyek reklamasi itu antara lain berupa hilangnya berbagai spesies mangrove, punahnya spesies ikan, kerang, kepiting, burung dan berbagai keanekaragaman hayati lainnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dampak lingkungan lainnya dari proyek reklamasi pantai adalah meningkatkan potensi banjir. Hal itu dikarenakan proyek tersebut dapat mengubah bentang alam (geomorfologi) dan aliran air (hidrologi) di kawasan reklamasi tersebut. Perubahan itu antara lain berupa tingkat kelandaian, komposisi sedimen sungai, pola pasang surut, pola arus laut sepanjang pantai dan merusak kawasan tata air. Potensi banjir akibat proyek reklamasi itu akan semakin meningkat bila dikaitkan dengan adanya kenaikan muka air laut yang disebabkan oleh pemanasan global.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sementara itu, secara sosial rencana reklamasi pantai dipastikan juga dapat menyebabkan nelayan tradisional tergusur dari sumber-sumber kehidupannya. Penggusuran itu dilakukan karena kawasan komersial yang akan dibangun mensyaratkan pantai sekitarnya bersih dari berbagai fasilitas penangkapan ikan milik nelayan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Studi Kasus Reklamasi Kota Manado&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Adanya reklamasi pantai di Kota Manado yang dikembangkan sebagai kawasan fungsional dengan pola super blok dan mengarah pada terbentuknya Central Business District (CBD), mengakibatkan adanya perubahan wajah kota pada daerah pesisir pantai. Pertumbuhan dan perkembangan Kota Manado menjadi lebih condong ke arah pantai/laut sebingga Kawasan Boulevard lebih terbuka dan menjadi salah satu bagian depan kota yang berorientasi ke laut. Hal ini menyebabkan aktivitas masyarakat banyak terserap pada kawasan tersebut, baik untuk menikmati keindahan pantai ataupun dimanfaatkan oleh sektor informal untuk mencari nafkah. Kondisi seperti yang disebutkan di atas membawa pengaruh terhadap keberadaan ruang publik di Kawasan Boulevard.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengembangan wilayah reklamasi di sekitar kawasan tersebut memperlihatkan gejala mulai hilangnya ruang publik yang ada. Akses masyarakat terhadap view pantai dan pesisirnya mulai berkurang seiring dengan semakin berkembangnya pembangunan di wilayah tersebut. &lt;br /&gt;Dampak reklamasi di pesisir pantai Kawasan Boulevard telah mengakibatkan berkurangnya aksesibilitas ruang publik, ketidakberlanjutan fungsi ruang publik, terciptanya pola penataan ruang publik yang tidak memberikan keleluasaan akses bagi masyarakat dan munculnya pola penguasaan ruang publik yang tertutup dan berkesan private-domain.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Strategi pengelolaan ruang publik di Kawasan Boulevard akibat dampak reklamasi dilakukan dengan pendekatan yaitu, (i) teknis, berupa peralihan fungsi ruang publik, penataan koridor pesisir pantai akibat reklamasi dan penataan alokasi ruang bagi sektor informal, (ii) regulasi, berupa penerapan kebijakan pemanfaatan ruang publik dan penerapan sangsi yang tegas, (iii) kemitraan pemerintah, swasta dan masyarakat, berupa peningkatan peran seluruh stakeholders dan penerapan kebijakan insentif - disinsentif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Studi Kasus Reklamasi Teluk Lampung&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Reklamasi pantai yang dilaksanakan pada awal tahun 1980-an dan berlangsung sampai sekarang telah berdampak negatif langsung terhadap nelayan yang wilayah usahanya pada laut dangkal (Sukaraja) maupun nelayan di Dusun Cangkeng –Kotakarang.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dampak yang dirasakan oleh nelayan laut dangkal hilangnya beberapa jenis ikan tangkapan seperti rebun, teri, dan kerapan, semakin jauhnya wilayah tangkapan, terumbu karang tersedimentasi oleh lumpur, dan usaha menangkap ikan dengan bubu tidak dapat dilakukan lagi. Akibat dari hal tersebut menurunkan hasil tangkap nelayan yang akhirnya berdampak terhadap kesejahteraan nelayan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Studi Kasus Reklamasi Jakarta&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dalam Perda Nomor 1 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2007-2012, terutama dalam implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jakarta, khususnya di Jakarta Utara direncanakan pengembangan reklamasi Pantura Jakarta. Proyek itu dimaksudkan selain untuk memperbaiki kualitas lingkungan juga untuk pusat niaga dan jasa skala internasional, perumahan, dan pariwisata.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Namun, harus disadari pula bahwa reklamasi pantura Jakarta bukan hanya sekadar mengeruk, kemudian memunculkan daratan baru atau untuk kepentingan komersial semata. Lebih dari itu, yang harus dipikirkan bagaimana dampak ekologis kawasan pantai dengan reklamasi tersebut. Contoh saja ketika Pantai Indah Kapuk dibangun, yang terjadi kemudian adalah akses jalan tol ke bandara tergenang air sehingga banjir. Lalu, saat PT Mandara Permai membangun Perumahan Pantai Mutiara di Muara Karang, PLTU Muara Karang pun terganggu. Padahal, pasokan listrik untuk Jakarta dan sekitarnya berasal dari PLTU Muara Karang, Jakarta Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Studi Kasus Reklamasi Donggala&lt;/i&gt;&lt;br/&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Reklamasi pantai yang dilakukan sebagai aktifitas proyek jalan lingkar kota Donggala, Saat ini telah menyebabkan pohon-pohon mangrove yang tumbuh di kawasan ini menjadi rusak, batu-batu karang yang biasanya terlihat di pinggir pantai pun sudah tidak tampak lagi, yang terlihat hanyalah tumpukan tanah kapur hasil reklamasi, yang sebahagiannya telah diratakan. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Karenanya, ditengah perdebatan dan pertentangan terhadap proyek reklamasi Pantai Donggala, diperlukan kebesaran hati dari pengambil kebijakan untuk mengevaluasi pelaksanaan proyek ini sembari membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, DPRD, Perguruan Tinggi, LSM, serta masyarakat, untuk duduk bersama guna menimbang untung-rugi proyek ini, apabila benar menguntungkan dan dilaksanakan dengan komitmen dan kesungguhan maka kegiatan ini perlu diteruskan. Sebaliknya bila merugikan maka aktifitas ini harus dihentikan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dengan kata lain Pemerintah Kabupaten Donggala dituntut untuk dapat berkomunikasi, berkonsultasi dan bernegosiasi dengan publik. Hanya dengan jalan ini maka pembangunan yang dilaksanakan akan benar-benar dapat diterima semua pihak dan memberikan keuntungan bagi lingkungan hidup dan masyarakat Donggala.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menyikapi Reklamasi Pesisir dengan Paradigma Baru&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di satu sisi reklamasi mempunyai dampak positif sebagai daerah pemekaran kawasan dari lahan yang semula tidak berguna menjadi daerah bernilai ekonomis tinggi. Dan di sisi lain jika tidak diperhitungkan dengan matang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan. Di sinilah diperlukan kepedulian dan kerja sama sinergis dari semua komponen stakeholders.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Reklamasi khususnya reklamasi pantai masih diperlukan selama dilakukan dengan kajian yang komprehensif. Simulasi prediksi perubahan pola arus hidrodinamika laut secara teknis dapat dilakukan dengan model fisik (laboratorium) atau model matematik. Dari pemodelan ini dapat diperkirakan dampak negatif yang terjadi dan cara penanggulangannya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Reklamasi ditinjau dari sudut pengelolaan daerah pantai, harus diarahkan pada tujuan utama pemenuhan kebutuhan lahan baru karena kurangnya ketersediaan lahan darat. Usaha reklamasi janganlah semata-mata ditujukan untuk mendapatkan lahan dengan tujuan komersial belaka. Reklamasi di sekitar kawasan pantai dan di lepas pantai dapat dilaksanakan dengan terlebih dahulu diperhitungkan kelayakannya secara transparan dan ilmiah (bukan pesanan) terhadap seberapa besar kerusakan lingkungan yang diakibatkannya. Dengan kerja sama yang sinergis antara Pemerintah dan jajarannya, DPRD, Perguruan Tinggi, LSM, serta masyarakat maka keputusan yang manis dan melegakan dapat diambil. Jika memang berdampak positif maka reklamasi dapat dilaksanakan, namun sebaliknya jika negatif tidak perlu direncanakan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dari semua itu, yang lebih penting adalah adanya perubahan attitude dari masyarakat dan Pemerintah. Pelaksanaan aturan hukum harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua pihak yang terkait.&lt;br /&gt;Berbagai biaya sosial dan lingkungan hidup itu seharusnya juga diperhitungkan dalam perencanaan reklamasi. Namun, sayangnya terdapat paradigma yang memosisikan suatu kota sebagai kota multifungsi, dimana diharapkan mampu mendatangkan keuntungan yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan warganya. Padahal paradigma itu telah terbukti gagal total dalam implementasinya di lapangan. Berbagai permasalahan sosial dan lingkungan hidup dapat timbul dan sulit dipecahkan di daerah reklamasi saat ini justru disebabkan oleh paradigma tersebut.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Perencanaan reklamasi sudah seharusnya diselaraskan dengan rencana tata ruang kota. Tata ruang kota yang baru nantinya harus memerhatikan kemampuan daya dukung sosial dan ekologi bagi pengembangan Kota. Daya dukung sosial dan ekologi tidak dapat secara terus-menerus dipaksakan untuk mempertahankan kota sebagai pusat kegiatan ekonomi dan politik. Fungsi kota sebagi pusat perdagangan, jasa dan industri harus secara bertahap dipisahkan dari fungsi kota ini sebagai pusat pemerintahan.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Proyek reklamasi di sekitar kawasan pantai seharusnya terlebih dahulu diperhitungkan kelayakannya secara transparan dan ilmiah melalui sebuah kajian tekhnis terhadap seberapa besar kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkannya lalu disampaikan secara terbuka kepada publik. Penting diingat reklamasi adalah bentuk campur tangan (intervensi) manusia terhadap keseimbangan lingkungan alamiah pantai yang selalu dalam keadaan seimbang dan dinamis, hal ini tentunya akan melahirkan perubahan ekosistem seperti perubahan pola arus, erosi, sedimentasi pantai, serta kerusakan biota laut dan sebagainya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebuah ekosistem pantai yang sudah lama terbentuk dan tertata sebagaimana mestinya dapat hancur atau hilang akibat adanya reklamasi. Akibatnya adalah kerusakan wilayah pantai dan laut yang pada akhirnya akan berimbas pada ekonomi nelayan. Matinya biota laut dapat membuat ikan yang dulunya mempunyai sumber pangan menjadi lebih sedikit sehingga ikan tersebut akan melakukan migrasi ke daerah lain atau kearah laut yang lebih dalam, hal ini tentu saja akan mempengaruhi pendapatan para nelayan setempat.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bukan itu saja, sudah mejadi hukum alam, kegiatan mereklamasi pantai akan menyebabkan penaikan masa air dan memicu terjadinya abrasi yang secara perlahan-lahan akan menggeser dan menenggelamkan kawasan sepanjang pantai bukan hanya di kawasan dimana reklamasi itu dilakukan, namun juga dikawasan lain yang dalam satu kesatuan ekosistim alamiahnya, saat ini di beberapa kawasan, air pasang yang naik bahkan telah memasuki kawasan pemukiman.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Selain problem lingkungan dan sosial ekonomi, maka permasalahan yuridis juga perlu mendapatkan perhatian. Kajian terhadap landasan hukum rencana reklamasi, pelaksanaan, serta peruntukannya perlu dipertimbangkan. Ada banyak produk hukum yang mengatur tentang reklamasi mulai dari Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Kepres, Permen hingga Peraturan Daerah, yang menjadi persoalan adalah konsistensi penerapan dan penegakan aturan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kesimpulan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian tersebut di atas, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: &lt;br /&gt;- Kegiatan reklamasi dapat menimbulkan keuntungan maupun dampak secara sosial, ekonomi dan lingkungan. &lt;br /&gt;- Kegiatan reklamasi dapat dilaksanakan jika manfaat sosial dan ekonomi yang diperoleh lebih besar dari biaya sosial dan biaya ekonominya, serta memperhatikan dan menjaga kehidupan masyarakat serta kelestarian lingkungan. &lt;br /&gt;- Beberapa kasus yang terjadi menunjukkan bahwa implementasi kegiatan reklamasi di lapangan seringkali tidak sesuai dengan perencanaannya sehingga mengakibatkan kerusakan secara sosial, ekonomi maupun lingkungan, sehingga menimbulkan resistensi dari masyarakat. &lt;br /&gt;- Diperlukan koordinasi dan komunikasi yang sinergis dari segenap stakeholders dalam kegiatan reklamasi sehingga prinsip-prinsip reklamasi dapat berjalan dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;b&gt;Daftar Referensi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;[1] UU no. 27 tahun 2007 &lt;br /&gt;[2] Dampak Reklamasi Pantai Terhadap Kondisi Ekonomi-Sosial Nelayan Di Teluk Lampung, www.blog.unila.ac.id &lt;br /&gt;[3] Menimbang Reklamasi Pantai Donggala, Harian Mercusuar 16 November 2009 dalam www.ediwicak.co.cc &lt;br /&gt;[4] www.tempointeraktif.com &lt;br /&gt;[5] Reklamasi Pantura Jakarta, Berkah atau Bencana?? www.sinarharapan.co.id/berita/0904/20/jab05.html &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-1565827751795284139?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/1565827751795284139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=1565827751795284139' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1565827751795284139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1565827751795284139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2010/04/pendahuluan-reklamasi-adalah-suatu.html' title='REKLAMASI PANTAI DAN DAMPAKNYA TERHADAP WILAYAH PESISIR'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-8959024078002791046</id><published>2009-10-18T14:50:00.000+09:00</published><updated>2009-10-18T14:51:49.196+09:00</updated><title type='text'>SEJARAH SINGKAT KERAJAAN MOLOKU LOLODA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14px; "&gt;SEBUAH MATA RANTAI SEJARAH YANG TERPUTUS&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 14px; "&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh ; Mustafa Mansur, SS&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengurus Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Cabang Maluku Utara&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Staf Pengajar Ilmu Sejarah Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Khairun Ternate&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;A. Pengantar&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan waktu yang panjang dari kehidupan manusia di daerah ini hingga keberadaan kita saat ini, cenderung secara alamiah maupun tindakan ketidaksadaran manusia melunturkan fakta-fakta sejarah. Oleh karena itu, kesadaran untuk menguak kembali fakta-fakta historis sebagai landasan berpijak ke depan yang lebih baik adalah tindakan yang sangat bijaksana. Tindakan ini merupakan salah satu makna belajar sejarah, yakni menjadi manusia yang bijaksana dalam berpikir dan bertindak. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengacu pada topik di atas, maka makna belajar sejarah dari tulisan ini paling tidak dapat menggugah kesadaran akan nilai-nilai sejarah tanpa harus terjebak pada romantisme masa lalu. Untuk itu bagi generasi Loloda, adalah sesuatu yang tidak berlebihan jika mempelajari sejarahnya sekaligus merekonstruksi nlai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai upaya merancanag bagun masa depan negerinya yang lebih baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;B. Loloda dalam Kerumunan Politik di Masa Lalu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perkembangan sejarah Maluku Utara telah memperlihatkan bahwa Loloda merupakan sebuah kawasan dengan komunitas masyarakat yang pada awalnya terbentuk melalui jaringan kekuasaan tradisional. Kondisi ini adalah sesuatu yang tidak bisa dipungkiri karena wilayah ini pernah dilegitimasi melalui organisasi politik yang berbentuk kerajaan. Dalam catatan sejarah politik di Maluku Utara, dijelaskan bahwa Kerajaan Loloda merupakan salah satu Kerajaan Maluku yang tidak terkonfigurasi dalam kesatuan Moloku Kie Raha (Ternate, Tidore, Bacan dan Jailolo). Kenyataan ini disebabkan Kerajaan Loloda tidak sempat menghadiri pertemuan Raja-raja Maluku di Pulau Moti (Moti Staten Verbond) pada tahun 1322 yang diprakarsai oleh Raja/Kolano Ternate Sida Arief Malamo. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak dijelaskan secara jelas dalam sumber tertulis kapan Kerajaan Loloda ini terbenuk. Sejarawan Paramita Abdurrahman mencatat bahwa menurut sumber dari Nagara Kartagama Majapahit sebagamana ditulis oleh MPU Prapnca menyebutkan bahwa pada masa paling awal telah berkuasa seorang Kolano di Loloda Halmahera. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Pemerhati Sejarah lokal Abdul Hamid Hasan dalam bukunya “Aroma Sejarah dan Budaya Ternate” mengungkapkan bahwa secara umum Kerajaan-kerajaan Maluku termasuk Kerajaan Loloda dan Kerajaan Moro berdiri pada abad ke-13. Bahkan disebutkan juga bahwa dua kerajaan ini adalah yang tertua di Halmahera. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Kroniek Van Het Rijk Batjan (Kronik Kerajaan Bacan) sebagaimana dutulis oleh Coolchaas, dikisahkan bahwa Kerajaan Loloda didirikan oleh Kaicil Komalo Besy, putera Sultan Bacan yang pertama Said Muhammad Baqir Bin Jafar Shadik yang bergelar Sri Maharaja yang bertahta di bukit Sigara dengan perkawinannya dengan Boki Topowo dari Galela. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut cerita masyarakat Loloda mengungkapkan bahwa Kerajaan Loloda didirikan oleh seorang tokoh legendaris yang datang dari Ternate via Galela. Tokoh ini berama Kolano Tolo alias Kolano Usman Malamo. Peristiwa kedatangan Raja Loloda ini berkaitan dngan meletusnya Gunung Tarakani di Galela (cerita lain menyebut Gunung Mamuya) yang kemudian mendorong tokoh ini menyingkir ke Loloda. Dari peristiwa inilah yang kemudian menjadi cikal-bakal nama Loloda yang dalam bahasa Galela disebut Loda yang berarti pindah atau hijrah. Sebelumnya nama Loloda adalah Jiko Mabirahi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari beberapa versi di atas menunjukkan bahwa keberadaan Loloda dalam sejarah kekuasaan politik di Maluku jelas merupakan suatu keniscayaan sejarah. Sebagai Kerajaan yang tidak mengikuti Persekutuan Moti (Moti Staten Verbond) tahun 1322 sebagaimana disebutkan di atas, maka Kerajaan Loloda pun kemudian tidak terlalu mendominasi panggung sejarah Maluku Utara. Hal ini adalah sesuatu yang tidak bisa dipungkiri karena sesungguhnya pengaruh politik Kerajaan Loloda juga tidak teralalu signifikan dalam percaturan politik Kerajaan-kerajaan Maluku ketika itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketka datangnya bangsa Portogis di Maluku pada abad ke-16, pengaruh Kerajaan Loloda sudah tidak berpengaruh untuk kepentingan Portogis. Dari sejumlah sumber yang ada, hanya mengungkapkan bahwa kepentingan Portogis di Halmahera Utara lebih menonjol pada kawasan Kerajaan Moro yang belakangan terbagi menjadi Moro-Tia dan Moro-Tai (Moro Daratan dan Moro diseberang Lautan). Kondisi ini terekam dari pengaruh Missi Ordo Jesuit Khatolik yang pada akhirnya berhasil membaptis sebagian orang-orang Moro termasuk Raja Moro di Mamuya dengan nama baptisan Don Joao de Mamuya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika Sultan Baabullah Datu Sjah berhasil mengusir Portogis dari Maluku, Kerajaan Moro kemudian dianeksasi dan digabungkan kedalam wilayah Kesultanan Ternate. Peristiwa ini terjadi pada perempatan terakhir abad ke-16. Dengan demikian maka riwayat Kerajaan Moro pun praktis berakhir. Sementara Kerajaan Loloda masih tetap eksis sebagai salah satu Kerajaan Maluku di Utara Halmahera. Sebagai Kerajaan Maluku yang terletak di Utara Halmahera, Kerajaan Loloda berkedudukan sebagai “Ngara Mabeno” (Dinding Pintu) yang berfungsi sebagai penjaga Pintu dari Utara. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam memori serah terima jabatan Gubernur VOC Maluku dari Robertus Padtgbrugge (1677-1682) kepada penggantinya Gubernur Yacob Loobs (1682-1684), secara jelas telah menyampaikan kedudukan Raja-raja Maluku yakni ; Loloda, Ngara Mabeno (Dinding Pintu), Jailolo, Jiko maklano (Penguasa Teluk), Tidore, Kie Makolano (Penguasa Pegunungan), Ternate, Alam Makolano (Penguasa Maluku) dan Bacan, Dehe Makolano (Penguasa Daerah Ujung). Dari memori ini menunjukan bahwa sampai abad ke-17, Kerajaan Loloda tersebut masih tetap eksis dan berintegrasi sebagai salah satu Kerajaan Maluku sebagaimana halnya Kerajaan Ternate, Tidore, Bacan dan Jailolo. Bahkan bila dikaji secara objektif, bisa dijelaskan bahwa eksistensi Kerajaan Jailolo-lah yang kemudian berakhir pada abad ini juga yakni pada pada tahun 1684 ketika wafatnya Pangeran Jailolo Kaicil Alam. Perlu juga ditambahkan bahwa sebelum wafat, Kaicil Alam telah ditempatkan sebagai kerabat Kesultanan Ternate karena dinikahi dengan Boki Gamalama adik Sultan Sibori Amsterdam Ternate. Setelah Kacil Alam wafat, maka Jailolo yang sebelumnya berstatus sebagai Kerajaan menurun menjadi Distrik dibawah otoritas Kesultanan Ternate dengan Kepala Distrik atau Hoofh Distrik bergelar Sangaji Jailolo. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara status dan pengaruh politik Kerajaan Loloda baru mengalami degradasi pada Abad ke-18. Kondisi ini bisa dilihat bahwa secara politis, dalam abad ke-18 ini Maluku Utara hanya terbagi kedalam tiga kerajaan yang mempunyai hubungan formal dengan VOC yang berkepentingan mengamankan monopoli remaph-rempah. Ketiga kerajaan tersebut adalah ; Ternate. Tidore dan Bacan. Sdangkan Kerajaan Loloda seakan-akan disetarakan statusnya setingkat Distrik seperti halnya Kerajaan Jailolo yang telah menjadi Distrik sejak abad ke-17. Hal ini bisa dilihat berdasarkan sumber sejarah yang tersediah menjelaskan bahwa dalam abad ke-18 ini terdapat sembilan Distrik di Halmahera Utara yang berada dibawah Kesultanan Ternate, yakni ; (1) Galela (2) Tobelo (3) Kau (4) Loloda (5) Gamkonora (6) Tolofuo (7) Tobaru (8) Sahu dan (9) Jailolo. Juga terdapat satu Distrik di Zazirah selatan yakni Distrik Gane. Dalam sumber ini lebih jelas diungkapkan bahwa Penguasa Loloda tidak pernah menyandang gelar Kepala Distrik atau yang biasa disebut Sangaji, tetapi Penguasa Loloda tetap menggunakan gelar Kolano Loloda. Ini menunjukan bahwa ada upaya Penguasa Loloda untuk mempertahankan integritas Kerajaannya. Sementara di Jailolo, Kepala Distriknya tetap menggunakan gelar Sangaji Jailolo. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Status Jailolo kemudian mengalami kontroversi antara Kesultanan Ternate dan Kesultanan Tidore ketika Sultan Nuku sengaja membangkitkan kembali Kerajaan Jailolo pada tahun 1796 dengan mengangkat Jogugu Kesultanan Tidore dengan gelar Muhammad Arif Billa sebagai Sultan Jailolo. Sebelum memangku jabatan Jogugu, Muhammad Arif Billa pernah memangku jabatan Sangaji Tahane Makian sehingga ia sering disebut Jogugu Tahane. Upaya Nuku untuk menghidupkan kembali Kerajaan Jailolo ini merupakan inspirasi dari cita-cita pendahulunya yakni Sultan Syaifuddin yang pernah berinisiatif untuk menghidupkan kembali Kerajaan Jailolo sebagai salah satu pilar pranata politik di Maluku. Akan tetapi inisiatif Sultan Sayifudin ketika itu tidak pernah ditanggapi oleh VOC maupun Kesultanan Ternate sebagai patner kepercayaannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keberadaan Kerajaan Jailolo yang dibentuk oleh Nuku dengan mengangkat Muhammad Arif Billa sebagai Sultan Jailolo sesungguhnya menimbulkan kontroversi antara sebagian orang-orang Alifuru yang telah menjadi kawula Kesultanan Ternate dan sebagian lainnya yang menyatakan setia kepada Nuku. Hal ini terjadi karena Muhammad Arif Billa bukan berasal dari keturunan Raja-raja Jailolo. Akan tetapi menurut Nuku, bahwa pengangkatan Muhammad Arif Billa sebagai Sultan Jailolo adalah sah. Dalam satu suratnya kepada Gezaghebber Ternate, Nuku menjelaskan bahwa pengangkatan Raja Jailolo itu didukung tidak saja oleh para Bobato negeri Soa-sio dan negeri-negeri lainnya di Pulau Tidore, tetapi juga oleh para Bobato Halmahera Timur (Maba, Weda, Patani) dan beberapa Bobato di Halmahera Utara termasuk Raja Loloda dan anggota bangsawan Ternate yang melarikan diri ke Tidore. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam uraian Surat Nuku kepada Gesaghebber Ternate di atas, bisa dikatakan bahwa Kerajaan Loloda dalam pandangan Nuku pun masih memiliki kekuasaan atas wilayahnya. Sedangkan fungsi Kesultanan Jailolo yang baru dibentuknya itu pada prinsipnya berada dibawah Nuku dalam mengimbangi hegemoni terhadap Kerajaan-kerajaan Maluku lainnya terutama Ternate. Sementara dimata Kesultanan Ternate, bisa dikatakan bahwa status Jailolo tetap merupakan sebuah Distrik yang berada dibawah otoritasnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Eksistensi Kerajaan Jailolo yang dibentuk oleh Nuku di atas ternyata tidak berlangsung lama, Setelah Nuku wafat pada tahun 1805, integritas Kerajaan Jailolo inipun terancam dan mendorong Raja Jailolo Muhammad Arif Billa bersama keluarga dan pengikutnya meningalkan Jailolo. Mereka memburu hutan belantara menuju pedalaman Timur Halmahera dan akhirnya Muhammad Arif Billa tewas akibat terjatuh di sebuah jurang yang sangat berbahaya. Peristiwa ini terjadi pada tahun 1807. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Muhammad Arif Billa wafat, puteranya Kimalaha Sugi mendeklarasikan dirinya sebagai Sultan Jailolo dihadapan pengikutnya dengan gelar Muhammad Asgar. Ketika Inggris berkuasa di Maluku (1810-1817), Muhammad Asgar tidak diakui sebagai Sultan Jailolo karena ia belum pernah diangkat oleh satu penguasa yang berhak, dan menurut Inggris ia tidak berhak menggunakan gelar Sultan Jailolo. Ia kemudian ditangkap dan di asingkan ke Seram Utara. Dari peristiwa inilah keluarga dan pengikut Muhammad Asgar kemudian mengungsi ke Seram Utara untuk bergabung dengan Muhammad Asgar yang dianggap sebagai Rajanya. Akan tetapi ketika Inggris menyerahkan kembali kekuasaan di Maluku kepada Belanda pada tahun 1817, Muhammad Asgar kemudian diserahkan kepada Belanda. Ketika Muhammad Asgar mengajukan permohonan kepada Panitia pengambil alih kekuasaan dari Inggris kepada Belanda-agar dibebaskan dan diperkenankan untuk kembali memimpin masyarkatnya di Halmahera, ia pun kemudian diasingkan lagi oleh Belanda ke Jepara. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah Muhammad Asgar diasingkan ke Jepara, adiknya Hajudin menyatakan dirinya sebagai Sultan Jailolo terhadap pengikutnya. Ia dan pengikutnya meminta kepada Pemerintah Hindia Belanda untuk mengakui sebagai Sultan Jailolo. Permintaan itu dilakukan melalui tekanan dan aksi-aksi, akan tetapi upaya mereka tidak pernah ditanggapi oleh pihak Belanda bahkan Hajudin dinyatakan statusnya sebaai buron dan pembangkan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengakuan Pemerintah Hindia Belanda tehadap Kerajaan Jailolo sebagamana yang diupayakan oleh Hajudin dan pengikutnya di atas, baru membuahkan hasil ketika Pitter Merkus menjabat sebagai Gubernur Maluku (1822-1828). Akan tetapi Gubernur Pitter Merkus mengusulkan agar Kerajaan Jailolo yang akan dibentuk berlokasi di suatu koloni wilayah di Seram Pasir bukan di Halmahera. Usulan ini akhirnya diterima oleh Hajudin, namun kedudukan Sultannya diserahkan kepada kakaknya Muhammad Asgar yang berada di Jepara. Berdasarkan permintaan Hajudin tersebut, pada tahun 1825 Pemerintah Hindia Belanda pun mengembalikan Muhammad Asgar ke Ambon dan pada tangal 25 Januari 1826, Muhammad Asgar dilantik sebagai Sultan Jailolo yang akhirnya dikenal dalam sejarah sebagai Kerajaan Jailolo di pengasingan Seram. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai Kerajaan yang memiliki hubungan politik dengan Belanda, Kerajaan Jailolo di pengasingan Seram inipun praktis berada dbawah kendali Pemerintah Hindia Belanda. Ketika Muhammad Asgar dan pengikutnya membangkan ingin kembali membangun kekuasaannya di Jailolo Halmahera, pada tahun 1830 Pemerintah Hindia pun kemudian melikuidasi Kerajaan Jailolo di Pengasingan Seram ini. Muhammad Asgar dan keluarganya kemudian diasingkan ke Cianjur Jawa Barat. Peristiwa ini menandakan berkahirnya Kerajaan Jailolo babak kedua. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara Status Jailolo di Halmahera tetap merupakan sebuah Distrik dibawah otoritas Kesultanan Ternate dengan Kepaa Distrik bergelar Sangaji Jailolo. Pada tahun 1868, status Distrik Jailolo berubah menjadi Soa/Kampung dengan Kepala Kampung bergelar Fanyira Jailolo. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belakangan pada tahun 1886, Dano Hasan Baba seorang bangsawan asal Ternate berupaya untuk menghidupkan kembali Kerajaan Jailolo. Ia meminta kepada Pemerintah Hindia Belanda untuk mengakuinya sebagai Sultan Jailolo. Akan tetapi permintaannya tidak pernah mendapat respon positif bahkan ia dianggap menjadi pembangkan. Dano Hasan kemudian ditangkap dan diasingkan ke Pulau Muntok Sumatera. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara status Loloda tetap dipandang sebagai sebuah Distrik meskipun Penguasa Loloda tidak pernah menyandang gelar Kepala Distrik atau sangaji tetapi senantiasa memakai titel Kolano Loloda. Dalam Suarat Gezaghebber Ternate tertanggal 8 September 1808 yang memuat laporan tahunan kepada Gubernument, menjelaskan bahwa Kepala Distrik Loloda yang memakai titel Kolano Loloda memiliki perangkat Pemerintahan seperti pada Kerajaan Ternate yakni Bobato Madopolo yang lengkap yang terdiri dari Jogugu, Kapita Laut, Hakim sampai pada Sowohi dan Jabatan-jabatan dibawah lainya. Kenyataan ini menunjukan bahwa pada abad ke-19 ini, Kerajaan Loloda masih tetap eksis, hanya saja peranan politiknya tidak bisa mengimbangi kekuatan politik Kerajaan Ternate, Tidore dan Bacan. Bahkan Loloda seakan-akan berada dibawah Kesultanan Ternate dalam membangun hubungan politik dan ekonomi dengan Belanda. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Silsilah Raja-raja Loloda maupun sumber-sumber lisan masyarakat Loloda, mengungkapkan bahwa Kerajaan Loloda baru brakhir pada awal abad ke-20 yakni pada tahun 1908. Dalam sejarah masyarakat Loloda, tahun 1908 dikenang dengan sebutan Kolano Madodogu (Masa Raja terakhir). Peristiwa ini berkaitan dengan pergolakan politik di internal kerajaan dan pengaruh kebijakan Pemerintah Hindia Belanda terhadap pembayaran Balasting (Pajak Diri). Diungkapkan dalam kisah ini bahwa ketika wafatnya Kolano Sunia dalam bilangan awal abad ke-20 ini, terjadi perebutan Tahta Kolano Loloda oleh empat orang Kaicil (Jongofa) yakni Jongofa Arafane, Jongofa Syamsudin, Jongofa Nasu dimana ketiganya merupakan putera dari Kolano Sunia dan Jongofa Koyoa yang merupakan putera dari Kapita Lau Dumba. Dalam perebutan ini, Jongofa Syamsuddin berhasil menduduki Tahta Kolano Loloda atas keinginan para Bobato dan pertimbangan Kesultanan Ternate maupun Belanda. Sementara Jongofa Arafane direstui sebagai Kapita Lau, Jongofa Nasu diberi penghormatan sebagai Kapita Lau Majojo (Kapita Lau Muda). Sementara Kayoa hanya berhak menyandang gelar Jongofa atau Kaicil. Karena tidak merasa puas dengan kedudukannya, Koyoa pun kemudian memutuskan untuk tidak bergabung dengan keluarga Istana. Ketika dilakukan penagihan Balasting oleh pegawai utusan Belanda di Loloda, Kayoa mengajukan protes terhadap Kolano Syamsuddin karena dianggap tidak bijaksana menjadi seorang Kolano. Ia membiarkan pihak Belanda memungut pajak secara semena-mena terhadap rakyat. Menurut Kayoa, pembayaran Balasting atau pajak mesti diserahkan oleh rakyat kepada pihak kerajaan bukan kepada Belanda. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aksi Kayoa ini diekspresikan dengan memprovokasi warga untuk menjatuhkan kewibawaan Kolano Syamsuddin. Ketika utusan/mantri Pajak Belanda sedang berada di dalam Keraton Loloda, seorang Kapita dari Soa Laba yang bernama Sikuru dengan dua rekannya Bagina dan Tasa dari Soa Bakun mendatangi Keraton sambil membunuh Mantri Pajak Belanda tersebut di hadapan Kolano Syamsuddin dan Joboki Habiba sebagai bentuk protes terhadap Kolano Syamsuddin. Kapita Sikuru, Bagina dan Tasa adalah pesuruh Kaicil Kayoa. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akibat pembunhan terhadap Mantri Pajak Belanda di atas, menimbulkan amarah pihak Belanda karena dianggap menentang kebijakan Pemerintah Hindia. Belanda pun kemudian mendatangkan aparat keamanannya untuk meredah aksi yang dilakukan oleh tiga warga Loloda tersebut. Akan tetapi kedatangan aparat Belanda di Loloda tersebut sempat dihadang oleh Kapita Sikuru dari Soa Laba dan sekelompok masyarakat yang telah disiapkan oleh Kaicil Kayoa. Perlawanan ini oleh masyarakat Loloda dikenang sebagai peristiwa Perang Laba (Rogu Laba) tahun 1908. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlawanan terhadap Belanda tersebut, mengakibatkan Kolano Syamsuddin diminta untuk mempertanggungjawabakan aksi warganya. Ia kemudia dibawah ke Ternate bersama Permaisurinya Joboki Habiba dan anak-anaknya. Karena tidak dapat mempertanggung jawabkan aksi yang dilakukan oleh warganya, Kolano Syamsuddin pun kemudian tidak diperkenankan kembali ke Loloda. Ia sempat dibawah ke Jawa dan baru diperkenankan kembali ke Ternate pada tahun 1915. Sementara Permaisurinya dan anak-anaknya tetap berada di Ternate. Joboki Habiba wafat pada tahun 1912 dan Kolano Syamsuddin wafat pada tahun 1915. Keadaan ini menggambarkan bahwa Kolano Syamsudin wafat setelah dikembalikan oleh Belanda dari pengasingan di Pulau Jawa. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara di Jailolo, pemberontakan serupa baru terjadi pada tahun 1914 yang dipelopori oleh Kapita Banau. Atas pemberontakan tersebut, Kontrollir Belanda Aggerbek tewas terbunuh. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai akibat dari pemberontakan yang dilakukan oleh warga Jailolo tersebut di atas yang telah menjadi kawula Kesultanan Ternate mengakibatkan Sultan Ternate Muhammad Usman Sjah dituduh oleh Belanda terlibat dalam pemberontakannya. Atas tuduhan itu, maka melalui Keputusan (Besluit) Gubernument no. 47 tertanggal 23 September 1915, Sultan Muhammad Usman kemudian dinyatakan diberhentikannya sebagai Sultan Ternate. Ia dan putera tertuanya diasingkan ke Bandung dan baru diperkenankan kembali ke Ternate pada tahun 1933. Semasa dalam pengasingannya, Pemerintahan Kesultanan Ternate dijalankan oleh para Bobato. Hal ini berdasarkan Besluit Pemerintah Hindia Belanda no. 7 tangal 10 Mei 1916. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah diasingkannya Kolano Syamsuddin sejak tahun 1908 ketika terjadi pergolakan di Loloda, maka mulai saat itulah Kerajaan Loloda pun berakhir. Loloda pun kemudian menjadi wilayah otoritas penuh dibawah Kesultanan Ternate, meskipun pada masa sebelumnya Loloda sudah merupakan bagian dari Kerajaan Ternate dalam membangun hubungan politik dan ekonomi dengan Belanda. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan sumber-sumber dari masyarakat Loloda, bahwa setelah berakhirnya kekuasaan Kolano Syamsuddin atas negeri Loloda, Pemerintahan di Loloda kemudian disesuaikan dengan menggunakan gelar Sangaji. Hal ini berbeda dengan masa sebelumnya, yakni Penguasa Loloda senantiasa memakai titel Kolano Loloda. Dijelaskan lebih lanjut bahwa para sangaji Loloda adalah orang-orang luar yang ditempatkan oleh pihak Kesultanan Ternate. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belakangan pada tahun 1930, status Distrik Loloda dibagi menjadi empat Onder Distrik dengan Kepala Onderf Distrik (Hoof Onder Distrik) disebut Hamente (terkadang disebut Kepala Mente), yakni (1) Onder Distrik Soa-sio yang mencakup wilayah Loloda bagian Selatan dengan Kepala Onder Distrik atau Hamente dipegang oleh Kaicil Djami Bin Syamsuddin (Putera Kedua Kolano Syamsuddin). (2) Onder Distrik Baja yang mencakup wilayah Loloda bagian Tengah dengan kepala Onder Distrik atau Hamente dipegang oleh Kaicil Puasa (Putera Kapita Lau Arafane), (3) Onder Distrik Dama untuk wilayah Loloda bagian Kepulauan dengan Kepala Onder Distrik atau Hamente dipegang oleh Hammanur, dan (5) Onder Distrik Dorume untuk Loloda bagian Utara. Hal ini berdasarkan Zelf Bestuur Releging Pemerintah Hindia Belanda tahun 1930 yang tetap membagi Pemerintahan Maluku Utara kedalam tiga Swapraja Kesultanan yakni Swaparaja Kesultanan Ternate, Tidore dan Bacan. Tiap Swaparaja Kesultanan dibagi kedalam beberapa Distrik dan Distrik membawahi beberapa Onder Distrik. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;C. Status Kerajaan Loloda setelah Kemerdekaan Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada masa-masa awal kemerdekaan Indonesia, Pemerintahan Maluku Utara masih menerapkan pola Pemerintahan sebelumnya yakni kolaborasi antara pola Pemerintahan ala kerajaan dan pola Pemerintahan Hindia Belanda. Pada fase ini daerah Maluku Utara masih berbentuk Keresidenan. Sedangkan pada tingkat bawah dinamakan Distrik dengan Kepala Distrik disebut Sangaji. Sementara Onder Distrik sudah tidak diberlakukan. Keadaan ini berlangsung sampai tahun 1960 saat perubahan nomenklatur dari nama Keresidenan menjadi Kabupaten dan Distrik berubah menjadi Kecamatan. Salah satu ciri yang membedakan dengan masa sebelum kemerdekaan adalah Kepala Keresidenan atau Residen pada masa setelah kemerdekaan ini dijabat oleh Sultan. Adapun nama-nama Residen Maluku utara dimaksud adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Residen Iskandar Muhammad Djabir Sjah (Sultan Ternate) 1945-1954&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Residen Zainal Abidin Sjah (Sultan Tidore) 1954-1956&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Residen Dede Muksin Usman Sjah (Sultan Bacan) 1956-1960 &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkenaan dengan pola Pemerintahan di atas, maka pengangkatan dan penempatan para Kepala Distrik atau sangaji masih menjadi kewenangan Sultan yang juga sebagai Kepala Daerah atau Residen, tidak terkecuali bagi Distrik Loloda. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Status Loloda sebagai Distrik merupakan konsekwensi dari sistem penyetaraan status Kerajaan Loloda setingkat Distrik sejak abad ke-18 meskipun Kepala Distrik Loloda (Hoofh Distrik) senantiasa memakai titel Kolano Loloda. Akan tetapi satu hal yang berbeda setelah kemerdekaan Indonesia ini adalah terdapat kedudukan Sangaji Loloda dan juga ada kedudukan Jogugu Loloda. Sangaji Loloda ditempatkan oleh Residen Maluku Utara saat itu yang juga selaku Sultan Ternate untuk menjalankan Pemerintahan Distrik. Sedangkan Jogugu Loloda dikukuhkan oleh Kesultanan Ternate sebagai Pewaris dan Pengemban Kerajaan Loloda. Adapun Jogugu Loloda pada masa itu adalah Kaicil atau Jongofa Djami Bin Syamsuddin, putera kedua Kolano Syamsuddin (Raja Loloda terakhir). &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kedudukannya sebagai Jogugu Loloda yang dikukuhkan oleh Kesultanan Ternate, keberadaannya dalam masyarakat Loloda, ia diangap sebagai Kolano. Hal ini dilakukan karena kebiasaan masyarkat Loloda yang mengangap seorang Jongofa (Putera Mahkota) adalah pewaris Tahta Kolano sebagaimana yang melekat pada Jongofa Hi. Djami Bin Syamsuddin. Oleh masyarakat Loloda ketika itu, ia mendapat penghormatan sebagaimana layaknya seorang Kolano. Ia tidak disebut sebagai Jogugu melainkan Jou Kolano. Realitas ini menunjukkan bahwa ketika Kerajaan Loloda disetarakan setingkat Distrik oleh Belanda dan Kesultanan Ternate pada abad ke-18, Penguasa Loloda tidak pernah menyandang gelar Kepala Distrik atau sangaji tetapi seantiasa menggunakan titel Kolano Loloda. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika menjalankan fungsi dan perannya sebagai Jogugu yang juga diangap sebagai Kolano Loloda saat itu, ia dibantu oleh beberapa perangkat Bobato seperti kapita Lau yang disandang oleh Jongofa Syahjuan (Putera Kapita Lau Majojo, Nasu), Johukum Soa-sio yang disandang oleh Jongofa Nanggu (Putera sulung Kolano Syamsuddin) dan Imam Loloda, Umar Bin Malan. Sementara adiknya, Djama hanya memakai titel Jongofa (Putera bungsu Kolano Syamsuddin). Perangkat-perangkat Bobato ini memiliki kesamaan pada abad ke-18. Hal ini bisa dilihat dari uraian Surat Gezaghebber Ternate tertangal 8 September 1808 sebagaimana disebutkan di atas. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun fungsi Jogugu yang juga dianggap sebagai Kolano di atas terbatas pada masalah-masalah Pemerintahan, akan tetapi status sosialnya sangat berpengaruh terhadap masyarakat. Bahkan pengaruhnya lebih mendominasi peran Sangaji Loloda saat itu. Akan tetapi ketika ia wafat, maka kedudukan Jogugu atau Kolano Loloda ini pun praktis vakum. Tiga puteranya, masing-masing Jongofa Abd. Malik, Jongofa Maulud dan Jongofa Haibu pun tidak dapat mengambil fungsi dan peran Jogugu/Kolano Loloda di atas. Hal ini karena tidak ada inisiatif baik dari masyarakat Loloda maupun Kesultanan Ternate. Jogugu/Kolano Loloda ini wafat pada tahun 1977 di Ternate, tanah asal Ibunya dan dimakamkan dipekuburan keluarga Klan Jiko Ternate. Ibunya Joboki Habiba berasal dari Soa Moti Kasturian Kesultanan Ternate. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;D. Status Kerajaan Loloda setelah Reformasi 1998&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagaiman telah dikemukakan sebelumnya bahwa setelah kemerekaan Indonesia, status dan struktur Kelembagaan Adat Kerajaan Moloku Loloda ini kemudian mengalami reduksi dari kepemimpinan Raja/Kolano menjadi setingkat Jogugu. Kondisi ini terjadi karena pengaruh Kesultanan Ternate yang mendominasi system politik local ketika itu. Jogugu Kerajaan Moloku Loloda tersebut diangkat oleh Kesultanan Ternate dari Putera Mahkota Kolano Loloda, Kaicil Hi. Djamilullah Bin Syamsuddin. Gelar Jogugu bisa disamakan dengan Mangkubumi. Dalam meniatur Negara, Jogugu atau Mangkubumi disamakan dengan Jabatan Perdana Menteri. Dengan demikian, bisa diungkapkan bahwa setelah kemerdekaan Indonesia, Jogugu Loloda memegang peranan utama dalam kepemimpinan Lembaga Adat Kerajaan Moloku Loloda. Dalam menjalankan fungsinya, Jogugu Kerajaan Moloku Loloda didampingi oleh perangkat utamanya seperti Kapita Lau, Hukum Soa-sio, Tuli Lamo dan Sowohi. Kapita Lau dapat disamakan dengan Panglima Armada Laut. Hukum Soa-sio adalah Menteri Urusan Dalam Negeri, Tuli Lamo sebagai Sekretaris dan Sowohi berfungsi sebagai Humas dan Protokoler. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lembaga Adat Kerajaan Moloku Loloda dengan kepemimpinan Jogugu ini senantiasa eksis dizamannya hingga Jogugu tersebut wafat pada tahun 1977. Sejak saat itu Lembaga ini mulai vakum selama 31 tahun, dan baru pada tahun 1999 dibangkitkan kembali atas insiatif Kesultanan Ternate dengan mengangkat Kaicil (Pangeran) Bayan A. Syamsuddin sebagai Jogugu Kerajaan Moloku Loloda beserta perangkat Bobatonya. Akan tetapi pada tahun 2004 lalu, Jogugu Bayan A. Syamsuddin ini pun tutup usia, dan kelembagaan Adat Kerajaan Moloku Loloda dengan perangkat Bobato seperti Kapita Lau dan Hukum Soasio terkesan berjalan ditempat karena pengaruh usia yang telah lanjut. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengisi kekosongan kedudukan Jogugu Kerajaan Moloku tersebut, maka sesuai Adat Se-Atorang (hukum adat Loloda), telah dinobatkan Kaicil (Pangeran) Lutfi M. Syamsuddin. A.Ptnh sebagai Jogugu Kerajaan Moloku Loloda. Penobatannya dilaksanakan dalam suatu Upacara Kebesaran Adat Loloda pada tanggal 30 Oktober 2008 di Keraton Kesultann Ternate. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Status dan keberadaan Jogugu Loloda bersama Bobatonya di atas pada prinsipnya memiliki ciri yang tidak berbedah jauh pada Kesultanan Ternate, Tidore, Bacan dan Jailolo. Hal ini bisa dilihat dari kedudukan Tau raha (Komisi 4) pada Kesultanan-kesultanan di atas sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;KesultananTernate: &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Jogugu &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Tuli Lamo &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Hukum Soa-sio &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Hukum Sangaji &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesultanan Tidore:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1 .Jogugu &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Tuli Lamo &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Kapita Kie &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Hukum Soa-sio &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesultanan Bacan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Jogugu &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Tuli Lamo &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Qadhie &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Kapita Ngoga &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesultanan Jailolo:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Jogugu&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Tuli Lamo&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Kapita Lau&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Qadhie&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : Mudafar Sjah, 2005.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan kedudukan Tau Raha pada masing-masing Kesultanan di atas, maka di Loloda juga terdapat kedudukan Tau Raha (Komisi Ngaruga) yakni ; Kapita Kie. Hukum Soasio, Hukum Bakun Malamo dan Sowohi. Jogugu tidak masuk dalam Tau Raha, karena Jogugu meaksanakan fungsi Kolano Loloda. Dengan demikian, maka Jogugu Loloda adalah Pewaris sekaligus Pengemban Kolano Kerajaan Moloku Loloda adalah merupakan suatu keniscayaan sejarah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;E. Penutup&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun memiliki akses yang terbatas dalam kanca politik lokal, realitas sejarah juga telah menunjukkan bahwa kerajaan Loloda senantiasa eksis pada zamannya, dan cukup memberikan perkembangan khas tersendiri dalam pembentukan masyarakat dan budayanya. Setidaknya hal ini bisa dilihat dari penegasan identitas lokal masyarakat Adat Loloda. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masyarakat Adat Loloda adalah bagian integral dari masyarakat Indonesia yang hidup berdasarkan asal-usul leluhurnya secara turun-temurun dalam suatu wilayah adat, dimana kehidupan sosial budayanya tidak terlepas dari pengaruh hukum adat dan lembaga adat. Adapun lembaga adatnya di-integrasikan kedalam satuan pemerintahan kerajaan. Kenyataan ini berlangsung hingga saat ini, dimana Kepemimpinan (Dada Madopo) Kerajaan dipegang oleh Jogugu sebagai Pewaris dan Pengemban Kolano Kerajaan Moloku Loloda. &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-8959024078002791046?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/8959024078002791046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=8959024078002791046' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/8959024078002791046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/8959024078002791046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2009/10/sejarah-singkat-kerajaan-moloku-loloda.html' title='SEJARAH SINGKAT KERAJAAN MOLOKU LOLODA'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-1109536622500812813</id><published>2009-10-03T16:56:00.006+09:00</published><updated>2009-10-03T18:13:24.402+09:00</updated><title type='text'>Tobelo Marahai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscU8WJZ79I/AAAAAAAAAS4/A20CZj5ZSnA/s1600-h/Tobleomarahai.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscU8WJZ79I/AAAAAAAAAS4/A20CZj5ZSnA/s320/Tobleomarahai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388298506141822930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kota Tobelo Marahai. Marahai artinya Indah/bagus, beautiful. Apakah tobelo masih marahai? Itu tergantung dari penilaian kita masing-masing. Bisa ditinjau dari tata ruang kotanya, bisa ditinjau dari kebersihannya, bisa juga ditinjau dari kedisiplinan masyarakatnya. Semoga semboyan itu tetap ada dihati segenap masyarakat Tobelo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kota yang plural, Tobelo juga dikunjungi, bahkan ditempati oleh para pendatang dari berbagai belahan bumi lain. Disini kita belajar ber-bhineka tunggal ika.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscNVe8mBKI/AAAAAAAAASw/BAx2t4cCN5g/s1600-h/DSCN3664.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscNVe8mBKI/AAAAAAAAASw/BAx2t4cCN5g/s320/DSCN3664.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388290141907715234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pesisir Tobelo (dari Pelabuhan TPI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suasana jalanan Kota Tobelo pada pagi hari memang sangat lengang. Tak jarang di lampu merah seperti ini, mobil harus berhenti, walaupun tidak ada mobil/kendaraan dari arah lain yang lewat. Jika tidak ada Polisi yang mengawasi, biasanya ada kendaraan yang nekat melintas dengan kecepatan tinggi melawan lampu merah. Resikonya, ketika tiba-tiba dari arah lain (yang lampunya hijau) muncul kendaraan maka tak jarang terjadi kecelakaan. Apakah tidak dilakukan analisa terlebih dahulu sebelum diputuskan penggunaan traffic light seperti ini?? hmm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ang penting para pengguna jalan hati-hati aja supaya jangan kecelakaan. Apalagi di Tobelo banyak yang baru belajar naik motor atau mengemudi mobil. Kadang saat membawa kendaraan kita sudah sangat hati-hati namun karena pengemudi lain tidak hati-hati, terjadi kecelakaan juga. Dan ini sering terjadi, apalagi jika pengemudi mabuk "ciu/cap tikus", tak jarang menyebabkan meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscNUKuuMvI/AAAAAAAAASo/rrzvnBYvzvI/s1600-h/DSC01750.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscNUKuuMvI/AAAAAAAAASo/rrzvnBYvzvI/s320/DSC01750.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388290119300952818" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pertigaan Hotel President&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu masih di Tobelo biasanya setiap pagi belanja kue-kue di pasar samping Galaxy Mart. Tapi itu dulu, sebelum dibongkar dan dipindahkan ke Wosia. Namun kekurangtegasan pemerintah menyebabkan pasar ditengah kota tersebut dibangun lagi secara darurat oleh para pedagang yang merasa omzetnya tidak meningkat ketika berjualan di pasar wosia. Namun saya tidak membahas kebijakan pemerintah dan carut-marut urusan pasar disini. Kenangan memilih-milih kue-kue tradisional kesukaan di pagi yang cerah begitu membekas. Sagu bulu campur gula merah yang dibakar dalam bambu tidak pernah saya lewatkan. "Mama-mama yang menjual selalu tersenyum menyambut pembeli dengan logat khas Galela, menyatakan bahwa sebagian besar mama-mama tersebut berasal dari Galela.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscNTMMOvwI/AAAAAAAAASY/qmfXP3adodo/s1600-h/DSC01132.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscNTMMOvwI/AAAAAAAAASY/qmfXP3adodo/s320/DSC01132.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388290102513286914" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sajian jajanan kue tradisional di pasar Tobelo (suasana yang tinggal kenangan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi ibu-ibu yang berbelanja untuk keperluan rumah tangga tidak perlu repot, semua tersedia. Sayur-mayur segar, buah-buahan segar, ikan segar, macam-macam jenis dan harganya, tinggal pilih aja...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscNSs5Ws1I/AAAAAAAAASQ/JgV3HnuZZck/s1600-h/DSC01130.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscNSs5Ws1I/AAAAAAAAASQ/JgV3HnuZZck/s320/DSC01130.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5388290094112617298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-1109536622500812813?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/1109536622500812813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=1109536622500812813' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1109536622500812813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1109536622500812813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2009/10/tobelo-marahai.html' title='Tobelo Marahai'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SscU8WJZ79I/AAAAAAAAAS4/A20CZj5ZSnA/s72-c/Tobleomarahai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-5061611689702951674</id><published>2009-10-02T19:21:00.002+09:00</published><updated>2009-10-02T19:26:14.475+09:00</updated><title type='text'>Gugusan Pulau Loloda Kepulauan Keindahan Di Jantung “Coral Triangle”</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Catatan dari buku Exotic Small Islands&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsXVIxlbEjI/AAAAAAAAASI/9vb-YTcmqWQ/s1600-h/covervirginislandscopy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 209px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsXVIxlbEjI/AAAAAAAAASI/9vb-YTcmqWQ/s320/covervirginislandscopy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387946875944636978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Gugusan Pulau Loloda Kepulauan adalah salah satu gugusan pulau di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara --yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Terletak persis di jantung kawasan “Segitiga Karang” atau “Coral Triangle”, wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Wilayah ini memiliki 30% dari terumbu karang dunia, 76% spesies karang, dan hampir 40% spesies ikan karang dunia. Halmahera Utara, termasuk gugusan pulau Loloda Kepulauan yang berada di bibir Pasifi k, berada persis dalam wilayah pertemuan Samudra Hindia dan Samudra Pasifi k, sehingga spesies karang serta ikan karang di daerah ini sangat mencengangkan. Penelitian yang dilakukan oleh Conservation International (CI) Indonesia, The Nature Conservacy, dan WWF Indonesia pada bulan April 2008 di  Halmahera Utara, menemukan 460 spesies karang dan 975 spesies ikan terumbu karang. Terdapat pula 147 spesies krustasea, termasuk 26 spesies udang mantis, serta 42 spesies ekinodermata. Penemuan tersebut menjadikan gugusan pulau Loloda Kepulauan dan perairan di Halmahera Utara&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; sebagai salah satu taman laut paling beragam di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-5061611689702951674?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/5061611689702951674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=5061611689702951674' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5061611689702951674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5061611689702951674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2009/10/gugusan-pulau-loloda-kepulauan.html' title='Gugusan Pulau Loloda Kepulauan Keindahan Di Jantung “Coral Triangle”'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsXVIxlbEjI/AAAAAAAAASI/9vb-YTcmqWQ/s72-c/covervirginislandscopy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-5328247772738422145</id><published>2009-10-02T17:42:00.000+09:00</published><updated>2009-10-02T17:43:06.540+09:00</updated><title type='text'>little experience</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengalaman bekerja sebagai karyawan swasta di PT. HJ merupakan suatu pengalaman tersendiri buat saya. Sebenarnya PT. HJ merupakan PT ketiga bagi saya untuk menimba ilmu. Sebelumnya di Makassar, pada periode mei - desember 2005, saya pernah bergabung dengan dua PT yg bergerak di bidang Brokerage, perdagangan komoditi (khususnya indeks). Panggilan kembali ke tanah kelahiran dari orang tua - yg sebelumnya saya tolak, membuat saya kembali berpikir untuk mengabdikan ilmu yang sudah saya dapatkan di daerah saya, biasalah - mengabdi sebagai PNS.&lt;br /&gt;Bukannya tidak mau jadi PNS, tapi saya merasa punya kapasitas lebih untuk menjadi lebih dari sekedar PNS, ingin jadi profesional - seperti orang sukses lainnya (ahh klisee..)&lt;br /&gt;Negosiasi terjadi dalam hati, intinya hanya sekali seumur hidup mencoba peruntngan sebagai PNS. Jika diterima berarti bersyukur, namun jika tidak diterima berarti memang tidak dikehendaki jadi PNS. It's so simple kan?? Akhirnya memang tidk diterima di tanah sendiri. Sistem penerimaan dengan sistem "Formasi Program Studi" yang sudah di tentukan membuat saya "ditolak" mentah-mentah hanya pada waktu mendaftar--hah bukannya harus dites dulu?? bisa jadi yang lulus tes nanti tidak lebih hebat dari saya. Tapi begitulah sistemnya. Whatever, mungkin bidang keahlian saya belum terlalu dibutuhkan di pemerintahan...&lt;br /&gt;Selanjutnya di PT. HJ, saya mengabdi pada periode Desember 2006 - Agustus 2008. Hampir 2 tahun benar-benar memberikan banyak pelajaran tentang arti kejujuran, kerja keras, komitmen, dan hati nurani diuji. Dalam periode tersebut, pengalaman memimpin sebuah divisi perdagangan merupakan pengalaman yang sangat berarti. Sebagai pemimpin divisi, kita diajarkan tidak hanya menjadi pemikir bagai mana mengembangkan divisi, namun juga bagaimana memberikan contoh dan motivasi kepada anak buah. Contoh menarik ketika kami sukses mendatangkan Semen Tiga Roda Indocement ke Tobelo dengan harga yang terjangkau ketika itu. Tak tanggung-tangung ketika order pembelian meningkat kami juga harus ikut bermandi semen ria dengan anak buah kami untuk mendistribusikan semen tersebut. Pada saat terjadinya kelangkaan semen, kami mengambil kebijakan tidak menaikkan harga jual - pikiran kami sebagai BUMD, seharusnya menjadi stabilisator harga didaerah sendiri. Pada akhirnya manajeme PT.HJ menganggap kami gagal memberikan kontribusi keuntungan dari penjualan semen. Roling pun dilakukan dan kami diposisikan sebagai Staff Khusus Direktur, dalam hemat kami sih itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;non job&lt;/span&gt;. whatever... Semakin hari jumlah karyawan PT. HJ semakin berkurang. Rangkap jabatan mulai akrab bagi kami dan beberapa orang karyawan lain.&lt;br /&gt;Selain mengabdi di PT. HJ, kami juga terlibat dalam penyiapan draft usulan pengembangan STT GMIH menjadi Universitas Halmahera (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebelum bekerja di PT. HJ juga sebenarnya saya sudah terlibat&lt;/span&gt;). Ketika Universitas berhasil dikembangkan dan mendapat persetujuan dari Pemerintah Pusat, kami dipanggil untuk bergabung secara aktif.&lt;br /&gt;September 2008 kami bergabung dengan Universitas Halmahera, dan saat ini ditugaskan untuk Studi lanjut ke jenjang S2, di ITS Surabaya dengan biaya BPPS melalui Kopertis XII. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-5328247772738422145?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/5328247772738422145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=5328247772738422145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5328247772738422145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5328247772738422145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2009/10/little-experience.html' title='little experience'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-2996759899674743272</id><published>2009-04-16T23:06:00.002+09:00</published><updated>2009-04-16T23:34:35.298+09:00</updated><title type='text'>Road to AMQ-Mollucas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Senin 13 April 2009 adalah awal penerbangan Wings Air dari Manado - Kao - Manado. Kebetulan bertepatan dengan jadwal keberangkatanku ke Ambon (sebenarnya hari minggu, cuman sengaja saya undurkan untuk mengikuti penerbangan perdana Wings Air).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cinta pada pandangan pertama, Kesan pertama begitu menggoda - selanjutnya terserah anda. Kedua ungkapan itu mungkin sering kita dengar, intinya adalah sesuatu yang baru haruslah memberi kesan yang baik bagi orang, dan itulah espektasi saya waktu memutuskan mengikuti penerbangan perdana ini. Intinya saya mau merasakan service awal Wings Air yang dibenak saya pasti ada sesuatu yang "beda".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah membeli tiket, tertera waktu keberangkatan adalah 09.10 WIT. Dengan asumsi dari Tobelo ke kao memerlukan waktu 1 jam, maka paling lambar saya berangkat dari Tobelo pukul 07.00. namun karena saya menggunakan jasa travel untuk transport ke kao, maka saya harus sesuaikan jadwal dengan mereka. Alhasil saya dijemput pukul 05.00 (masih waktu tidurku..heheh).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penerbangan itu sendiri akan diresmikan oleh Bupati Halmahera Utara, yang datang dengan Muspida dan Kepala Dinas/Badan/Bagian di Setda Halmahera Utara. Dengan demikian pastilah tidak ada masalah berarti dalam penerbangan ini.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun ini hanya bayangan saja, karena kenyataannya "Kesan Pertama" sangat jauh dari harapan. Entah karena 'faktor' apa, pesawat yang akan membawa kami ke Manado datang terlambat hampir 4 jam. Anehnya, penumpang seakan-akan diabaikan oleh Maskapai.  Sampai waktu Makan siang pun penumpang dibiarkan 'mancari' masing-masing. (padahal biasanya kan kalau situasi seperti itu, maskapai memberikan kompensasi makan siang yaa??).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Singkat cerita, saya melanjutkan penerbangan ke Kota ambon via Makassar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di Ambon, saya tinggal di Hotel Wijaya I, tepatnya di Jl. Said Parintah, Depan Kantor Bank BNI. Kamar saya di lantai 5, sehingga dari jendela saya bisa menikmati indahnya kota Ambon dengan pegunungan di belakang dan laut di depan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah urusan dinas selesai, saya menyempatkan diri untuk menikmati kota Ambon, baik siang maupun malam hari, aktifitas saya setiap hari di Ambon selalu ditutup dengan bersantai di Cafe Beta, depan Pelabuhan kecil. Di Cafe ini, saya bisa bersantai minum cappucino panas dan makan roti bakar sambil ber-internet ria. ya.. di Cafe ini ada akses point sebagai layanan gratis bagi pengunjung cafe, hmmm.. seandainya suasana ini ada di Tobelo.. (ada sih, tapi internetnya tidak gratis (bayar juga).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhir perjalanan saya di Ambon, besok tanggal 17 April 2009 saya akan kembali ke Tobelo, melalui Makassar-Manado-Ternate-Tobelo.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;The End.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-2996759899674743272?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/2996759899674743272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=2996759899674743272' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2996759899674743272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2996759899674743272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2009/04/road-to-amq-mollucas.html' title='Road to AMQ-Mollucas'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-7832228107124018522</id><published>2009-04-04T09:18:00.002+09:00</published><updated>2009-04-04T09:50:09.849+09:00</updated><title type='text'>Universitas Halmahera</title><content type='html'>Pulau Halmahera saat ini sudah memiliki Universitas sendiri. Universitas Halmahera (disingkat : UNIERA) adalah buah rahim dari pergumulan panjang GMIH untuk menghadirkan sebuah lembaga pendidikan yang dapat menjawab kebutuhan akan sumberdaya manusia di bumi halmahera. Konon sejarahnya, sejak tahun 1992, sidang sinode GMIH di Daruba, Morotai, pemikiran untuk mendirikan universitas di halmahera sudah dicanangkan melalui keputusan sidang sinode tersebut. cikal bakalnya adalah Sekolah Tinggi Teologia (STT) GMIH yang dikelola Yayasan Perguruan Tinggi GMIH. Namun karena tidak ditunjang dengan aksi nyata, keputusan tersebut lambat laun padam perlahan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2006, api perjuangan yang mulai padam ini mulai dihidupkan kembali oleh beberapa orang yang peduli akan perkembangan pendidikan di halmahera. Drs. Esra Anu, saat itu menjabat Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Utara, ditunjuk sebagai Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Halmahera (YPTKH), dengan misi mewujudkan keputusan sidang sinode 1992. Tahun itu juga dibentuklah tim pengembangan STT GMIH menjadi Universitas Halmahera, yang dikomandani oleh Pdt. Dr. Julianus Mojau (pendeta GMIH yang lama mengabdi di STT INTIM Makassar). Perjuangan pun dimulai dan dengan susah payah-banting tulang - suka dan duka - caci dan maki - selalu mengiringi pekerjaan tim pengembangan. Saya sempat terlibat dalam tim (hanya sekedar membantu) untuk menyusun studi kelayakan yang akan di usulkan ke Ditjen Dikti di Jakarta. Sebenarnya StuKel tersebut sudah dibuat oleh beberapa orang tim, namun semuanya tidak sesuai format dan akhirnya disusun ulang oleh beberapa orang lagi (Pdt. S. Kaomaneng, Pdt. Ebin Danius, Nus Simange, dan saya). Panjang jika diceritakan, dan banyak sekali pihak yang terlibat dalam proses ini, baik secara langsung, maupun dibalik layar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya perjuangan panjang itu membuahkan hasil setelah Menteri Pendidikan Nasional mengeluarkan SK no. 200/D/O/2008 tentang pembukaan 10 program studi baru dan perubahan status STT GMIH menjadi Universitas Halmahera. Secara resmi, Dirjen Dikti, yang diwakili Koordinator Kopertis XII, meresmikan UNIERA pada tanggal 11 Oktober 2008.&lt;br /&gt;Saat ini uniera memiliki kurang lebih 700 mahasiswa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-7832228107124018522?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/7832228107124018522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=7832228107124018522' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7832228107124018522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7832228107124018522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2009/04/universitas-halmahera.html' title='Universitas Halmahera'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-7502217746106677103</id><published>2008-08-08T11:47:00.002+09:00</published><updated>2008-08-08T12:05:42.145+09:00</updated><title type='text'>Carut Marut Permasalahan Pasar Tobelo</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Ketidaktegasan Pemda Halut dalam memutuskan masalah pasar kembali menyebabkan demonstrasi pedagang. Lahan Pasar tua yang sudah dibongkar(&lt;em&gt;dan dipagari seng&lt;/em&gt;) kembali diduduki oleh pedagang pasar wosia. Hal ini terkait diaktifkannya kembali pasar rawajaya, sehingga aktivitas di pasar wosia menjadi sepi. Padahal pasar Rawajaya sebelumnya sudah ditutup. Pendudukan lahan ex-pasar lama tersebut, menurut ketua Asosiasi Pedagang Pasar Baru (APPB) Wosia, Laful Paul Selanu, bukan merupakan bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah daerah, tapi hanya meminta kejelasan tentang pasar rawajaya. Pada prinsipnya keberadaan pasar rawajaya sangat berpengaruh terhadap aktifitas pasar wosia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Konsistensi dan komitmen pemerintah daerah diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan ini sehingga tidak terjadi masalah yang lebih berat lagi, apalagi hal ini sudah berlangsung berbulan-bulan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-7502217746106677103?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/7502217746106677103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=7502217746106677103' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7502217746106677103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7502217746106677103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/08/carut-marut-permasalahan-pasar-tobelo.html' title='Carut Marut Permasalahan Pasar Tobelo'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-3747915625260043175</id><published>2008-08-01T13:29:00.002+09:00</published><updated>2008-08-01T13:41:37.929+09:00</updated><title type='text'>Aktivitas Gunung Dukono Meningkat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Beberapa hari terakhir ini aktivitas &lt;strong&gt;Gunung Dukono&lt;/strong&gt; mengalami peningkatan. Hal ini ditandai dengan semburan debu vulkanik yang terus dimuntahkan beberapa hari ini. Kemarin (31/7) kota Tobelo dihujani debu vulkanik yang berasal dari gunung yang terletak di kecamatan Galela tersebut. Secara visual juga kita dapat melihat semburan dari kota Tobelo. Menurut masyarakat desa Mamuya, pada malam hari gunung Dukono sering menyemburkan api.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Mudah-mudahan aktivitas Dukono ini tidak sampai menimbulkan bencana atau hal yang merugikan masyarakat, namun menurut salah satu petani dari Tobelo, adanya abu gunung ini dapat menambah kesuburan tanah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-3747915625260043175?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/3747915625260043175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=3747915625260043175' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3747915625260043175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3747915625260043175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/08/aktivitas-gunung-dukono-meningkat.html' title='Aktivitas Gunung Dukono Meningkat'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-1819448713941757842</id><published>2008-07-10T11:21:00.001+09:00</published><updated>2008-07-10T11:25:47.375+09:00</updated><title type='text'>invitation</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/SHVy2NtzGKI/AAAAAAAAAL0/yEP6voXA980/s1600-h/the+invitation.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221205618726213794" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/SHVy2NtzGKI/AAAAAAAAAL0/yEP6voXA980/s400/the+invitation.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-1819448713941757842?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/1819448713941757842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=1819448713941757842' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1819448713941757842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1819448713941757842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/07/invitation.html' title='invitation'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/SHVy2NtzGKI/AAAAAAAAAL0/yEP6voXA980/s72-c/the+invitation.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-7206396442027099343</id><published>2008-06-10T08:39:00.002+09:00</published><updated>2008-06-10T09:25:42.304+09:00</updated><title type='text'>Kabar baru Tobelo</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pesparawi tingkat kabupaten Halmahera Utara berlangsung meriah pada 30 Mei - 4 Juni 2008. Ibadah pembukaan dilangsungkan di halaman STT GMIH, dilanjutkan dengan konvoi keliling kota Tobelo yang dipimpin oleh Wakil Bupati Arifin Neka, SH. 20 Kecamatan ambil bagian dalam event tiga tahunan ini, dan setelah melalui perlombaan selama tiga hari maka Kecamatan Tobelo keluar sebagai Juara Umum. Hasil-hasil lomba antara lain sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Paduan Suara Dewasa Campuran :&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Tobelo&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Tobelo Selatan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Tobelo Utara&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;4. Tobelo Tengah&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;5. Morotai Selatan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;6. Tobelo Timur&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Paduan Suara Pemuda/Remaja&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Tobelo Selatan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Tobelo&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Kao&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Paduan Suara Anak&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Tobelo&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Kao Utara&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Paduan Suara Kaum Pria&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Tobelo&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Morselbar&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Paduan Suara Kaum Wanita&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Tobelo&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. ..?? lupa tuh..hehehee&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Vokal Group&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;1. Tobelo Selatan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Morotai Utara&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Tobelo&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;                           &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pesparawi I Halmahera Utara diawasi oleh juri-juri berkualitas dari Manado dan Makassar. Pesparawi ini juga sebagai ajang seleksi dalam pembentukan Tim Pesparawi KAbupaten Halut yang akan berlomba pada Pesparawi tingkat Propinsi Maluku Utara yang rencananya akan dilaksanakan pada Oktober mendatang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;==================================================================&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Polemik terkait dengan pemindahan aktifitas pasar ke Wosia masih terus berlanjut. Senin, 9 Juni kemarin, seluruh pedagang pasar baru Wosia melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Kab. Halut dengan mengelar pasar kaget di halaman kantor DPRD.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pedagang menilai pemerintah tidak serius mengawasi aktifitas pasar baru dan pasar lama. Mereka beranggapan aktifitas di pasar baru tidak akan optimal kalau aktifitas penjualan di pasar lama masih berlangsung, dan ini harus diawasi secara ketat oleh pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Kalo dong masih bajual di pasar lama, bagimana tong pe jualan di wosia bisa laku..." keluh seorang pedagang. Dari amatan saya, memang pasar wosia hanya diramaikan oleh pedagang saja, sementara pembeli hanya sedikit. Ini seharusnya cepat diantisipasi oleh pemerintah kita.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hari ini, Selasa 10/6, pedagang Wosia akan mengelar pasar kaget di depan Kantor Bupati (Lapangan Hibualamo). Wah kalau pasar terus berpindah-pindah bisa kacau nih...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-7206396442027099343?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/7206396442027099343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=7206396442027099343' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7206396442027099343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7206396442027099343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/06/kabar-baru-tobelo.html' title='Kabar baru Tobelo'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-2637461202645023322</id><published>2008-05-16T09:20:00.002+09:00</published><updated>2008-05-16T10:14:34.371+09:00</updated><title type='text'>BBM Tobelo masih aman</title><content type='html'>Tobelo, 15 Mey 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu kelangkaan BBM yang akan terjadi menyusul rencana kenaikan harga BBM pada Juni nanti belum terjadi di Tobelo. Stok BBM di dua SPBU yang beroperasi di Tobelo juga masih dapat melayani kebutuhan BBM saat ini, khususnya Premium dan Solar. Sayangnya, ada beberapa oknum yang membeli BBM bersubsidi tersebut dengan menggunakan drum dan jerigen yang disembunyikan di dalam mobil mereka. Pihak kepolisian harus dapat mengantisipasi hal ini, jika tidak kelangkaan BBM akan terjadi di daerah ini.&lt;br /&gt;Pro dan kontra tentak rencana kenaikan harga BBM ini tidak begitu mewacana di Tobelo, kenapa?? kelihatannya masyarakat adem-ayem aja tuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus untuk Minyak Tanah, meskipun terjadi antrian di beberapa pangkalan, namun pihak Depot Pertamina menyatakan bahwa stok minyak tanah Halut masih aman. Akan tetapi dilapangan ditemukan bahwa harga minyak tanah menembus angka Rp. 6.000,- / liter di pelabuhan Tobelo. Padahal jenis BBM yang satu ini menyentuh sampai lapisan masyarakat paling bawah. Dalam kunjungan kami ke sebuah desa di Tobelo Barat, Birinoa, minyak tanah tidak ada sama sekali di desa tersebut sehingga masyarakatnya harus membeli ke desa lain atau ke Tobelo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya lagi, kenaikan harga BBM juga akan diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan pokok, namun tingkat pendapatan masyarakat tidak naik sehingga yang terjadi adalah masyarakat kecil semakin tertekan. Hitung-hitungannya sederhana aja kan, uang yang dulunya bisa buat beli 10 kg beras, sekarang hanya bisa beli 5 kg beras. Maka makin bertambahlah masyarakat miskin di Halut, imbasnya Halut tetap berstatus Daerah Tertinggal, padahal kita tidak sadar kalo kita hidup di atas EMAS...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara mengenai ekonomi masyarakat memang tidak ada habisnya.&lt;br /&gt;Bagaimana pandangan teman-teman??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-2637461202645023322?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/2637461202645023322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=2637461202645023322' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2637461202645023322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2637461202645023322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/05/bbm-tobelo-masih-aman.html' title='BBM Tobelo masih aman'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-5786941755537880995</id><published>2008-05-02T15:52:00.000+09:00</published><updated>2008-05-02T15:54:16.223+09:00</updated><title type='text'>news</title><content type='html'>ada info lowongan, silahkan join ke link lowongan di bawah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;trimz..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-5786941755537880995?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/5786941755537880995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=5786941755537880995' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5786941755537880995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5786941755537880995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/05/news.html' title='news'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-2736525504137613963</id><published>2008-04-15T09:55:00.002+09:00</published><updated>2008-04-15T10:08:02.183+09:00</updated><title type='text'>LInk Lowongan di Maluku Utara</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Nah ini dia... sesuai masukan dari sahabat saya Maria di Jakarta, maka saya tambahkan link &lt;em&gt;(ada dibawah)&lt;/em&gt; untuk informasi Lowongan Pekerjaan dari Perusahaan maupun LSM yang ada di seputaran Halmahera Utara maupun Maluku Utara pada umumnya. Semoga ini bermanfaat bagi semua pengunjung Blog saya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;God Bless Us...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Darius&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-2736525504137613963?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/2736525504137613963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=2736525504137613963' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2736525504137613963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2736525504137613963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/04/link-lowongan-di-maluku-utara.html' title='LInk Lowongan di Maluku Utara'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-2202963390525943618</id><published>2008-04-15T09:23:00.002+09:00</published><updated>2008-04-15T09:53:33.263+09:00</updated><title type='text'>Seputar North Halmahera</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tobelo, 15 April 2008&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hallo Indonesia, kembali saya laporkan informasi tentang peristiwa atau gossip yang terjadi seputar Halmahera Utara. Let's Get it On...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Pemindahan aktifitas pasar Tobelo sudah dilakukan kemarin 14/4. Pasar dan terminal yang terletak di bilangan Jl. Kemakmuran tersebut memang sangat semrawut dan menjadi satu-satunya titik kemacetan di Tobelo selama ini. Pantauan saya di lokasi pasar lama kemarin, pemindahan aktifitas ini dijaga ketat oleh aparat Kepolisian dan Satpol-PP Halut. Namun tidak terjadi insiden akibat pemindahan ini. Menyangkut kesiapan lokasi pasar baru di desa Lina Ino/Pitu, Bupati Hein Namotemo sesusai meninjau lokasi pasar baru menjelaskan bahwa Pasar baru sudah siap ditempati. Fasilitas Air bersih dan Lampu yang selama ini dikeluhkan pedagang telah selesai di pasang, sehingga tidak ada alasan untuk menunda pemindahan pasar ini. Pemindahan barang dagangan kemarin berlangsung tertib. Pemda menyiapkan beberapa armada Truk untuk mengangkut dagangan para pedagang. Gosipnya dilokasi pasar lama akan dibangun Pertokoan. Semoga Kota Tobelo semakin Marahai...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Perhelatan MTQ Tingkat provinsi Maluku Utara yang berlangsung di Tobelo 5 - 12 April kemarin ditutup dengan meriah dan berlangsung sukses. Tim Kota Ternate berhasil menyabet Juara Umum, menyisihkan 7 kab/kota lainnya. Tuan rumah Halmahera Utara sendiri hanya mendapatkan juara 1 di salah satu mata lomba. MTQ ditutup secara resmi oleh Gubernur, yang diwakili oleh Sekda Provinsi Drs. Muhajir Albaar, dengan membunyikan sirine dan diakhiri dengan pesta kembang api yang berlangsung sekitar 10 menit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Satu hari setelah gelaran MTQ berakhir, Lapangan Hibualamo pusat kota Tobelo kembali ramai. Kali ini dalam rangka menyongsong HUT peresmian gedung Hibualamo tanggal 19 April, dilaksanakan beberapa kegiatan antara lain Lomba Foto dasar laut (Pulau Tagalaya) yang sementara berlangsung saat ini. Saat ini juga berlangsung Malam Budaya dengan beberapa lomba seperti Tide-Tide dan Yangere. Puncak acara dipastikan akan berlangsung sangat meriah pada tanggal 19 April nanti.&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-2202963390525943618?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/2202963390525943618/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=2202963390525943618' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2202963390525943618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2202963390525943618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/04/seputar-north-halmahera.html' title='Seputar North Halmahera'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-162221519865892958</id><published>2008-04-03T09:47:00.002+09:00</published><updated>2008-04-03T10:09:19.570+09:00</updated><title type='text'>FLASH NEWS</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1. RENCANA PEMINDAHAN AKTIVITAS PASAR KE LOKASI BARU DI LINA INO (PITU)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Tidak lama lagi suasana ramai dan macet di pasar ruas Jl. Kemakmuran tidak akan terjadi lagi. Hal ini menyusul instruksi Bupati untuk segera dilakukan pemindahan aktivitas pasar ke lokasi yang baru. dari pantauan saya kemarin, Satpol PP sudah melakukan sosialisasi di pasar lama dan persiapan awal pemindahan pasar yang direncanakan sebelum dihelatnya acara MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara tanggal 5 April 2008 nanti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Semoga prosesnya berjalan lancar dan tanpa kekerasan.... AMIN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;__________________________&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;2. MTQ Propinsi Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;-------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Pelaksanaan MTQ Propinsi Maluku Utara akan dilaksanakan di Tobelo, Halmahera Utara 5 - 10 April 2008. Acara berpusat di Lapangan Hibualamo. Beberapa tim dari kabupaten lain terlihat sudah berdatangan dan menginap di beberapa hotel/penginapan di Tobelo. Tim Halsel bahkan membawa serta tim Marching Band-nya. Kota Tobelo pun telah dihiasi dengan atribut-atribut menyambut ajang MTQ ini. Keseriusan Pemda Halut untuk menyukseskan acara ini patut diacungi jempol. setelah konflik horizontal beberapa tahun lalu, Halut berupaya untuk tetap membina keakraban dan silaturahmi antar umat beragama di kabupaten ini, untuk menciptakan iklim sosial yang kondusif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Mari sama-sama kita sukseskan pentas MTQ ini...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;_____________________________________&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;3. Pesparawi Tingkat Kab. Halmahera Utara&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;-----------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Dalam rangka mempersiapkan tim Paduan Suara Gerejawi Halmahera Utara yang berkualitas, 31 Mei 2008 nanti akan diadakan Pesparawi tingkat Kabupaten Halmahera Utara sebagai ajang seleksi membentuk tim Kabupaten. Kecamatan Tobelo sendiri sangat serius mempersiapkan tim kecamatan dengan melakukan audisi selama 1 minggu di beberapa gereja. Hasilnya telah terbentuk beberapa tim Paduan Suara antara lain : (1) PS Dewasa Campuran, (2) PS Kaum Bapak, (3) PS Kaum Wanita, (4) PS Pemuda Remaja, (5) PS Anak, (6) VG Pemuda Remaja, (7) Solis Pemuda Remaja, dan (8) Solis Anak. Latihan perdana telah dilaksanakan serentak pada senin 25/3.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Diharapkan semua Kecamatan yang ada di Halut dapat berpartisipasi dalam ajang tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Kita doakan agar semuanya dapat berjalan dengan baik. AMIN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-162221519865892958?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/162221519865892958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=162221519865892958' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/162221519865892958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/162221519865892958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/04/flash-news.html' title='FLASH NEWS'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-2910691876126131761</id><published>2008-04-01T09:54:00.001+09:00</published><updated>2008-04-01T09:58:42.360+09:00</updated><title type='text'>KAMPANYE ANTI JUDI SMS PREMIUM</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kasus JUDI SMS …&lt;br /&gt;Saya dapat ini dari milis dewan pakar ICMI:&lt;br /&gt;—-start here ——&lt;br /&gt;Dari millis sebelah …&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Inilah hasil industri televisi, mencetak artis instan dengan terbelit utang…Rasanya sudah tidak memberi nilai tambah bagi masyarakat, yang jelas mobile operator paling diuntungkan selain para pemilik TV program tersebut.&lt;br /&gt;Inilah produk hedonisme.&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dua Hari yang lalu gw ketemu dengan salah seorang AFI (Akademi Fantasi Indosiar). Selain lepas kangen (he..he) gw juga dapat cerita seru dariKehidupan mereka.Di balik image mereka yang gemerlap saat manggung atau ketika nongol diTeve, kehidupan artis AFI sangat memprihatinkan.&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyak di antara mereka yang hidup terlilit utang ratusan juta rupiah.Pasalnya, orang tua mereka ngutang ke sana-sini buat menggenjot sms putera-puteri mereka. Bisa dipastikan tidak Ada satu pun kemenangan AFI. Itu yang berasal dari pilihan publik. Kemenangan mereka ditentukan seberapa besar orang tua mereka sanggup menghabiskan uang untuk sms. Orang Tua Alfin Dan Bojes abis 1 M. Namun mereka orang kaya, biarin aja.Yang kasian mah, yang kaga punya duit. Fibri (AFI 2005) yang tereliminasi di minggu-minggu awal kini punya utang 250 juta. Dia sekarang hidup di sebuah kos sederhana di depan Indosiar. Kosnya emang sedikit Mahal RP 500.000. Namun itu dipilih karena pertimbangan hemat ongkos transportasi.Kos itu sederhana (masih bagusan kos gw gitu loh), bahkan kamar mandi pun di luar. Makannya sekali sehari. Makan dua kali sehari sudah mewah buat Fibri. Kaga Ada dugem and kehidupan glamor, lha makan aja susah.Ada banyak yang seperti Fibri. Sebut saja intan, Nana, Yuke, Eki, DLL.Mereka teikat kontrak ekslusif dengan manajemen Indosiar. Jadi, kaga bisa cari job di luar Indosiar. Bayaran di Indonesiar sangat kecil. Lagian pembagian job manggung sangat tidak adil. Beberapa artis AFI seperti Jovita Dan Pasya kebanjiran job, sementara yang lain kaga dapat/jarang dapat job. Maklum artisnya sudah kebanyakan. Makanya buat makan aja merekaSusah. Temen gw malah sering dijadiin tempat buat minjem duit. Minjemnya bahkan cuma Rp 100.000. Buat makan gitu loh. Mereka Ga berani minjem banyak karena takut Ga bisa bayar.Ini benar-benar proyek yang tidak manusiawi. Para orang tua dan anak Indonesia dijanjikan ketenaran Dan kekayaan lewat sebuah ajang adu bakat di televisi. Mereka dikontrak ekslusif selama dua tahun oleh Indosiar.Namun tidak Ada jaminan hidup sama sekali. Mereka hanya dibayar kalo ada manggung. Itu pun kecil sekali, Dan tidak menentu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Buruh pabrik yang gajinya Rp 900.000 jauh lebih sejahtera daripada mereka. Nah acara ini Dan acara sejenis masih banyak, Pildacil juga begitu. Kasian orang tua Dan anak yang real antre berjam-jam untuk sebuah penipuan seperti ini. Seorang anak pernah menangis tersedu-sedu saat tidak lolos dalam audisi AFI. Padahal dia beruntung. Kalau dia sampai masuk, bisa dibayangkan betapa dia akan membuat orang tuanya punya utang yang melilit pinggang, yang tidak akan terbayar sampai kontraknya habis.Mungkin Ada yang tertarik buat ngangkat cerita itu ke media anda? Gw punya nomer kontak mereka. Gaya hidup mereka yang kontras dengan image publik kayanya menarik untuk diangkat. Ini juga penting agar anak-anak dan orang tua di Indonesia kaga tertipu lebih banyak lagi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;JUDI SMS MENGGILAAAA ……&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan. Tengok saja misalnya AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, Putri Cantrik, dsb. Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit penyanyi terbaik. Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah SMS Premium.Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum –Setidaknya sampai saat ini. Mari Kita hitung. Satu kali kirim SMS biayanya –anggaplah– Rp 2000. Uang dua ribu rupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center (Satelindo, Telkomsel, dsb). Sisanya yang 40% untuk “Bandar” (penyelenggara) SMS. Siapa saja bisa jadi Bandar, asal punya modal untuk sewa server yang terhubung ke Internet nonstop 24 jamper Hari Dan membuat program aplikasinya. Jika dari satu SMS ini “Bandar” mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800), maka jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk Indonesia (Coba anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa yang punya handphone? Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa meraup uang sebanyak Rp &lt;a href="http://80.000.000.000/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;80.000.000.000&lt;/a&gt; (baca: delapan puluh milyar rupiah). Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah ? Rumah senilai 1 milyar, itu artinya Bandar hanya perlu menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya sebagai “biaya promosi”! Dan ingat, satu orang biasanya tidak mengirimkan SMS hanya sekali. Masyarakat diminta mengirimkan SMS sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak tersisih, dan“siapa tahu” mendapat hadiah. Kata “siapa tahu” adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa handphone. Pulsa ini dibeli pakai uang. Artinya: Kuis SMS adalah 100% judi. Begitu menggiurkannya bisnis ini, sampai-sampai Nutrisari membuat iklan yang saya pikir menyesatkan. Pemirsa televisi diminta menebak, “buka” atau “sahur”, lalu jawabannya dikirim via SMS. Ada embel-embel gratis. Ada kata, “dapatkan handphone… ” Saya bilang ini menyesatkan, karena pemirsa televisi bisa menyangka : “Dengan mengirimkan SMS ke nomor sekian yanggratis (toll free), saya bisa mendapat handphone gratis”.Kondisi ini sudah sangat menyedihkan. Bahkan sangat gawat. Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB. Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi, hanya dengan beberapa ketukan jari di pesawat handphone!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tolong bantu sebarkan kampanye anti judi SMS ini. Tanpa bantuan anda, kampanye ini akan meredup dan sia-sia belaka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Regards..&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-2910691876126131761?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/2910691876126131761/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=2910691876126131761' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2910691876126131761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2910691876126131761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/04/kampanye-anti-judi-sms-premium.html' title='KAMPANYE ANTI JUDI SMS PREMIUM'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-6580491950698373636</id><published>2008-02-28T10:44:00.003+09:00</published><updated>2008-02-28T11:26:55.255+09:00</updated><title type='text'>Sekedar Basa - Basi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tobelo, 28/2/08&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Setiap daerah memiliki daya tarik tersendiri, demikian juga dengan Halmahera Utara. Sebagai kabupaten yang baru, berbagai aspek pembangunan diupayakan untuk membangun daerah ini. Infrastruktur jalan diupayakan untuk menjangkau daerah terpencil seperti Kao Barat, Loloda Utara dan pulau Morotai. Seorang sahabat saya yang bekerja pada sebuah konsultan mengatakan bahwa saat ini sedang dibuat perencanaan jalan di pedalaman Kao, sementara untuk Loloda Utara, dibuat secara bertahap dan pada 2009 mencapai perbatasan Halut - Halbar, antara desa Apulea dan Jangailulu. Untuk pulau Morotai saya tidak tahu persis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Untuk perkembangan pembangunan dalam kota Tobelo, ada fenomena menarik yang harus dikaji bersama. Di beberapa ruas jalan perempatan maupun pertigaan berdiri kokoh &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Traffic Light&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; untuk mengatur lalulintas secara otomatis. Mungkin ini salah satu hasil studi banding para pejabat ke beberapa kota besar di indonesia. Ironisnya, saya melihat penempatan Traffic Light itu sendiri tidak melalui suatu Feasibility Study yang mantap, sehingga kesannya (maaf kata) Dinas terkait hanya berorientasi kepada proyek. Kehadiran Dinas Perhubungan di Halut patut dikritisi kontribusinya. Penempatan Traffic Light, yang katanya mempermanis wajah kota Tobelo, di beberapa titik malah menjadi biang kemacetan. Bagaimana tidak, walau tidak ada kendaraan yang melintas di depan, namun karena lampu merah terpaksa harus berhenti.. lucu..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Masih banyak moda transportasi lain yang bisa dikembangkan Dishub, jangan hanya fokus di Trans darat aja.. Laut, Udara hanya jalan di tempat. Tidak sadarkah kita pengelolaan pelabuhan Tobelo sudah sangat memprihatinkan. Biaya pungutan di pelabuhan tobelo merupakan yang tertinggi di indonesia, KENAPA??&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Disisi lain, hampir seluruh Instansi dinas/badan masih berkantor di Kontrakan. Biaya kontraknya pun lumayan lho.. 30 - 50 Juta per tahun (bukan angka pasti lho, cek aja sendiri). Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemda kita, namun bisa dimaklumi karena sasaran pembangunan masih pada infrastruktur jalan, sekolah dan puskesmas. Belum lagi tahun ini ada mega proyek pembangunan kantor bupati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sebagai masyarakat, harus kita pahami bahwa pekerjaan pemerintah daerah untuk mensejahterakan rakyat tidak semudah membalik telapak tangan. Ada tahapan, proses yang harus dijalankan. Yang dibutuhkan pemerintah hanyalah dukungan dan partisipasi masyarakat didalam menyukseskan setiap program dan kebijakan pemerintah, selain itu selalu mengkritisi dan memberikan solusi jika terdapat kekurangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Dengan demikian impian kita untuk membangun daerah ini sejajar dengan daerah lain bukan hanya isapan jempol belaka, dan dapat kita nikmati bersama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;SEMOGA...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-6580491950698373636?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/6580491950698373636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=6580491950698373636' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6580491950698373636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6580491950698373636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/sekedar-basa-basi.html' title='Sekedar Basa - Basi'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-981372072631788197</id><published>2008-02-28T10:40:00.001+09:00</published><updated>2008-02-28T10:43:18.478+09:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='darius'/><title type='text'>PERTEMUAN SEGITIGA PT. NHM – DPRD HALUT – MASYARAKAT ADAT LINGKAR TAMBANG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Tobelo, 26/2/08.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Menindaklanjuti hasil kesepakatan awal PT. NHM dengan masyarakat adal lingkar tambang, Selasa 26/2 kemarin DPRD Kab. Halut memfasilitasi pertemuan keduanya bertempat di ruang sidang DPRD Halut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Namun pertemuan tersebut tidak menghasilkan kata sepakat, malah semakin memanaskan suasana. Belum lagi sekelompok massa yang menyebut dirinya Aliansi Peduli Masyarakat Adat Kao (APMAK) melakukan aksi tandingan di luar sekretariat DPRD. Untungnya kepolisian sigap mengatasi keadaan yang sempat memanas dengan memisahkan kedua massa tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Di dalam ruang sidang, terjadi aksi pemukulan oleh seorang anggota masyarakat lingkar tambang kepada seorang staf PT. NHM, Cornelius (juga pengelola CSR), yang disinyalir menjadi otak dan penyandang dana dari aksi APMAK tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Masyarakat adat lingkar tambang menilai PT. NHM tidak menghormati keberadaan adat setempat, seperti yang dilakukan PT. Freeport. Belum lagi pengelolaan Comdev yang tidak transparan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Kini diharapkan Pemerintah Daerah berani mengambil sikap. Jika ditemukan fakta bahwa kehadiran PT. NHM hanya memberikan keuntungan bagi segelintir orang saja dan tidak memberikan kontribusi yang berarti bagi daerah, maka kita harus berani memboikot mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-981372072631788197?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/981372072631788197/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=981372072631788197' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/981372072631788197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/981372072631788197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/pertemuan-segitiga-pt-nhm-dprd-halut.html' title='PERTEMUAN SEGITIGA PT. NHM – DPRD HALUT – MASYARAKAT ADAT LINGKAR TAMBANG'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-8840699675924242700</id><published>2008-02-22T13:04:00.003+09:00</published><updated>2008-02-22T13:19:27.250+09:00</updated><title type='text'>Wilayah Halut Tak Luput Dari Badai Nicolaas</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Morotai Selatan Barat, 21/2/08&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Badai Nicolaas yang terjadi di beberapa wilayah sebelah utara Kawasan Timur Indonesia juga menerjang Halmahera Utara. Setelah beberapa laporan kerusakan yang terjadi di wilayah Ternate maupun Halmahera Barat, beberapa saat yang lalu saya juga menerima informasi adanya kerusakan yang diakibatkan Badai Nicolaas di wilayah Morotai Selatan Barat, tepatnya di Desa Usbar Pantai.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Badai mengakibatkan kerusakan yang bervariasi pada sekitar 40 rumah warga, bangunan umum serta satu rumah ibadah, hal ini diungkapkan Sekretaris Satlak Penanggulangan Bencana Halut, Hamsir Adam. Warga saat ini mengungsi ke rumah-rumah kerabat sambil melakukan perbaikan rumahnya. Menurut salah satu warga Desa Usbar Pantai, sampai hari ketiga paska bencana, belum ada satupun pejabat pemerintah yang meninjau lokasi bencana, termasuk Camat Morselbar Anwar Kabalmai.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada hari yang sama, wilayah kota Tobelo diguyur hujan sejak pagi hingga malam hari, sedangkan angin yang terjadi tidak sampai menimbulkan kerusakan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-8840699675924242700?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/8840699675924242700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=8840699675924242700' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/8840699675924242700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/8840699675924242700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/wilayah-halut-tak-luput-dari-badai.html' title='Wilayah Halut Tak Luput Dari Badai Nicolaas'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-1880011588225692063</id><published>2008-02-22T12:30:00.002+09:00</published><updated>2008-02-22T13:02:03.537+09:00</updated><title type='text'>NHM KEMBALI DIDEMO WARGA 5 KECAMATAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Tobelo, 21/2/08&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masyarakat adat di lima kecamatan sekitar kawasan pertambangan PT. Nusa Halmahera Minerals hari ini kembali mendatangi perusahaan patungan PT. Antam dan Newcrest Australia di desa Gosowong untuk menyuarakan tuntutan mereka. Aksi yang dilakukan untuk ketiga kalinya ini melibatkan massa yang lebih besar dari lima kecamatan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aksi ini akan diawali dengan upacara adat yang dipusatkan di wilayah Kao. Aksi warga ini menyusul janji pihak PT. NHM yang akan mengkaji dana Community Development yang diberikan kepada masyarakat. Warga meminta kejelasan Comdev dan transparansi dana tersebut. Bupati Halmahera Utara belum lama ini mengatakan dana Comdev PT. NHM tahun 2007 diserahkan sebesar 24 Miliar Rupiah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jika dibandingkan dengan produksi emas tahun 2007, prediksi hasil produksi mencapai kurang lebih 1 juta ons atau senilai kurang lebih USD 900.000.000 (harga saat ini USD 900/ons). jika dirupiahkan (dengan kurs Rp. 9.000 / USD), nilainya sekitar Rp. 8.100.000.000.000.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berdasarkan proyeksi tersebut maka nilai 24 miliar Comdev tersebut hanyalah &lt;strong&gt;0,3 %. Pantaskah??&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai daerah penghasil, fakta ini sangat tidak etis. Seharusnya masyarakat sekitar menikmati paling tidak 1,5 - 2 % untuk dana Comdev, atau kurang lebih senilai Rp. 121.500.000.000 sampai Rp. 162.000.000.000.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bisakah hal ini dipenuhi PT. NHM..?? Hal inilah yang harus diperjuangkan masyarakat, untuk dikelola sebesar-besarnya demi kemakmuran masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-1880011588225692063?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/1880011588225692063/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=1880011588225692063' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1880011588225692063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1880011588225692063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/nhm-kembali-didemo-warga-5-kecamatan.html' title='NHM KEMBALI DIDEMO WARGA 5 KECAMATAN'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-7086807372029189168</id><published>2008-02-19T08:23:00.003+09:00</published><updated>2008-02-21T14:01:32.329+09:00</updated><title type='text'>Konvoi Kemenangan Thaib Armayn - Gani Kasuba</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tobelo, 16/2/08&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sabtu sore setelah melakukan rutinitas di kantor dan pabrik yang melelahkan, saya kembali ke kost-an ku di desa Wari Ino, dengan mengendarai sepeda motor bututku.. di desa Gura saya berpapasan dengan sekelompok orang yang melakukan konvoi kendaraan bermotor. Dengan naluri pembalap (cie ileee..) kulewati satu per satu kendaraan yang ternyata ratusan, untuk mendahului dan bisa mengambil gambar, tetapi ternyata tidak bisa.. jadi saya informasikan secara verbal aja yah..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata konvoi tersebut adalah para pendukung pasangan calon gubernur Thaib Armayn - Gani Kasuba yang "merasa" jagoannya tersebut sudah memenangkan pertarungan melawan Abdul Gafur - Rahim Fabanyo, berdasarkan hasil perhitungan suara "versi" KPUD Malut Non Aktif di Hotel Bidakara Jakarta yang memenangkan pasangan TA-GK.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Konvoi tersebut dilakukan masyarakat Galela disepanjang jalan trans Tobelo - Galela sebagai bentuk aspirasi mereka terhadap TA-GK.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apakah ini adalah perayaan "ke-pagi-an??"..... mungkin saja...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selama "palu" keputusan siapa gubernur Maluku Utara diketuk, maka tampuk tertinggi Pemerintahan di Maluku Utara akan tetap berada di tangan seorang TIMBUL..&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Timbul, yang pelawak itu??? hahaha... sayangnya bukan.. Dia adalah Timbul Pudjianto, pejabat dilingkup DepDaGri yang menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-7086807372029189168?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/7086807372029189168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=7086807372029189168' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7086807372029189168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7086807372029189168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/konvoi-kemenangan-thaib-armayn-gani.html' title='Konvoi Kemenangan Thaib Armayn - Gani Kasuba'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-3811479137681784293</id><published>2008-02-18T11:14:00.002+09:00</published><updated>2008-02-18T11:22:04.985+09:00</updated><title type='text'>SORRY...SORRY....</title><content type='html'>Wah...akhirnya bisa on line lagi...&lt;br /&gt;Sekedar info, beberapa saat yang lalu jaringan internet di kantor kami off, ternyata emang ada kerusakan di server kantor bupati...&lt;br /&gt;Terpaksa deh saya off juga hehhee...&lt;br /&gt;tapi gpp koq, mulai hari ini saya akn online kembali dan berusaha untuk memberikan berita terhangat seputar Tobelo dan sekitarnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so Dont worry ya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-3811479137681784293?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/3811479137681784293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=3811479137681784293' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3811479137681784293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3811479137681784293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/sorrysorry.html' title='SORRY...SORRY....'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-6147584245479848791</id><published>2008-02-04T15:58:00.000+09:00</published><updated>2008-02-04T16:13:34.915+09:00</updated><title type='text'>Warga Malifut Blokir Kendaraan PT. NHM</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Malifut, 2/2/08&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sabtu pekan lalu terjadi aksi protes di sekitar PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM). Sejumlah kendaraan pengangkut material tambang milik PT. NHM terpaksa tidak bisa beroperasi karena diboikot oleh warga. Aksi ini dipicu kekecewaan warga yang merasa perusahaan tersebut telah mengingkari komitmen dengan mereka. Koordinator aksi, Fahri Yamin mengaku aksi itu dilakukan karena PT. NHM tidak menepati sejumlah kesepakatan yang dilakukan, termasuk Community Development (Comdev) tahun 2007 yang sampai tahun ini belum terbayar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain itu, warga menilai keberadaan Coorporate Social Responsibility (CSR) yang dibentuk PT. NHM hingga kini tidak memberikan dampak positif terhadap masyarakat sekitar areal tambang tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Fahri menegaskan aksi ini akan terus dilakukan hingga PT. NHM memenuhi sejumlah tuntutan yang diajukan masyarakat, termasuk revisi kontrak karya dan sistem perekrutan tenaga kerja yang adil.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sayangnya aksi yang berlangsung sekitar 2 jam oleh sekitar 30-an orang tersebut tidak ditemui oleh pihak perusahaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-6147584245479848791?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/6147584245479848791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=6147584245479848791' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6147584245479848791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6147584245479848791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/warga-malifut-blokir-kendaraan-pt-nhm.html' title='Warga Malifut Blokir Kendaraan PT. NHM'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-4810856703767780565</id><published>2008-02-02T12:58:00.000+09:00</published><updated>2008-02-02T13:07:02.257+09:00</updated><title type='text'>Hasil Jepretan</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrXuOXjqI/AAAAAAAAAKU/ncs0luwv50E/s1600-h/beauty.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162228390674534050" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrXuOXjqI/AAAAAAAAAKU/ncs0luwv50E/s400/beauty.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pemandangan yang sangat indah dari Pulau Dodola&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrYOOXjrI/AAAAAAAAAKc/12XbC8tekzY/s1600-h/Sunset+at+Dodola.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162228399264468658" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrYOOXjrI/AAAAAAAAAKc/12XbC8tekzY/s400/Sunset+at+Dodola.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrYeOXjsI/AAAAAAAAAKk/tKg-37VJHVg/s1600-h/Sunset+at+Dodola+2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162228403559435970" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrYeOXjsI/AAAAAAAAAKk/tKg-37VJHVg/s400/Sunset+at+Dodola+2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Sunset dari Pulau Dodola, di kejauhan Pulau Morotai&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrYuOXjtI/AAAAAAAAAKs/c73aZPg__9Q/s1600-h/Telaga+Paca.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162228407854403282" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrYuOXjtI/AAAAAAAAAKs/c73aZPg__9Q/s400/Telaga+Paca.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrZOOXjuI/AAAAAAAAAK0/8axdrjFm62U/s1600-h/Telaga+Paca+2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162228416444337890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrZOOXjuI/AAAAAAAAAK0/8axdrjFm62U/s400/Telaga+Paca+2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Suatu hari di Talaga Paca&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-4810856703767780565?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/4810856703767780565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=4810856703767780565' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4810856703767780565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4810856703767780565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/hasil-jepretan.html' title='Hasil Jepretan'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6PrXuOXjqI/AAAAAAAAAKU/ncs0luwv50E/s72-c/beauty.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-6831190618542591236</id><published>2008-02-02T11:25:00.000+09:00</published><updated>2008-02-02T11:39:43.324+09:00</updated><title type='text'>KALI YARO MELUAP</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tobelo Selatan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, Hujan yang turun terus menerus beberapa waktu yang lalu telah menyebabkan Kali Yaro meluap. Akibatnya puluhan rumah di Desa Yaro dan Leleoto tergenang air setinggi lutut orang dewasa. Hal ini doperparah dengan tersumbatnya selokan-selokan  sehingga menyumbat aliran air. Kali Yaro sendiri tidak memiliki dinding pelindung di sekitar desa Yaro sehingga air dengan leluasa meluap ketika banjir bandang dari hulu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masyarakat harus mewaspadai fenomena ini karena bisa saja terjadi banjir yang lebih besar lagi dan mengakibatkan kerugian yang lebih banyak.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-6831190618542591236?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/6831190618542591236/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=6831190618542591236' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6831190618542591236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6831190618542591236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/02/kali-yaro-meluap.html' title='KALI YARO MELUAP'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-5006580869183692097</id><published>2008-01-30T16:50:00.000+09:00</published><updated>2008-01-31T10:18:31.049+09:00</updated><title type='text'>Kupas Tuntas "GRAND STRATEGI" Halmahera Utara</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6EhAeOXjoI/AAAAAAAAAKE/g6uAtkYZEgQ/s1600-h/im_dpn.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161442939940343426" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6EhAeOXjoI/AAAAAAAAAKE/g6uAtkYZEgQ/s400/im_dpn.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Dalam rangka mendukung program Pemerintah Daerah “Halut Go International 2010”, beberapa waktu yang lalu Bupati Hein Namotemo, MSP telah mencanangkan 5 (lima) langkah yang menjadi Grand Strategi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Grand Strategi ini sekaligus untuk menyukseskan &lt;strong&gt;visi &lt;/strong&gt;Kabupaten sebagai &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kabupaten Kelapa Indonesia&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, serta &lt;strong&gt;misi&lt;/strong&gt; untuk &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Mewujudkan Halmahera Utara Sejahtera dan Berbudaya&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Grand Strategi yang telah dicanangkan ini diharapkan menjadi pedoman kerja bagi seluruh masyarakat, khususnya SKPD (Dinas/Badan/Kantor) dalam menyusun program kerjanya. Selain itu bagi masyarakat sebagai kontrol bagi jalannya pemerintahan ke depan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Kelima Grand Strategi tersebut adalah :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;I. Mewujudkan Kepemerintahan yang Enterpreneur &lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;(Sasaran Bidang Pemerintahan)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Seluruh SKPD menerapkan standar operasional pelayanan publik dengan kinerja yang terukur dan terintegrasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Kantor pelayanan satu pintu (OSS) menerapkan sistem online dengan seluruh SKPD dan memberikan pelayanan investasi dalam satu paket yang konkrit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Setiap aparatur memiliki kompetensi sesuai bidangnya dan memiliki pola pengembangan karir yang jelas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Seluruh masyarakat memperoleh kepastian hukum dalam menjalankan aktifitasnya secara aman dan damai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;II. Menumbuhkembangkan Ekonomi Rakyat Berbasis Komoditas Unggulan (Sasaran Bidang Perekonomian)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Halmahera Utara menjadi produsen VCO terbesar di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Setiap kecamatan memiliki komoditas unggulan yang didukung fasilitas pembiayaan, pemasaran dan pendampingan kewirausahaan serta teknologi produksi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Setiap kecamatan memiliki pasar yang mampu menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dan input produksi dengan harga terjangkau serta fasilitas pemasaran bagi produk unggulan daerah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Setiap desa memiliki penyuluh lapangan, pendamping kewirausahaan yang efektif memajukan potensi desanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Halmahera Utara memiliki kampung wisatawan dengan infrastruktur pariwisata yang memadai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;III. Meningkatkan Kualitas SDM (Sasaran Bidang SDM)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Seluruh anak usia sekolah menyelesaikan pendidikan minimal SLTA dan menguasai Bahasa Inggris, Komputer dan kewirausahaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Keluarga miskin mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan sampai dengan SLTA secara Gratis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Seluruh desa menjadi Desa Siaga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Rumah sakit, puskesmas serta jaringannya memenuhi standar mutu dan dapat menjangkau/dijangkau masyarakat di wilayahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Seluruh keluarga sadar gizi dan menerapkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Setiap wilayah memiliki sentra pelatihan produksi sesuai komoditas unggulan wilayahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;IV. Mendayagunakan Teknologi Tepat Guna yang Mutakhir Dalam Pengolahan dan Pemasaran Komoditas Unggulan (Sasaran Bidang Teknologi)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Setiap sentra produksi menerapkan teknologi tepat guna termaju dan ramah lingkungan dalam menghasilkan komoditas unggulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Pengelolaan tata niaga komoditas unggulan menerapkan kemajuan teknologi terbaru baik dalam pengolahan maupun dalam pemasaran komoditas unggulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;V. Membangun Infrastruktur yang Handal (Sasaran Bidang Infrastruktur)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Seluruh pembagunan dilaksanakan berdasarkan RT/RW yang berbasis pariwisata dan agroindustri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Seluruh sentra produksi memiliki sarana dan prasarana transportasi, listrik, air bersih, dan irigasi yang handal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Setiap kawasan pemukiman memiliki air bersih, sistem sanitasi, drainase, listrik, dan bebas dari pencemaran lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Sampai sejauh mana aplikasi dari Grand Strategi ini telah dijalankan..??&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;To Be Continued……&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-5006580869183692097?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/5006580869183692097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=5006580869183692097' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5006580869183692097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5006580869183692097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/01/kupas-tuntas-grand-strategi-halmahera.html' title='Kupas Tuntas &quot;GRAND STRATEGI&quot; Halmahera Utara'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R6EhAeOXjoI/AAAAAAAAAKE/g6uAtkYZEgQ/s72-c/im_dpn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-3101169216686656034</id><published>2008-01-29T17:24:00.000+09:00</published><updated>2008-01-30T12:51:11.851+09:00</updated><title type='text'>Jalan Berliku Anak Kemusuk</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R57pYOOXjkI/AAAAAAAAAJU/SoVAE25HM8w/s1600-h/Soeharto.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160818825357659714" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R57pYOOXjkI/AAAAAAAAAJU/SoVAE25HM8w/s400/Soeharto.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;em&gt;from milis unhas.yahoogroups&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;==================&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Indonesia pada masa Orde Baru adalah antitesis kehidupan Soeharto di masa kecil.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Saya mengalami banyak penderitaan yang tidak mungkin dialami oleh orang-orang lain," ujar Soeharto dalam otobiografinya. Kehidupan Soeharto memang suram: terlahir dari orangtua yang bercerai dan harus hidup berpindah-pindah asuhan semasa belia sampai dengan remaja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bahkan sekalipun diukur dari standar kehidupan keluarga di Jawa pada masa itu, ketika perceraian dianggap hal biasa, hidup Soeharto terlalu nelangsa untuk dibandingkan dengan yang lain. Kedua orangtua Soeharto, Kertosudiro dan Sukirah bercerai selang lima minggu setelah kelahirannya pada 8 Juni 1921. Ayahnya menikah lagi, begitu juga dengan Sukirah dua tahun setelah perceraiannya. Praktis untuk beberapa lamanya Soeharto tumbuh tanpa didampingi ayahnya. Sementara Sukirah yang mungkin mengalami kelelahan mental selama proses melahirkan dan perceraian yang tiba-tiba, menderita tekanan psikis yang cukup berat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam pengertian kedokteran zaman kini kemungkinan ia menderita &lt;em&gt;baby blues syndrom&lt;/em&gt;, hal itu pula yang membuatnya meninggalkan Soeharto yang baru berusia 40 hari untuk pergi bertapa ngebleng selama beberapa hari.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sukirah yang "hilang" itu membuat panik keluarga, tujuh hari kemudian ia ditemukan dalam keadaan lemah pada sebuah rumah di dusun Kemusuk. Keadaan fisik dan psikis demikian membuat Sukirah tak mampu merawat anaknya. Keluarga kemudian memutuskan supaya Soeharto diasuh oleh kakak perempuan Kertosudiro, istri dari Kromodiwiryo, bidan yang membantu proses persalinan Sukirah. Pada usia empat tahun Soeharto kembali diasuh oleh ibunya yang kini telah menikah lagi. Paling tidak sampai menginjak masa remaja, Soeharto selalu mengalami tarik-ulur asuhan antara keluarga ayahnya dengan ibunya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu periode "gelap" dalam sejarah kehidupan Soeharto yaitu soal asal-usulnya sendiri. Ketidakjelasan riwayat Soeharto itu pula yang mendorong awak redaksi Majalah POP di Jakarta menurunkan laporan mengenai asal-usulnya pada 1974. Diberitakan bahwa Soeharto adalah anak dari Padmodipoero, seorang priayi keturunan Hamengkubuwono II yang membuang Soeharto yang berusia enam tahun bersama dengan ibunya kepada seorang penduduk desa Kertorejo. Padmosudiro, ayah Soeharto versi Majalah POP melakukan itu karena harus menikahi putri seorang kepala distrik berpengaruh (RE Elson: 2005, hal 29).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Membaca laporan itu Soeharto berang. Ia mengadakan konferensi pers di Bina Graha, membantah gosip yang diembuskan Majalah POP. Belasan orang tua dan kawan sepermainannya dihadirkan di sana, dan mereka serempak mengatakan bahwa Soeharto adalah anak petani dari desa Kemusuk. Majalah POP lantas dibreidel karena dianggap mengganggu stabilitas nasional dan menciptakan ketidakpercayaan pada pemimpinnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kontroversi mengenai asal usul Soeharto tak berhenti di sana. Versi resmi yang mengutip langsung keterangan Soeharto pun tidak menyurutkan kebingungan mengenai siapa orang tua Soeharto yang sebenarnya. Melalui OG Roeder dalam The Smiling General Soeharto mengatakan ibu Kertosoediro (nenek Soeharto dari pihak ayah) sebagai bidan yang membantu kelahirannya, pada lain kesempatan Soeharto mengatakan tante dari pihak ayahnyalah yang menolong Sukirah saat melahirkan Soeharto. Semua pernyataan yang membingungkan itu justru datang dari Soeharto sendiri, sehingga semakin mempertebal dugaan bahwa sebetulnya Soeharto lahir dari keluarga yang lebih dari sekadar biasa-biasa saja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;RE Elson dalam biografi politik Soeharto mengatakan gambaran kabur itu menghasilkan sebuah "kesimpulan" bahwa Soeharto adalah anak dari hasil perkawinan di bawah tangan dari seorang pria berstatus sosial cukup tinggi. Ia memprediksi hal itu dengan melihat kenyataan bahwa ayah biologis Soeharto masih bisa mengawasi dia dari jauh dan tetap turut campur tangan secara tidak langsung di dalam mengasuh Soeharto. Alasan lain yang juga memerkuat dugaan bahwa Soeharto bukan orang biasa adalah standar pendidikan yang ditempuhnya terlalu baik untuk ukuran "anak petani" pada masa itu. Satu kabar mengejutkan datang dari Mashuri, mantan tetangga sekaligus sahabat dekat Soeharto, yang mengatakan bahwa ayah biologis Soeharto adalah pedagang kelontong keturunan China.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R57qTeOXjlI/AAAAAAAAAJc/IuTXIBcMnvY/s1600-h/Biografi+soeharto.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160819843264908882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R57qTeOXjlI/AAAAAAAAAJc/IuTXIBcMnvY/s400/Biografi+soeharto.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="justify"&gt;Kehidupan yang penuh penderitaan dan masa kanak-kanak Soeharto yang kurang cemerlang membawa dampak psikologis bagi diri Soeharto. Kelak turut memengaruhi berbagai keputusannya yang menyangkut soal perekonomian dan - terutama - soal anak-anaknya. Ia seperti terobsesi pada kemakmuran yang semata-mata ia persempit maknanya menjadi pemenuhan kebutuhan sandang dan pangan rakyat. Tak aneh jika semasa ia berkuasa, Soeharto menomorsatukan ekonomi ketimbang bidang lainnya. Ia juga tak mau melihat anaknya hidup menderita, sebagaimana yang ia pernah alami semasa kecil.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berbeda dengan Soekarno atau Sjahrir yang sejak dini telah terbiasa membaca buku, Soeharto hanya akrab dengan filsafat Jawa yang ia pelajari dari Kiai Daryatmo di Wuryantoro. Filosofi hidup Soeharto tidak serumit Soekarno atau Sjahrir yang intim dengan pemikiran Karl Marx atau Ernest Renan. Cukup tiga aja: aja kagetan (jangan kaget), aja gumunan (jangan heran) dan aja dumeh (jangan mentang-mentang), Soeharto meniti jalan hidupnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan tiga azimat sakti itu pula ia mengatur strategi ketika meletus peristiwa G.30.S 1965. Kolonel Abdul Latief mengaku telah melapor pada Soeharto perihal akan adanya gerakan dari sebagian perwira Angkatan Darat yang tak puas dengan kepemimpinan beberapa jenderal. Soeharto tidak kaget (aja kagetan), ia tetap menunggu apa yang bakal terjadi keesokan harinya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ternyata sejumlah perwira tinggi diculik pada dini hari 1 Oktober 1965. Melalui Hamid, juru kamera TVRI Soeharto mendapat laporan adanya suara tembakan. Beberapa jam kemudian atas perintah Umar Wirahadikusumah, Letkol. Sadjiman melaporkan kepada Soeharto tentang situasi di sekitar Monas yang dipenuhi tentara tak dikenal. Soeharto yang sudah mengetahui informasi hilangnya para jenderal segera mengumpulkan informasi dan tidak merasa heran dengan kejadian itu (aja gumunan). Ia sadar langkah apa yang harus dilakukanya. Merujuk pada kebiasaan di Angkatan Darat, mana kala Jenderal Yani berhalangan tugas, Soeharto mengambilalih posisi pimpinan Komando Angkatan Darat. Pada saat itulah ia melakoni ajaran ketiga dari Kiai Daryatmo: aja dumeh (jangan mentang-mentang).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jalan berliku yang licin ia tempuh untuk mengambil alih kekuasaan dari tangan Soekarno. Dengan janji sanggup mengatasi keamanan dan keselamatan bangsa, ia meminta surat perintah dari Soekarno untuk melakukan semua itu sekaligus mengatakan pada Soekarno ia akan "mikul dhuwur mendhem jero" (memikul setinggi-tingginya jasa orang tua dan memendam sedalam-dalamnya kesalahan orang tua). Berbekal Surat Perintah Sebelas Maret 1966 itulah Soeharto meraih posisi puncak sebagai presiden. Ia tak bergeming betapa pun Soekarno mengemukakan dalam pidato 17 Agustus 1966 bahwa SP 11 Maret bukan suatu "transfer of sovereignity", bukan peralihan kekuasaan. Para sejarawan menyebut apa yang dilakukan oleh Soeharto itu sebagai kudeta ala Jawa: merangkak pelan, tapi mematikan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah berkuasa jadi presiden, agaknya Soeharto mulai melupakan ajaran guru spiritualnya. Tahun 1974, ketika terjadi huru-hara 15 Januari (Malari), ia menutup beberapa koran termasuk di antaranya Pedoman milik Rosihan Anwar. Saat ditanya oleh Menteri Penerangan Mashuri SH soal bagaimana tindakan terhadap Pedoman, Soeharto menjawab "wis pateni wae!" (sudah, bunuh/tutup saja!). Soeharto menistakan ajaran aja kagetan, karena peristiwa Malari 1974 dan pemberitaan minor tentang ia dan istrinya di Pedoman membuatnya panik dan marah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dresden, 7 April 1995 sekelompok pengunjuk rasa mencaci-maki dan menghalang-halangi rombongan Presiden Soeharto yang sedang berkunjung ke kota itu. Dalam perjalanan udara pulang ke Jakarta ia mengatakan kepada pers "akan menggebuk" mereka yang terlibat aksi itu. Beberapa aktivis ditangkap, termasuk di antaranya Sri Bintang Pamungkas. Soeharto tak mawas diri, ia malah heran mengapa ada orang yang begitu membenci dirinya. Lagi-lagi ia lupa soal ilmu aja gumunan yang sebelumnya ia pegang teguh.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semakin lama ia berkuasa, semakin lupa pula ia menjalankan ajaran terakhir Kiai Daryatmo, aja dumeh. Soeharto menggunakan kekuasaannya untuk memberi izin kepada Tommy Soeharto mengimpor mobil dari Korea tanpa dibebani satu sen pun pajak. Izin itu dituangkan dalam Keputusan Presiden tentang mobil nasional (Keppres) No. 42/ 1996.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Entah karena tulah atau mungkin putaran roda sejarah, kekuasaan Soeharto akhirnya tumbang pada 21 Mei 1998 setelah didahului oleh krisis ekonomi yang menghumbalang Indonesia. Ribuan mahasiwa turun ke jalan menuntut Soeharto mundur. Dan ketika kekuasaannya berada di ujung tanduk, Soeharto teringat kembali pada filosofi Jawa yang ia dapat dari Kiai Daryatmo sekian puluh tahun lalu: &lt;strong&gt;lengser keprabon, mandeg pandhita&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-3101169216686656034?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/3101169216686656034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=3101169216686656034' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3101169216686656034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3101169216686656034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/01/jalan-berliku-anak-kemusuk.html' title='Jalan Berliku Anak Kemusuk'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/R57pYOOXjkI/AAAAAAAAAJU/SoVAE25HM8w/s72-c/Soeharto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-1535308819594234305</id><published>2008-01-19T19:31:00.000+09:00</published><updated>2008-01-22T12:47:27.525+09:00</updated><title type='text'>Little Accident at Bori</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Bori, Kao Utara (18/1). Hari itu saya sedang mengantar dua orang tamu perusahaan kami dari Australia, &lt;strong&gt;Mr. Bryan&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;Mr. Julian Hill&lt;/strong&gt; dari PT. Champion Halmahera Mining yang sehari sebelumnya saya jemput di Ternate. Perjalanan dari Tobelo (Wisma Pelangi Agung) jam 7.30 pagi. Saat melewati desa Pediwang (dermaga) nampak macet, banyak mobil yg parkir takaruang. Setelah tanya-tanya ternyata semua mobil tidak bisa masuk desa Bori karena jalan ditutup oleh beberapa orang masyarakat.&lt;br /&gt;Menurut beberapa sumber, ada warga bori yang meninggal karena ditabrak mobil kijang innova pada minggu 13/1, namun sampai malam penghiburan tidak ada tanggungjawab dari pihak sopir/bos mobil tersebut. Ini membuat mereka marah sehingga melakukan aksi ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Harapan untuk bisa melewati Bori ada ketika petugas kepolisian dari Tobelo tiba di lokasi. Mobil yang kami tumpangi bersama beberapa mobil lainnya "baekor" dibelakang mobil polisi (biasa... panako pe hal too..) namun sampai di ujung kampong, "para" mobil tidak berani terus ke tengah kampong, karena ada "issyu" bahwa "dorang akan lempar bomb ke arah mobil yang coba-coba lewat. Hal ini dibenak saya hanya merupakan luapan kemarahan dan tidak akan terjadi (peledakan bom-red). Seluruh mobil parkir di tepi jalan menunggu kepastian negosiasi polisi dengan pemblokir jalan, namun dari kejauhan saya melihat nampaknya ada ketegangan yang terjadi, dan kemudian "DUAAAAAARRR" bomb rakitan diledakkan, bunyinya benar-benar mengelegar (apalagi bagi saya yang belum pernah dengar suara bomb). semua kucar-kacir menyelamatkan "mobilnya" baru nyawanya...hehehe...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saya bersama Mr. Julian dan Mr. Bryan tetap berdiri di pinggir jalan sambil tetap memikirkan cara untuk bisa melewati Bori, mengingat kedua "Bule" ini harus tiba di Bandara Ternate paling lambat jam 12 siang, sementara waktu sudah menunjukkan pukul 09.30 pagi (kurang lebih 2 jam sudah kami di Bori).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari kejauhan nampak mobil hitam &lt;strong&gt;DG 1&lt;/strong&gt; menuju Bori. Wah, Bupati datang. Pastilah akan aman dan kami bisa lewat. Bapak Hein Namotemo (Bupati) berhenti dan bertanya kepada saya apa yang terjadi. Setelah saya memberitahu beliau menyuruh mobil kami untuk ikut di belakang mobil Bupati. Wah, kami bisa lewat nih, pikirku. Yah, kami bari putar mobil, mobil pak Bupati sudah jauh meninggalkan kami (karna banyak mobil yang parkir, susah putarnya). Kira-kira jarak 100 meter dari lokasi pemblokiran, kami lihat mobil Bupati sudah melewati pemblokiran. Yah..yah... nasib kami gimana nih...?? APESS BENER!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jam 10, Tidak ada jalan lain, kita harus bisa lewati pemblokiran ini. Jalan satu-satunya adalah berbicara dan meminta izin kepada mereka yang memblokir jalan. Dengan sedikit "bersilat kata" dibantu beberapa Polisi, Pak Aziz Bopeng, dan seorang Keluarga di Bori. Akhirnya kami diizinkan untuk lewat. &lt;strong&gt;Thanx Jesus.!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lega rasanya bisa lewat dan Sopirpun memacu mobil secepat kilat ke Sidangoli. Di Sidangoli, sudah ada speedboat yang menunggu karena sudah saya kontak sebelum berangkat dari Tobelo, begitu juga di Ternate, sudah ada mobil Kijang Avanza yang siap di Pelabuhan, mengantar kami ke Bandara. Tiba di bandara Jam 12.05, bersamaan dengan landingnya pesawat Wings Air yang akan ditumpangi kedua Bule ini ke Manado, selanjutnya ke Jakarta dan Australia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selesai deh Tugasku..!!&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekarang saatnya kembali ke Tobelo. Tapi, bagaimana caranya kalo masih ada pemblokiran di Bori?? hah?? tidak terpikirkan sebelumnya. Tapi saya harus balik hari ini juga, bagaimanapun caranya...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;to be continued...&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-1535308819594234305?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/1535308819594234305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=1535308819594234305' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1535308819594234305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1535308819594234305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/01/little-accident-at-bori.html' title='Little Accident at Bori'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-4638461639044720241</id><published>2008-01-07T17:31:00.000+09:00</published><updated>2008-01-07T17:49:44.443+09:00</updated><title type='text'>Tentara Vs Polisi</title><content type='html'>Tobelo - Minggu (6/1/08) subuh terjadi insiden yang melibatkan Tentara dan Polisi. Terjadi kejar-kejaran yang disusul dengan aksi anarkis oknum Polisi yang membacok seorang Tentara.&lt;br /&gt;Sampai hari ini suasana masih tegang. Polisi tidak ada yang berkeliaran, Lalu lintas semrawut, entah apa yang akan terjadi lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aparat keamanan koq adu jotos.. malah sampe perang... apa jadinya negeri kita kalo yg menjaga keamanan malah bikin kacau keamanan... kepada siapa lagi masyarakat harus meminta jaminan keamanan???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanyalah pada Rumput yang Bergoyang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-4638461639044720241?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/4638461639044720241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=4638461639044720241' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4638461639044720241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4638461639044720241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2008/01/tentara-vs-polisi.html' title='Tentara Vs Polisi'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-7356144271007208454</id><published>2007-12-27T14:57:00.000+09:00</published><updated>2007-12-27T14:59:25.145+09:00</updated><title type='text'>Cek Nama Jepangmu</title><content type='html'>&lt;p&gt;My Japanese name is &lt;b&gt;Daisetsu Karamorita&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/&lt;a"&gt;Take&lt;/a&gt; The Original Japanese Name Generator by Shu today!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;Created with &lt;a href="http://www.blogger.com/&lt;a"&gt;Rum&lt;/a&gt; and Monkey&lt;/a&gt;'s &lt;a href="http://www.blogger.com/&lt;a"&gt;Name&lt;/a&gt; Generator Generator&lt;/a&gt;.&lt;/small&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-7356144271007208454?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/7356144271007208454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=7356144271007208454' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7356144271007208454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7356144271007208454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/12/cek-nama-jepangmu.html' title='Cek Nama Jepangmu'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-3234411150420746163</id><published>2007-12-27T13:51:00.000+09:00</published><updated>2007-12-27T13:58:13.030+09:00</updated><title type='text'>Puskesmas Perairan di Halmahera Utara</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tobelo - Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, meluncurkan Puskesmas Keliling Perairan sejak awal tahun 2007 untuk melayani kesehatan masyarakat di daerah pesisir dan pulau-pulau terpencil. Kapal kesehatan itu mampu menjangkau masyarakat daerah terpencil yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan yang layak. Puskesmas perairan sangat sesuai untuk daerah kepulauan.&lt;br /&gt;Hengky Giamto Khosuma, Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Utara, mengatakan, kapal puskesmas tersebut dilengkapi ruang tunggu, ruang periksa, dan ruang bedah. Peralatan yang ada juga di atas standar puskesmas biasa.&lt;br /&gt;Pelayanan kesehatan dilakukan oleh seorang dokter dan tiga perawat. Saat ini, kapal bernama Mini Lega itu baru menjangkau 30 persen wilayah Halmahera Utara yang terisolasi.&lt;br /&gt;"Selama ini masyarakat di pulau-pulau terpencil dan pesisir terkendala jarak yang sangat jauh dan biaya transportasi yang mahal," kata Hengky.&lt;br /&gt;Di Halmahera Utara yang berhadapan dengan Samudra Pasifik, transportasi antardesa hanya menggunakan katinting dan longboat, dua jenis perahu kecil bermotor. Saat musim gelombang dan cuaca buruk, keduanya tak dapat diandalkan. Kondisi lebih buruk dialami warga yang wilayahnya berbatasan dengan Filipina dan Republik Palau.&lt;br /&gt;Daerah itu tidak terlayani oleh 12 puskesmas dan 46 puskesmas pembantu di Halmahera Utara. Ketersediaan dokter pun masih minim, hanya 52 dokter dengan empat di antaranya dokter gigi dan tiga dokter spesialis.&lt;br /&gt;"Kunjungan ke desa-desa terpencil tidak bisa hanya satu-dua jam. Kami harus melayani semua masyarakat sebelum melanjutkan pelayanan ke desa lain. Kalau ada yang perlu diinfus, kami bawa berkeliling, dan jika ada yang harus dirujuk ke rumah sakit kapal, kami kembali ke Tobelo baru melanjutkan pelayanan," ujar Hengky.&lt;br /&gt;Kepala Puskesmas Keliling Perairan Donny Makangiras mengatakan, kapal kesehatan membuat layanan kepada masyarakat lebih efektif karena bisa cepat bergerak dan mampu menjangkau daerah-daerah terpencil.&lt;br /&gt;Dari pengalamannya melayani masyarakat di pulau-pulau terpencil, Donny melihat masyarakat sudah pasrah pada keadaan. Bila ada yang sakit parah, mereka tidak berusaha mencari pengobatan. Itu karena layanan kesehatan sangat sulit dijangkau.&lt;br /&gt;"Ada anak kecil yang kakinya bengkak dan setelah dibedah, nanahnya 0,5 liter. Ada juga yang menstruasi tak kunjung berhenti akibat kanker rahim. Semua masalah kesehatan itu diterima sebagai nasib dan tidak ada yang ribut," ujar Donny.&lt;br /&gt;Melalui Puskesmas Keliling Perairan, masyarakat diajak untuk lebih sadar akan pentingnya kesehatan, lebih kritis terhadap gejala kesehatan yang muncul, sekaligus mendekatkan masyarakat pulau-pulau terpencil dengan tenaga medis.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-3234411150420746163?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/3234411150420746163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=3234411150420746163' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3234411150420746163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3234411150420746163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/12/puskesmas-perairan-di-halmahera-utara.html' title='Puskesmas Perairan di Halmahera Utara'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-4440049651511650847</id><published>2007-11-30T14:57:00.000+09:00</published><updated>2007-11-30T15:39:59.082+09:00</updated><title type='text'>PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS 2007 KAB. HALMAHERA UTARA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;SETELAH MENUNGGU AMAT SANGAT LAMA (PENERIMAAN TERAKHIR FEBRUARI 2006), AKHIRNYA ASA PARA PENCAKER DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA UNTUK MENJADI PE EN ES BISA TERSALURKAN.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;EITS... TAPI MUSTI IKO TESTING DULU COY.... N JANGAN SENANG DULU, TIDAK SEMUA LAKI-LAKI .... EEHH... (LAGU KALEEE...) TIDAK SEMUA PELAMAR BISA DITERIMA.... ADA KUALIFIKASINYA.... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;SEMUANYA AMAT SANGAT TERBATAS... SAYA SAJA TIDAK BISA IKUT COZZ "FORMASINYA" GA ADA... SO BAGI YANG ADA FORMASI PENDIDIKANNYA...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;LETZ GET IT ON...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;..........................................................................................................&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;SYARAT-SYARATNYA :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;1. WNI (ADA KTP)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;2. PENDIDIKAN D2/D3 - S1 (YANG IJAZAH SMU KACIAAAANNN D LOE...)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;3. LAMARAN DITULIS TANGAN DI KERTAS HVS DITUJUKAN KEPADA BUPATI HALMAHERA UTARA DI TOBELO&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;4. JANGAN LUPA COPY IJAZAH TERAKHIR, TRANSKRIP NILAI, AKTA IV(GURU), N SEMUANYA DILEGALIZIR YAA..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;5. FOTO ITAM PUTI 2 LEMBAR, 3X4 METER HEHEHE....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;6. KARTU KUNING (AWAS DAPA 2 KARTU KUNING LANGSUNG KARTU MERAH..)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;7. SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) DARI POLRES HALUT&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;8. SEMUA BERKAS DIMASUKKAN DALAM MAP MERAH UNTUK S1 DAN MAP KUNING UNTUK D2/D3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;9. PENDAFTARAN DIBUKA 30 NOVEMBER 2007 S/D 09 DESEMBER 2008 EEEHHH... 2007&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;.........................................................................................................&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;NAH.. INI DIA FORMASINYA...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;....................................................................................&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;GURU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;S1 FISIKA S1 BIOLOGI S1 KIMIA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;S1 IPS/PPKN S1 IPS/GEOGRAFI S1 IPS/EKONOMI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;S1 IPS/DUNIA USAHA S1 SEJARAH/ANTROPOLOGI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;S1 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA S1 PEND. BAHASA INGGRIS&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;S1 PEND. BAHASA JERMAN D2 PGSD&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;...............................................................................................................&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;TENAGA KESEHATAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;1. DOKTER UMUM (S1 KEDOKTERAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;2. DOKTER AHLI KANDUNGAN (S1 KEDOKTERAN) &lt;span style="font-size:78%;"&gt;MUNGKIN S2 YA... SALAH TULIS TUH PANITIANYA..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;3. DOKTER GIGI (S1 KEDOKTERAN GIGI)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;4. APOTEKER (S1 FARMASI/APOTEKER)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;5. PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT (S1 KESEHATAN MASYARAKAT DAN DIII KESEHATAN LINGKUNGAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;..........................................................................................................................&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;TENAGA TEKNIS&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;1. PERANCANG PERATURAN UU (S1 HUKUM)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;2. AUDITOR (S1 EKONOMI)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;3. TEKNIK JALAN DAN JEMBATAN (S1 TEKNIK GEODESI)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;4. TEKNIK TATA BANGUNAN DAN PERUMAHAN (S1 TEKNIK SIPIL)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;5. PENYULUH PERTANIAN (S1 PERTANIAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;6. PENGAWAS BENIH TANAMAN (D III PERTANIAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;7. PENGAWAS BIBIT TERNAK (S1 PETERNAKAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;8. PENGAWAS MUTU PAKAN (D III PETERNAKAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;9. PENGAWAS KEHUTANAN (S1 KEHUTANAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;10. PENGENDALI EKOSISTEM HUTAN (D III KEHUTANAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;11. PAMONG BUDAYA (S1 SASTRA INGGRIS DAN D III PARIWISATA)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;12. PENGAWAS KESELAMATAN PELAYARAN (D III PELAYARAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;13. PENYULUH PERIKANAN (S1 PERIKANAN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;14. PERANTARA HUBUNGAN INDUSTRIAL (D III MANAJEMEN BISNIS)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;15. PENYULUH PERINDAG (S1 TEKNIK INDUSTRI)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;16. PENGANTAR KERJA ( S1 SOSPOL)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;17. TEKNISI PELAYARAN (S1 TEKNIK MESIN)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;18. PENYULUH PAJAK (D III KEUANGAN DAN D III AKUNTANSI)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;............................................................................................................................&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;DITETAPKAN DI TOBELO,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;26 NOVEMBER 2007&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;..........................................................................................................................&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;AYO BURUAN SEBELUM WAKTUNYA HABIS.... JANGAN LUPA BERDOA DULU BIAR LULUS... N MASING-MASING FORMASI RATA-RATA HANYA UNTUK 1 (SATU) ORANG MAN.... BERJUANGLAH....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;......................................&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;PEACE FROM DARX&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;......................................&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-4440049651511650847?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/4440049651511650847/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=4440049651511650847' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4440049651511650847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4440049651511650847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/11/pengumuman-penerimaan-cpns-2007-kab.html' title='PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS 2007 KAB. HALMAHERA UTARA'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-6089673419246186801</id><published>2007-10-25T16:52:00.000+09:00</published><updated>2007-10-25T17:02:25.475+09:00</updated><title type='text'>Sebuah Energi Besar Bernama CINTA</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saat perasaan melemah, kehilang keyakinan, atau semangat hidup merosot segarkan kembali dengan memahami kata, rasa, dan makna cinta. Banyak yang menyatakan anugerah terbesar yang dimiliki manusia adalah cinta. Sejumlah orang meyakini, hidup ini dibangun dari rasa cinta. Benar, cinta adalah sebuah rasa yang mampu membentuk sikap, sifat, dan pandangan manusia. Cinta bukan sekadar ungkapan rasa terdalam untuk pasangan atau teman hidup. Cinta adalah mind set yang menyertai setiap ucapan yang Anda lontarkan, tindakan yang Anda putuskan, dan sikap yang Anda lakukan. Dengan cinta hidup menjadi begitu berarti, penuh semangat, bahagia, dan penuh harap. Ketika timbunan masalah hidup, ketegangan atas beratnya tanggung jawab, atau motivasi tiba-tiba hilang, untuk mengatasinya cobalah temukan kembali rasa cinta.Rangkuman kata-kata bijak di bawah ini dapatAnda jadikan sebagai salah satu sumber inspirasi untuk menyegarkan dan memperbaiki diri. Setelah menangkap setiap makna yang dikandungnya, mudah-mudahan Anda dapat membangun motivasi untuk menyelesaikan berbagai masalah yang mungkin sedang Anda alami.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125180159893632018" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RyBMM3hW9BI/AAAAAAAAAFc/VNR6fiFFhcM/s400/2+burung.bmp" border="0" /&gt; &lt;div align="justify"&gt;CINTA DIMULAI DAN BERAKHIR DENGAN CARA YANG TIDAK PERNAH KITA PIKIRKAN SEBELUMNYA. CINTA ADALAH SEBUAH PERJUANGAN, SEHINGGA CINTA SELALU TUMBUH. (JAMES A. BALDWIN)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hidup ini memiliki manajemen dan "manajer". Semua telah diatur sedemikian rupa oleh Sang Pencipta. Namun, manusia sepatutnya berusaha, sebelum menerima kejadian yang dipercaya sebagai takdir. Anda tidak akan mengetahui dengan cara apa cinta akan datang. Tapi ada cars jitu agar cinta datang menghampiri Anda. Lakukan setiap hal dengan rasa cinta. Kerjakan semuanya dengan niat dari hati. Tunjukkan bahwa setiap langkah dalam hidup Anda selalu disertai dengan rasa tulus dan ikhlas.Tanpa Anda sadari sikap yang Anda bangun di dalam diri sendiri ini akan mempengaruhi lingkungan dan orang-orang yang berada di dekat Anda. Saat Anda mencintai dan berniat tulus pada apapun yang Anda lakukan-baik dalam kehidupan, pekerjaan, keluarga, atau pergaulan sosial-maka pada saat itulah Anda sedang menamam cinta yang lebih besar. Sebagai buahnya, Anda akan mendapat rasa cinta yang sama atau bahkan lebih besar dari orang-orang di sekitar Anda.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125180164188599330" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RyBMNHhW9CI/AAAAAAAAAFk/-AFlqUheOZQ/s400/baby+2.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;CINTA ADALAH SATU JIWA YANG MENYATUKAN DUA ANAK MANUSIA. (ARISTOTELES)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang bisa membangun kebahagiaan hidup adalah saat Anda mampu mengerti dan menekan ego untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan atau orang lain. Terima bahwa setiap manusia dan semua kejadian yang Anda hadapi adalah unik, satu sama lain tak ada yang sama, dan berbeda dengan Anda. Dengan begitu Anda akan bisa memandang kehidupan tanpa harus mencari perbedaan. Intinya, temukan kesamaan, bangun sebuah pandangan atau nilai baru yang dapat diterima oleh kedua belah pihak-Anda dan lingkungan atau orang yang berada di dekat Anda.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125180172778533954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RyBMNnhW9EI/AAAAAAAAAF0/v5aZBnM50aE/s400/marah.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;TANPA CEMBURU DAN RIAK AMARAH KECIL, ITU BUKAN CINTA. (PEDRO CALDERON DE LA BARCA)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Makin besar rasa cinta yang Anda rasakan, akan makin berat pula cobaan dan masalah yang hares Anda hadapi. Apapun itu, dalam kehidupan rumah tangga, pekerjaan atau lingkungan sosial, masalah bagai sebuah kewajiban yang mau tidak mau tetap akan ada. Ini sangat wajar dan alarm.Tanpa masalah, tak akan ada solusi dan inovasi. Tak ada masalah, berarti tak ada ujian yang bisa menambah kadar cinta Anda. Dan, sedikit cemburu atau amarah kecil merupakan bumbu dan ekspresi yang bisa merefleksikan cinta yang Anda rasakan.Jadi pandanglah masalah, emosi, cemburu, atau amarah sebagai media untuk mengasah ketajaman rasa, tempat di mana Anda bisa belajar menemukan solusi. Sarana untuk menunjukkan betapa hidup yang sudah Anda jalani begitu berarti dan berharga. Hingga pada akhirnya setelah berhasil melewati masalah, Anda akan mensyukuri apa saja yang selama ini telah Anda alarm dan dapatkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;SEBUAH PERNIKAHAN ADALAH TEMPAT DI MANA KITA MENGALAMI JATUH CINTA BERKALI-KALI DENGAN ORANG YANG SAMA. (MIGNON MCLAUGHLIN)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pernikahan adalah bentuk kehidupan dan hubungan yang sangat kompleks. Masalah-masalah dalam rumah tangga sering kali tak pernah terbayangkan pada masa sebelum pernikahan. Untuk menghadapi masalah-masalah rumah tangga yang sering kali terasa rumit, berbekal rasa sayang dan cinta saja tidak cukup. Hal itu harus ditunjang dengan rasa saling pengertian dan memaafkan. Tak akan ada kata menyerah saat berhadapan dengan berbagai masalah rumah tangga bila Anda bisa memosisikan diri dan pasangan sebagai "rekan kerja" yang sejajar.Ingat pula, pasangan adalah teman untuk mempelajari kehidupan dan merasakan kenyataan dalam hidup. Ketika ini bisa terjadi, Anda dan pasangan akan saling menguatkan dan sama-sama belajar. Di saat yang sama, Anda akan merasakan hadirnya cinta baru, sebuah kekaguman lebih pada pasangan. Jika diingat, rasanya akan sama seperti Anda jatuh cinta lagi, Anda pun serasa jatuh cinta berkali-kali dengan orang yang sama. Inilah yang akan mengantarkan Anda pada motivasi besar untuk menyelesaikan setiap masalah yang bermunculan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125180177073501266" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RyBMN3hW9FI/AAAAAAAAAF8/bQOfGm2WELA/s400/cinta04.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;TANPA KEKELIRUAN TIDAK AKAN ADA MASA SALING MEMAAFKAN. TANPA SALING MEMAAFKAN TAK AKAN ADA CINTA. (BUNDA THERESA)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bertindak, bersikap, dan berkatalah dengan cinta. Bermurahlah memberi maaf, memaklumi kesalahan, dan ketidaksempurnaan. Ingat, pada setiap kesalahanlah Anda akan banyak belajar. Kadar kesalahan atau kekeliruan yang terjadi bisa Anda jadikan kesempatan Anda untuk menunjukkan cinta dan pengertian. Saat Anda memaafkan seseorang, pada saat itulah Anda berhasil meluluhkan ego sendiri. Di sinilah Anda mau memperjuangkan rasa cinta. Namun jangan hanya terhenti pada tahap memaafkan. Setelahnya, Anda pun mesti mencari solusi dan berusaha membenahi kesalahan yang pernah terjadi agar tak terulang kekeliruan yang sama untuk kedua kalinya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;MENCINTAI BUKAN HANYA MENCARI SESEORANG YANG TEPAT. MENCINTAI BERARTI BERSEDIA MENCARI SEBUAH PANDANGAN YANG SAMA. (ANTOINE DE SAINT-EXUPERY)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak akan berujung bila Anda sibuk mencari seseorang yang tepat dan sempurna untuk dijadikan teman hidup. Dengan kerangka berpikir seperti itu, yang akan Anda perhatikan hanyalah kekurangan-kekurang an serta sisi negatif dari pasangan.Anda bisa jadi tak peduli atas apa saja yang telah dilakukan pasangan untuk menunjukkan cintanya pada Anda. Mencintai bukanlah mencari, tapi berusaha menerima. Perbedaan pasti akan ada, jika Anda mau mencintai berarti Anda juga akan punya energi untuk menyatukan dua pandangan yang berbeda. Bukan masalah menang atau kalah. Tapi bagaimana mendapatkan sebuah pandangan atau kerangka berpikir baru yang menjadi kesepakatan di antara Anda berdua.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;PELAJARI SEBUAH KETENANGAN DARI SETIAP RUMITNYA DIALOG, PELAJARI PENGERTIAN DARI SETIAP SIFAT EGOIS, DAN PELAJARILAH KEBAIKAN DARI SETIAP HAL BURUK YANG TERJADI. (KAHLIL GIBRAN)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apapun masalah yang terjadi pada Anda, jangan jadikan sebagai alasan untuk menurunkan mood. Sekecil apapun masalahnya, Anda pasti akan mendapatkan pelajaran besar dari sana . Bagaimanapun sengitnya perdebatan yang Anda lakukan dengan orang lain-apalagi pasangan-Anda akan mendapat kesimpulan yang bisa memperkuat keputusan.Saat berhadapan dengan kerasnya prinsip dan pikiran, Anda akan dapat mengasah pengertian dan kemampuan untuk memaklumi. Tak ada masalah yang tidak menyisakan pelajaran dan hikmah berarti. Tetaplah berjalan ke depan untuk menyelesaikan satu per satu permasalahan Anda. Buat semuanya menjadi "sekolah" kepribadian dan kematangan mental untuk Anda.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125180168483566642" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RyBMNXhW9DI/AAAAAAAAAFs/dDUUqnnCnvQ/s400/love3.jpg" border="0" /&gt; &lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;R.J.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-6089673419246186801?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/6089673419246186801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=6089673419246186801' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6089673419246186801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6089673419246186801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/10/sebuah-energi-besar-bernama-cinta.html' title='Sebuah Energi Besar Bernama CINTA'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RyBMM3hW9BI/AAAAAAAAAFc/VNR6fiFFhcM/s72-c/2+burung.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-4598972410508153145</id><published>2007-10-06T14:08:00.000+09:00</published><updated>2007-10-06T14:26:54.368+09:00</updated><title type='text'>Indonesia menunggu datangnya gempa dahsyat lebih dari 9 SR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Baru saja diberitakan oleh TV CNN pada tanggal 17 September 2007 tentang datangnya &lt;strong&gt;Gempa Dahsyat&lt;/strong&gt; yang lebih atau sekitar 9 SR disekitar &lt;strong&gt;Sumatra Barat&lt;/strong&gt;. CNN melakukan peninjauan khusus bersama pemburu Gempa dari CaliforniaTechno logy Institute. Pemburu gempa ini adalah geoloog dari CalTech yang meneliti semua gempa yang muncul di Indonesia terutama Gempa terakhir sekitar 7 SR di Sumbar yang mengakibatkan melipatnya kerak bumi. Akibat dari kerak bumi yang melipat sehingga overlap satu dengan lainnya yang terjadi diwilayah sekitar SumBar, akan memaksa efek balik seperti pegas, karena lipatan ini akan berusaha mengembalikan atau meratakan kerak bumi yang melipat ini seperti ibaratnya pegas yang apabila kita tekuk akan menimbulkan kekuatan yang arahnya sebaliknya dari arah tenaga yang menekuknya untuk kembali ke bentuk semula. Reaksi balik pegas akan terjadi terhadap kerak bumi yang melipat akibat gempa baru2 ini yang besarnya sekitar 7 SR itu, namun reaksi balik pegas ini akan berakibat gempa yang besarnya lebih dari 7 SR (diperkirakan sebesar 9 SR atau lebih). Menurut ahli geologi pemburu gempa ini, gempa yang ditunggu itu akan muncul dalam waktu dekat. Tidak ada yang bisa dilakukan selain mengumumkannya kepada masyarakat luas diwilayah SumBar untuk ber-jaga2 datangnya gempa ini yang kemungkinan akan disertai Tsunami. Persiapan mental dibutuhkan masyarakat agar dengan persiapan yang baik maka datangnya gempa tidak akan menimbulkan kepanikan sehingga jatuh korban yang jauh lebih besar. Kapan tepatnya kedatangan gempa dahsyat ini, sang pemburu gempa sendiri tidak bisa memastikan. Namun sang pemburu gempa ini menyatakan akan tetap mengejar gempa dahsyat ini untuk menyaksikannya sendiri bersama masyarakat. Kalau benar gempa dahsyat ini benar akan muncul, maka gempa ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah bumi ini, karena gempa yang terjadi dalam dongeng Sodom dan Gomora saja hanya berkisar kurang dari 8 SR. Dengan pemberitahuan ini sang pemburu gempa mengharapkan agar berita ini disebarluaskan, sementara katanya pemerintah justru menutupi berita ini untuk mencegah kepanikan. Padahal menurut pemburu gempa ini, berita ini justru harus disebarluaskan sehingga masyarakat bisa mengadakan persiapan yang tidak akan menimbulkan kepanikan. Semoga rekan2 di Indonesia bisa menyebarluaskan berita ini sehingga persiapan2 yang diperlukan bisa dilakukan sesuai dengan petunjuk2 para ahli2 gempa dunia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;So Guys, Lets Pray For Indonesia....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-4598972410508153145?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/4598972410508153145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=4598972410508153145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4598972410508153145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4598972410508153145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/10/indonesia-menunggu-datangnya-gempa.html' title='Indonesia menunggu datangnya gempa dahsyat lebih dari 9 SR'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-2984550067384562749</id><published>2007-10-06T10:04:00.000+09:00</published><updated>2007-10-06T10:09:57.394+09:00</updated><title type='text'>Demo Mahasiswa Padamara</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" width="100%" unselectable="on"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;div align="justify"&gt;(&lt;strong&gt;Tobelo 3/10&lt;/strong&gt;) Mahasiswa Politeknik Perdamaian Halmahera (Padamara) melakukan demonstrasi di Kantor Bupati Halut, menuntut kejelasan status perguruan tinggi mereka pasca penyerahan pengelolaan Padamara dari Yayasan Sanro kepada Pemda Halut. Hal ini dipicu statemen dari DPRD yang mempertanyakan proses penyerahan pengelolaan Padamara yang dilakukan sebelum adanya Perda yang mengatur itu. Mahasiswa  ditemui Sekda &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ir. Frans Manery &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;yang pada kesempatan itu menjelaskan bahwa status Politeknik Padamara sudah jelas karna telah diserahkan kepada Pemda, walaupun belum didahului oleh Perda. Pada kesempatan yang sama, Kabag Hukum Setda Halut &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Wellem Manery &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;menjelaskan bahwa Ranperda tentang penyerahan Padamara tengah digodok oleh Tim dari Padamara. Polemik tentang penyerahan pengelolaan Padamara memang mengundang tanda tanya masyarakat tentang bagaimana nasib Padamara kedepan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr hb_tag="1" unselectable="on"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-2984550067384562749?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/2984550067384562749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=2984550067384562749' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2984550067384562749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/2984550067384562749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/10/demo-mahasiswa-padamara.html' title='Demo Mahasiswa Padamara'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-1372151065782993994</id><published>2007-10-04T15:59:00.000+09:00</published><updated>2007-10-04T16:01:47.342+09:00</updated><title type='text'>Warga Morotai Sambut Gembira Rekomendasi Bupati</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Surat rekomendasi pemekaran Kabupaten Morotai akhirnya diserahkan Bupati Halmahera Utara di Tobelo, Maluku Utara, Kamis (19/4). Rekomendasi itu disambut gembira sekitar 2.000 warga Morotai yang datang ke Tobelo.&lt;br /&gt;Bupati Halmahera Utara Hein Namotemo menyerahkan surat rekomendasi dalam acara peresmian rumah adat Hibualamo. Surat diterima oleh Camat Morotai Selatan Lukman Syarif Bajak mewakili warga Morotai. Acara itu juga dihadiri Camat Morotai Selatan Barat, Morotai Jaya, Morotai Timur, dan Morotai Utara.&lt;br /&gt;Terkait rekomendasi itu, masyarakat sempat menghentikan aktivitas pemerintahan dan pendidikan di seluruh Morotai tanggal 26 Maret-11 April lalu. Boikot berakhir setelah Bupati Hein Namotemo berjanji mengeluarkan rekomendasi tanggal 19 April. "Mereka berharap proses bisa cepat dilanjutkan," kata Lukman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pembahasan usulan pemekaran Morotai sempat terhenti di Komisi II DPR karena belum ada rekomendasi dari Bupati Halmahera Utara. Macetnya pembahasan itu memicu demonstrasi warga sehingga memboikot pemerintahan dan pendidikan.&lt;br /&gt;"Pansus dan tim dari eksekutif harus segera ke Jakarta untuk membahas pemekaran Morotai. Jangan sampai pembahasan pemekaran tertunda oleh Pemilu 2009, karena paling tidak pembahasan baru bisa dilakukan lagi dua tahun setelah pemilu," kata Asrun Padoma, warga Daruba, Morotai Selatan.&lt;br /&gt;Ketua Pansus Pemekaran Morotai Mochtar Balakum mengatakan, Sekretaris DPRD, Kepala Bagian Pemerintahan Halmahera Utara, dan pansus pemekaran akan bertemu dengan Gubernur dan DPRD Maluku Utara untuk membahas pemekaran Morotai, Jumat pagi ini. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.yipd.or.id/%22http:/www.kompas.co.id/kompas-cetak/0704/20/daerah/3468010.htm/%22"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0704/20/daerah/3468010.htm&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-1372151065782993994?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/1372151065782993994/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=1372151065782993994' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1372151065782993994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1372151065782993994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/10/warga-morotai-sambut-gembira.html' title='Warga Morotai Sambut Gembira Rekomendasi Bupati'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-5504067398523380413</id><published>2007-10-04T15:27:00.000+09:00</published><updated>2007-10-04T15:33:46.553+09:00</updated><title type='text'>Jalan-Jalan Ke Pulau Maitara</title><content type='html'>&lt;p align="left"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RwSJEB8VZOI/AAAAAAAAAEg/QFl9LEuOLfQ/s1600-h/ternate.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5117365778933703906" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RwSJEB8VZOI/AAAAAAAAAEg/QFl9LEuOLfQ/s400/ternate.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pulau Maitara, pulau yang gambarnya bisa kita lihat sehari2, dimana saja di Indonesia. Tau kenapa? karena gambarnya ada di lembaran duit seribu-an. Pulau Maitara dan Tidore. Ga percaya? coba aja liat sekarang...&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selengkapnya di &lt;a href="http://ternate.popsick.com/"&gt;http://ternate.popsick.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-5504067398523380413?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/5504067398523380413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=5504067398523380413' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5504067398523380413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5504067398523380413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/10/jalan-jalan-ke-pulau-maitara.html' title='Jalan-Jalan Ke Pulau Maitara'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RwSJEB8VZOI/AAAAAAAAAEg/QFl9LEuOLfQ/s72-c/ternate.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-7135720683361830312</id><published>2007-09-27T17:03:00.000+09:00</published><updated>2007-09-27T17:09:23.917+09:00</updated><title type='text'>Nelson Tansu, Profesor Termuda asal Indonesia di Lehigh University, AS</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jago Seminar di Mancanegara, tapi Dikira Mahasiswa S-1 Banyak orang di berbagai penjuru dunia yang berusaha menggapai mimpi Amerika. Salah seorang yang berhasil merengkuhnya adalah warga negara Indonesia. Dia bernama Nelson Tansu. Di AS, dia termasuk ilmuwan ternama dengan tiga hak paten di tangannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;NAMA lengkapnya adalah Prof Nelson Tansu PhD. Setahun lalu, ketika baru berusia 25 tahun, dia diangkat menjadi guru besar (profesor) di Lehigh University, Bethlehem, Pennsylvania 18015, USA. Usia yang tergolong sangat belia dengan statusnya tersebut.&lt;br /&gt;Kini, ketika usianya menginjak 26 tahun, Nelson tercatat sebagai profesor termuda di universitas bergengsi wilayah East Coast, Negeri Paman Sam, itu. Sebagai dosen muda, para mahasiswa dan bimbingannya justru rata-rata sudah berumur. Sebab, dia mengajar tingkat master (S-2), doktor (S-3), bahkan post doctoral.&lt;br /&gt;Prestasi dan reputasi Nelson cukup berkibar di kalangan akademisi AS. Puluhan hasil risetnya dipublikasikan di jurnal-jurnal internasional. Dia sering diundang menjadi pembicara utama dan penceramah di berbagai seminar. Paling sering terutama menjadi pembicara dalam pertemuan-pertemuan intelektual, konferensi, dan seminar di Washington DC. Selain itu, dia sering datang ke berbagai kota lain di AS. Bahkan, dia sering pergi ke mancanegara seperti Kanada, sejumlah negara di Eropa, dan Asia.&lt;br /&gt;Yang mengagumkan, sudah ada tiga penemuan ilmiahnya yang dipatenkan di AS, yakni bidang semiconductor nanostructure optoelectronics devices dan high power semiconductor lasers. Di tengah kesibukannya melakukan riset-riset lainnya, dua buku Nelson sedang dalam proses penerbitan. Bukan main. Kedua buku tersebut merupakan buku teks (buku wajib pegangan, Red) bagi mahasiswa S-1 di Negeri Paman Sam.&lt;br /&gt;Karena itu, Indonesia layak bangga atas prestasi anak bangsa di negeri rantau tersebut. Lajang kelahiran Medan, 20 Oktober 1977, itu sampai sekarang masih memegang paspor hijau berlambang garuda. Kendati belum satu dekade di AS, prestasinya sudah segudang. Ke mana pun dirinya pergi, setiap ditanya orang, Nelson selalu mengenalkan diri sebagai orang Indonesia. Sikap Nelson itu sangat membanggakan di tengah banyak tokoh kita yang malu mengakui Indonesia sebagai tanah kelahirannya.&lt;br /&gt;"Saya sangat cinta tanah kelahiran saya. Dan, saya selalu ingin melakukan yang terbaik untuk Indonesia," katanya, serius.&lt;br /&gt;Di Negeri Paman Sam, kecintaan Nelson terhadap negerinya yang dicap sebagai terkorup di Asia tersebut dikonkretkan dengan memperlihatkan ketekunan serta prestasi kerjanya sebagai anak bangsa. Saat berbicara soal Indonesia, mimik pemuda itu terlihat sungguh-sungguh dan jauh dari basa-basi.&lt;br /&gt;"Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan merupakan bangsa yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa besar lainnya. Tentu saja jika bangsa kita terus bekerja keras," kata Nelson menjawab koran ini.&lt;br /&gt;Dia adalah anak kedua di antara tiga bersaudara buah pasangan Iskandar Tansu dan Lily Auw yang berdomisili di Medan, Sumatera Utara. Kedua orang tua Nelson adalah pebisnis percetakan di Medan. Mereka adalah lulusan universitas di Jerman. Abang Nelson, Tony Tansu, adalah master dari Ohio, AS. Begitu juga adiknya, Inge Tansu, adalah lulusan Ohio State University (OSU). Tampak jelas bahwa Nelson memang berasal dari lingkungan keluarga berpendidikan.&lt;br /&gt;Posisi resmi Nelson di Lehigh University adalah assistant professor di bidang electrical and computer engineering. Di AS, itu merupakan gelar untuk guru besar baru di perguruan tinggi. "Walaupun saya adalah&lt;br /&gt;profesor di jurusan electrical and computer engineering, riset saya sebenarnya lebih condong ke arah fisika terapan dan quantum electronics," jelasnya.&lt;br /&gt;Sebagai cendekiawan muda, dia menjalani kehidupannya dengan tiada hari tanpa membaca, menulis, serta melakukan riset. Tentunya, dia juga menyiapkan materi serta bahan kuliah bagi para mahasiswanya. Kesibukannya tersebut, jika meminjam istilah di Amerika, bertumpu pada tiga hal. Yakni, learning, teaching, and researching. Boleh jadi, tak ada waktu sedikit pun yang dilalui Nelson dengan santai. Di sana, 24 jam sehari dilaluinya dengan segala aktivitas ilmiah. Waktu yang tersisa tak lebih dari istirahat tidur 4-5 jam per hari.&lt;br /&gt;Anak muda itu memang enak diajak mengobrol. Idealismenya berkobar-kobar dan penuh semangat. Layaknya profesor Amerika, sosok Nelson sangat bersahaja dan bahkan suka merendah. Busana kesehariannya juga tak aneh-aneh, yakni mengenakan kemeja berkerah dan pantalon.&lt;br /&gt;Sekilas, dia terkesan pendiam. Pengetahuan dan bobotnya sering tersembunyi di balik penampilannya yang seperti tak suka bicara. Tapi, ketika dia mengajar atau berbicara di konferensi para intelektual, jati diri akademisi Nelson tampak. Lingkungan akademisi, riset, dan kampus memang menjadi dunianya. Dia selalu peduli pada kepentingan serta dahaga pengetahuan para mahasiswanya di kampus.&lt;br /&gt;Ada yang menarik di sini. Karena tampangnya yang sangat belia, tak sedikit insan kampus yang menganggapnya sebagai mahasiswa S-1 atau program master. Dia dikira sebagai mahasiswa umumnya. Namun, bagi yang mengenalnya, terutama kalangan universitas atau jurusannya mengajar, begitu bertemu dirinya, mereka selalu menyapanya hormat: Prof Tansu.&lt;br /&gt;"Di semester Fall 2003, saya mengajar kelas untuk tingkat PhD tentang physics and applications of photonics crystals. Di semester Spring 2004, sekarang, saya mengajar kelas untuk mahasiswa senior dan master tentang semiconductor device physics. Begitulah," ungkap Nelson menjawab soal kegiatan mengajarnya.&lt;br /&gt;September hingga Desember atau semester Fall 2004, jadwal mengajar Nelson sudah menanti lagi. Selama semester itu, dia akan mengajar kelas untuk tingkat PhD tentang applied quantum mechanics for semiconductor nanotechnology.&lt;br /&gt;"Selain mengajar kelas-kelas di universitas, saya membimbing beberapa mahasiswa PhD dan post-doctoral research fellow di Lehigh University ini," jelasnya saat ditanya mengenai kesibukan lainnya di kampus.&lt;br /&gt;Nelson termasuk individu yang sukses menggapai mimpi Amerika (American dream). Banyak imigran dan perantau yang mengadu nasib di negeri itu dengan segala persaingannya yang superketat. Di Negeri Paman Sam tersebut, ada cerita sukses seperti aktor yang kini menjadi Gubernur California Arnold Schwarzenegger yang sebenarnya adalah imigran asal Austria. Kemudian, dalam Kabinet George Walker Bush sekarang juga ada imigrannya, yakni Menteri Tenaga Kerja Elaine L. Chao. Imigran asal Taipei tersebut merupakan wanita pertama Asian-American yang menjadi menteri selama sejarah AS.&lt;br /&gt;Negara Superpower tersebut juga sangat baik menempa bakat serta intelektual Nelson. Lulusan SMA Sutomo 1 Medan itu tiba di AS pada Juli 1995. Di sana, dia menamatkan seluruh pendidikannya mulai S-1 hingga S-3 di University of Wisconsin di Madison. Nelson menyelesaikan pendidikan S-1 di bidang applied mathematics, electrical engineering, and physics. Sedangkan untuk PhD, dia mengambil bidang electrical engineering.&lt;br /&gt;Dari seluruh perjalanan hidup dan karirnya, Nelson mengaku bahwa semua suksesnya itu tak lepas dari dukungan keluarganya. Saat ditanya mengenai siapa yang paling berpengaruh, dia cepat menyebut kedua orang tuanya dan kakeknya. "Mereka menanamkan mengenai pentingnya pendidikan sejak saya masih kecil sekali," ujarnya.&lt;br /&gt;Ada kisah menarik di situ. Ketika masih sekolah dasar, kedua orang tuanya sering membanding-bandingkan Nelson dengan beberapa sepupunya yang sudah doktor. Perbandingan tersebut sebenarnya kurang pas. Sebab, para sepupu Nelson itu jauh di atas usianya. Ada yang 20 tahun lebih tua. Tapi, Nelson kecil menganggapnya serius dan bertekad keras mengimbangi sekaligus melampauinya. Waktu akhirnya menjawab imipian Nelson tersebut.&lt;br /&gt;"Jadi, terima kasih buat kedua orang tua saya. Saya memang orang yang suka dengan banyak tantangan. Kita jadi terpacu, gitu," ungkapnya.&lt;br /&gt;Nelson mengaku, mendiang kakeknya dulu juga ikut memicu semangat serta disiplin belajarnya. "Almarhum kakek saya itu orang yang sangat baik, namun agak keras. Tetapi, karena kerasnya, saya malah menjadi lebih tekun dan berusaha sesempurna mungkin mencapai standar tertinggi dalam melakukan sesuatu," jelasnya.&lt;br /&gt;Sisihkan 300 Doktor AS, tapi Tetap Rendah Hati Nelson Tansu menjadi fisikawan ternama di Amerika. Tapi, hanya sedikit yang tahu bahwa guru besar belia itu berasal dari Indonesia. Di sejumlah kesempatan, banyak yang menganggap Nelson ada hubungan famili dengan mantan PM Turki Tansu Ciller. Benarkah?&lt;br /&gt;NAMA Nelson Tansu memang cukup unik. Sekilas, sama sekali nama itu tidak mengindikasikan identitas etnis, ras, atau asal negeri tertentu. Karena itu, di Negeri Paman Sam, banyak yang keliru membaca, mengetahui, atau berkenalan dengan profesor belia tersebut.&lt;br /&gt;Malah ada yang menduga bahwa dia adalah orang Turki. Dugaan itu muncul jika dikaitkan dengan hubungan famili Tansu Ciller, mantan perdana menteri (PM) Turki. Beberapa netters malah tidak segan-segan mencantumkan nama dan kiprah Nelson ke dalam website Turki. Seolah-olah mereka yakin betul bahwa fisikawan belia yang mulai berkibar di lingkaran akademisi AS itu memang berasal dari negerinya Kemal Ataturk.&lt;br /&gt;Ada pula yang mengira bahwa Nelson adalah orang Asia Timur, tepatnya Jepang atau Tiongkok. Yang lebih seru, beberapa universitas di Jepang malah terang-terangan melamar Nelson dan meminta dia "kembali" mengajar di Jepang. Seakan-akan Nelson memang orang sana dan pernah mengajar di Negeri Sakura itu.&lt;br /&gt;Dilihat dari nama, wajar jika kekeliruan itu terjadi. Begitu juga wajah Nelson yang seperti orang Jepang. Lebih-lebih di Amerika banyak profesor yang keturunan atau berasal dari Asia Timur dan jarang-jarang memang asal Indonesia. Nelson pun hanya senyum-senyum atas segala kekeliruan terhadap dirinya.&lt;br /&gt;"Biasanya saya langsung mengoreksi. Saya jelaskan ke mereka bahwa saya asli Indonesia. Mereka memang agak terkejut sih karena memang mungkin jarang ada profesor asal aslinya dari ...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(Sayangnya dia bukan dari Halmahera Utara)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-7135720683361830312?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/7135720683361830312/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=7135720683361830312' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7135720683361830312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7135720683361830312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/09/nelson-tansu-profesor-termuda-asal.html' title='Nelson Tansu, Profesor Termuda asal Indonesia di Lehigh University, AS'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-6342490278710792210</id><published>2007-07-27T10:11:00.000+09:00</published><updated>2007-07-27T10:47:35.658+09:00</updated><title type='text'>Kabar dari Tobelo</title><content type='html'>Kamis, 26 Juli 2007 Kota Tobelo dikejutkan oleh Gempa berkekuatan sekitar 6,6 SR. Menurut BMG, pusat gempa berada pada 2,89 LU - 127,33 BT, pada kedalaman 57 km dan terjadi pada 234 km arah barat laut Ternate, Maluku Utara. Gempa terasa di Ternate, Tobelo sampai Labuha.&lt;br /&gt;Di Tobelo hampir seluruh warga kota berhamburan di luar rumahnya masing-masing.. Seraya saya mengingat Simulasi TsuNami yg digelar beberapa bulan yang lalu..saya melihat anak-anak sebuah sekolah dasar yang berlari ke arah lapangan kemudian "&lt;strong&gt;&lt;em&gt;bapalaka&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;" di tengah lapangan. Terasa lucu, namun ini adalah tindakan spontan yang sangat beralasan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Darius melaporkan dari Tobelo, Halmahera Utara...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-6342490278710792210?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/6342490278710792210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=6342490278710792210' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6342490278710792210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/6342490278710792210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/07/kabar-dari-tobelo.html' title='Kabar dari Tobelo'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-893644104764047563</id><published>2007-06-10T13:06:00.000+09:00</published><updated>2007-06-10T13:09:12.010+09:00</updated><title type='text'>Tobelo Idol &amp; Tobelo 3on3 BasketBall</title><content type='html'>Untuk mengisi libur panjang, Beberapa anak muda kreatif Tobelo menyelenggarakan Ajang kreatifitas pemuda-pemudi Tobelo dengan Tajuk &lt;strong&gt;Tobelo Idol &amp; Tobelo 3on3 BasketBall.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ajang ini akan diselenggarakan pada 26-30 Juni 2007, bertempat pada Aula Hibualamo dan Lapangan Basket SMP N 1 Tobelo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nantikan info selanjutnya......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-893644104764047563?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/893644104764047563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=893644104764047563' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/893644104764047563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/893644104764047563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/06/tobelo-idol-tobelo-3on3-basketball.html' title='Tobelo Idol &amp; Tobelo 3on3 BasketBall'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-5675590888317535329</id><published>2007-05-16T10:46:00.000+09:00</published><updated>2007-05-16T10:54:11.780+09:00</updated><title type='text'>Persikota Juara III</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Persikota&lt;/strong&gt; Tidore akhirnya memastikan diri sebagai Juara 3 Open Tournament Jiko Makolano Cup I kemarin 15/5, setelah mengkandaskan PS. Malifut 3 gol tanpa balas. Dengan demikian Persikota Tidore berhak atas hadiah piala tetap dan bonus Rp. 25 juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pablo Arevalo&lt;/strong&gt; semakin memantapkan posisinya sebagai Top Scorer dengan tambahan 1 gol menjadi 12 gol, dan akan mendapatkan hadiah piala tetap dan bonus Rp. 2,5 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu PS. Malifut harus puas di posisi 4 dan mendapatkan hadiah pila tetap dan bonus Rp. 10 juta. "&lt;em&gt;Sebagai kuda hitam, merupakan suatu prestasi bagi Malifut bisa lolos ke 4 besar&lt;/em&gt;". demikian ungkap seorang pendukung Malifut.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Continued...&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-5675590888317535329?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/5675590888317535329/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=5675590888317535329' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5675590888317535329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/5675590888317535329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/05/persikota-juara-iii.html' title='Persikota Juara III'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-4748097398458785425</id><published>2007-05-15T15:35:00.000+09:00</published><updated>2007-05-15T16:15:38.962+09:00</updated><title type='text'>Lanjutan Jiko Makolano Cup I</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Babak penyisihan Open Tournament Jiko Makolano Cup I telah berakhir, 8 klub memastikan tempat di perempat final (8 besar). Tobelo meloloskan 3 timnya, &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Persitob A, Persitob B dan PS. Tobelo Selatan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Sedangkan lima tim lainnya adalah &lt;em&gt;&lt;strong&gt;PS. Terbit Dufa-dufa Ternate, Persikota Tidore, PS. Malifut, PS. Loloda Kepulauan dan Persihalbar Halmahera Barat&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam babak perempat final, Persitob A berhadapan dengan PS. Terbit Ternate. Dibawah guyuran hujan lebat, PS. Terbit yang diperkuat oleh Pilar Persiter dan Timnas U-23 &lt;strong&gt;Fandi Mochtar&lt;/strong&gt; berusaha membungkam putra-putra terbaik Tobelo, namun dewi fortuna rupanya memihak tim tuan rumah. Pertandingan yang berlangsung seimbang tersebut akhirnya dimenangkan Persitob A melalui gol tunggal.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada pertandingan lainnya, Persikota Tidore menghentikan langkah PS. Tobelo Selatan dengan skor 9 - 1. Persikota yang diperkuat legiun asing asal Argentina, &lt;strong&gt;Pablo Arevalo&lt;/strong&gt;, benar-benar menunjukkan kelasnya berada di atas PS. Tob-Sel. Pablo saat ini tercatat sebagai Top Skorer dengan torehan 11 gol.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tim unggulan lainnya, Persihalbar Kab. Halmahera Barat menghadapi Persitob B. Persihalbar yang bermaterikan mantan pemain Persiter Ternate menunjukkan kelasnya sebagai favorit juara dengan mengalahkan Persitob B 3-2.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;PS. Malifut dan PS. Loloda Kepulauan memperebutkan tiket terakhir ke Semi Final. Pertandingan berlangsung seimbang dan dalam tempo tinggi. Namun sampai 2 kali perpanjangan waktu kedudukan tetap imbang 0 - 0.  Dalam drama adu pinalti, PS. Malifut mengungguli Loloda Kepulauan dengan 4-3 dan mendapatkan satu tiket ke Semi Final menghadapi Persitob A.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Babak Semi Final berlangsung seru&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semifinal I mempertemukan &lt;strong&gt;Persikota Tidore&lt;/strong&gt; dengan &lt;strong&gt;Persihalbar.&lt;/strong&gt; Pertandingan berlangsung seimbang. Kondisi lapangan yang licin karena diguyur hujan sebelum pertandingan mulai, mempengaruhi jalannya pertandingan. Pablo yang diharapkan dapat memecah kebuntuan gol Persikota, tidak dapat berbuat banyak dan ditarik keluar pada babak II. Hingga perpanjangan waktu berakhir kedudukan tetap imbang 0 - 0.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Akhirnya dilakukan Adu pinalti. Persihalbar rupanya lebih siap menghadapi adu pinalti dan berhasil lolos ke Final dengan skor 4-3.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semifinal II berlangsung antara Persitob A dengan PS. Malifut. Persitob A melaju dengan mulus setelah mencukur PS. Malifut 3 gol tanpa balas.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadwal :&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Selasa, 15 Mei 2007&lt;/em&gt;    Perebutan tempat ke 3      &lt;strong&gt;Persikota&lt;/strong&gt; vs &lt;strong&gt;PS. Malifut&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Rabu, 16 Mei 2007&lt;/em&gt;      Babak Final                          &lt;strong&gt;Persihalbar&lt;/strong&gt; vs &lt;strong&gt;Persitob A&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-4748097398458785425?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/4748097398458785425/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=4748097398458785425' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4748097398458785425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4748097398458785425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/05/lanjutan-jiko-makolano-cup-i.html' title='Lanjutan Jiko Makolano Cup I'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-8470892116961455018</id><published>2007-05-04T14:13:00.000+09:00</published><updated>2007-05-04T14:27:10.245+09:00</updated><title type='text'>Sajak Si Singamangaraja yang mati diterjang peluru HAMISI dari Tobelo Halmahera</title><content type='html'>1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Si Singamangaraja&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Nyala di Bakara Redup di Balige&lt;br /&gt;Kau menjamah perihnya&lt;br /&gt;Tapi sebelum itu Tanah kerontang hangus harap&lt;br /&gt;Di ujung pematang terban lapar&lt;br /&gt;Dan susut danau ingati gelepar ikan mati Sejak malam tersaruk mimpi sekarat&lt;br /&gt;Dihangati jubah-jubah hujan langit TobaHingga bulir padi menggemuk madu&lt;br /&gt;Dan bernas beras di mamah mendidih&lt;br /&gt;Berbuncah suara jiwa rongga merdeka&lt;br /&gt;Sambil membajak tengah malam&lt;br /&gt;Menyelami danau ikan-ikan jelita&lt;br /&gt;Dan mendendang ranum nafas&lt;br /&gt;Di pagar desa sinar sore&lt;br /&gt;Parade gondang dan serunai&lt;br /&gt;Moyang yang mengurapi para cucu&lt;br /&gt;Berpinak di negeri seberang di antara raung ternak dan kecipak udang istirah&lt;br /&gt;Menanduk betis lembut para gadis&lt;br /&gt;Sebelum dipinang pemuda lembah tujuh malam&lt;br /&gt;Menunggang kunang-kunang kerbau dan kambing&lt;br /&gt;Bermerah sirih bergula pinang&lt;br /&gt;Dan syair puji berkas bulan berkening cahaya rambut menjuntai ke pinggul gempal&lt;br /&gt;Bergoyang seperti lembu bunting mengejar&lt;br /&gt;Retakan waktu 1875 di taman batu masa depan&lt;br /&gt;Menuruni gelisah undakan kenangan sebab kalian milik masa lalu dan masa datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi raja kaumku, mengitar lembah membilah bukit merimbun rimba&lt;br /&gt;Menubir danau menyiku lagu ngilu jarum doa berjatuhan&lt;br /&gt;Menisik nama-nama disebutkan menyuruk hari panjang terpejam&lt;br /&gt;Tapi itu dulu kata mereka, Tapi itu kini kata mereka&lt;br /&gt;Aku tak tahu apa mereka menyesatkannya di balik surya bukit tanah Batak&lt;br /&gt;Menggugus jemari angin&lt;br /&gt;Mengisar tembus ke bening mata&lt;br /&gt;Sebagai runcing keris panjang si Piso Gajah Dompak&lt;br /&gt;Semerbak kubur pagi hari&lt;br /&gt;Tapi setelah itu, Tapi sebelum itu&lt;br /&gt;Aku tak tahu mereka rindukan ubi bakar di ladang&lt;br /&gt;Ketika panglima bersurban hanguskan Rumah Bolon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kakek tak berpikir bak mereka&lt;br /&gt;Karena kakek ingin mengigal seperti kakek dan kaumnya menjelang topan malam turun sebagai putraBatak abadi, dan si putih mata dari Eropa memberangus Ruma Parsantian&lt;br /&gt;Sopo Bolon, Sopo Godang, Bale Pasogit, Bale Partangiangan, Bale Adat Paruhuman, Bale BiusPartungkoan, Mengusir kerabat mengejarku ke tanah seberang&lt;br /&gt;Bersama angin liar 30 tahun&lt;br /&gt;Karena si putih mata dari EropaTerus menggedor gelombang terjauh&lt;br /&gt;Di balik benua malam, Tak menemukan bentanganTanah Batak dalam peta jarahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebelum itu, Tapi sesudah itu&lt;br /&gt;Aku tak tahu mereka tersengat kilatnya&lt;br /&gt;Kuletupkan api harga diri, Kuletupkan api harga diri&lt;br /&gt;Menetak pedang pasukan berkuda dan bersenapan&lt;br /&gt;Tulang keras ditikam kelewang, Serakah tuntas ditebas adat&lt;br /&gt;Aku tak tahu mereka berjaga, Aku tak tahu mereka berjaga&lt;br /&gt;Di lembah Butar, Di Lobu Siregar, Lintong ni huta, Pohan, Naga, Saribu, Simamora, Simalungun, Uluan, Asahan&lt;br /&gt;Pasukan berkuda hilang nyawa&lt;br /&gt;Di teluk Samosir Balige, Laguboti, Bakara&lt;br /&gt;Pasukan perahu menggelucak darah&lt;br /&gt;Lihat, lihat, tak pernah berdenyut takut menghadang tajam peluru dari Eropa&lt;br /&gt;Sebab darah bergolak leluhur&lt;br /&gt;Menyiram kubur sahabat hingga waktu tengadah abadi&lt;br /&gt;Tapi sebelum itu, Tapi setelah itu&lt;br /&gt;Mereka bakar rumahku, kampungku, adatku. Mereka remuk kerabatku, sukuku, anakku&lt;br /&gt;Cucuku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lihat Si Singamangaraja&lt;br /&gt;Si kuda putih berlari menembus pasukan si putih mata Christoffel&lt;br /&gt;Prajurit Jawa dan Padang.&lt;br /&gt;Hingga &lt;strong&gt;Hamisi Tobelo Halmahera&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sucikan peluru terpilih untukku&lt;br /&gt;Bidik, Bidik&lt;br /&gt;Dan nyawa meregang darah dua bola mataku&lt;br /&gt;Menghangati panglima dari Aceh&lt;br /&gt;Patuan Nagari, Patuan Anggi,&lt;br /&gt;Boru Lopian terjungkal pelurudi Sitapongan Sionomhudon setelah si Pulo Batumenggelepar lapar di rimba gerilya&lt;br /&gt;Dan sungai darah terus berdebur ke tanah Batak Menunggu siapa berlayar&lt;br /&gt;Ke tanjung harap&lt;br /&gt;Hingga setelah ini, Hingga setelah ini&lt;br /&gt;Aku tak tahu mereka dengar jeritnya&lt;br /&gt;Ketika sajak ini diigaukan***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bekasi, 2001&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ari Minggu Tamba&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;www.ceritanet.com&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-8470892116961455018?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/8470892116961455018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=8470892116961455018' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/8470892116961455018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/8470892116961455018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/05/sajak-si-singamangaraja-yang-mati.html' title='Sajak Si Singamangaraja yang mati diterjang peluru HAMISI dari Tobelo Halmahera'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-695547156035112148</id><published>2007-05-03T15:48:00.000+09:00</published><updated>2007-05-03T16:08:11.228+09:00</updated><title type='text'>Tokyo Kecil di Jazirah Halmahera Utara</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;KAO&lt;/strong&gt; menyimpan bukti sejarah PD-II. Tempat ini pernah menjadi markas besar tentara Jepang sejak &lt;strong&gt;1942 - 1945&lt;/strong&gt;. Saat itu tentara jepang dibagi dalam dua pasukan yaitu 42.000 tentara bermarkas di Kao dan 20.000 tentara lainnya bermarkas di Teluk dalam (&lt;em&gt;Kao Teluk&lt;/em&gt;). Karena banyaknya tentara Jepang yang mendarat dan bermukim di Kao maka daerah itu dijuluki The Little Tokyo (Tokyo Kecil) atau Tokyo kedua.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di tempat ini pada masa perang dunia ke-II, kurang lebih 300 ahli bom bermarkas. Pemandangan sepanjang ruas jalan diluar daerah Kao terdapat lebih dari 60 meriam anti pesawat terbang dan mobil-mobil. Saksi sejarah, yang juga ketua adat setempat, mengisahkan peristiwa perang pada waktu itu, dimana banyak pesawat tempur Amerika yang ditembak jatuh. Lebih dari 100 budak wanita asal Hongkong, Singapura, China, Jawa dan Manado ditempatkan pada barak-barak tempat hiburan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah perang usai dengan kejatuhan kota Hiroshima dan Nagasaki, suplay bahan makanan untuk tentara jepang terhenti. Persedian makanan mereka menipis hingga akhirnya habis. Hal ini menimbulkan bencana bagi masyarakat pribumi, karena Tentara jepang beralih mengkonsumsi makanan masyarakat setempat, sehingga mengakibatkan ratusan masyarakat mati kelaparan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kini saksi bisu sejarah peninggalan Jepang dapat kita temui di Kao. Ada yang sudah dipugar, diantaranya 4 buah meriam anti pesawat terbang yang masih berdiri kokoh mengahadap ke udara, walau kondisinya sudah mulai karatan. Meriam tersebut pada masanya digunakan untuk melindungi lapangan udara di bagian timur laut.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sampai saat ini, lapangan terbang yang memiliki banyak landasan pacu ini masih digunakan. Tahun 1986 lokasi ini direnovasi dan kemudian diberi nama "&lt;strong&gt;Kuabang&lt;/strong&gt;". Nama ini diambil dari nama seorang pahlawan lokal bernama Kuabang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lapangan terbang Kuabang Kao saat ini melayani penerbangan komersial Kao-Ternate, Kao-Manado dengan pesawat jenis Cassa dan Twin Otter.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-695547156035112148?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/695547156035112148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=695547156035112148' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/695547156035112148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/695547156035112148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/05/tokyo-kecil-di-jazirah-halmahera-utara.html' title='Tokyo Kecil di Jazirah Halmahera Utara'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-1892519265455667254</id><published>2007-05-01T20:01:00.000+09:00</published><updated>2007-05-01T20:13:16.982+09:00</updated><title type='text'>LOLODA, NGARA MA BENO</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Sejarah sosial di Maluku dimasa lampau tidak dapat dipisahkan dengan gerak perdagangan internasional, dimana rempah Cengkih merupakan salah satu komoditi utama yang menggerakan perdagangan antara dunia barat dan timur. Rempah cengkeh dan pala yang dihasilkan oleh Maluku-lah yang membawa kepulauan Nusantara berinteraksi secara penuh ke dalam jaringan perniagaan dunia selama berabad-abad. Kepulauan Maluku, yang terdiri dari pulau-pulau utama - yang berfungsi i sebagai produsen rempah Cengkeh dan Pala dikala itu – sebagaimana tercatat dalam sejarah adalah : Ternate, Tidore, Moti, Makian, Bacan dan Halmahera, keberadan pulau-pulau ini semakin penting sejak ditemukannya jalan ke Maluku oleh bangsa Cina, Arab, Persia dan kemudian oleh bangsa Barat, maka lahirlah bentuk organisasi politik di Maluku yang mengatur jalinan kekuasaan berupa Kerajaan, yang sekaligus juga untuk meresponi masuknya Maluku dalam jaringan perniagaan dunia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah satu kekuatan ini adalah kerajaan Loloda di pulau Halmahera, disamping kerajaan Ternate, Tidore, Jailolo dan Bacan. PUTRA NAGA Kerajaan Loloda yang berada didaratan pulau Halmahera ini, tidak diketahui sejak kapan mulai muncul dalam panggung sejarah. Dalam catatan Historiografi kuno, seperti yang dicatat oleh bangsa Portugis di tahun 1544. Dalam catatan ini kita mendapatkan cerita tentang asal-usul raja-raja di Maluku yang berasal dari Empat Telur Naga yang ditemukan oleh seseorang yang bernama Bikucigara (Biksu Sigara ?) di bawah rimbunan pohonan bambu. Kemudian telur naga tersebut di bawah pulang, dan dari telur itu, lahirlah Tiga anak laki-laki dan seorang perempuan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dijelaskan lebih lanjut dalam catatan itu, bahwa ke-empat anak itu : &lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tertua menjadi raja di Bacan;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kedua menjadi raja di Papua;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketiga menjadi raja di Buton-Banggai, dan: &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keempat, anak perempuan kawin dengan raja Loloda.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam versi berbeda, seperti yang dicatat oleh &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Coolhaas&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, dalam &lt;em&gt;kroniek van Het Rijk Batjan&lt;/em&gt;, dikisahkan bahwa Sultan Bacan yang pertama, &lt;strong&gt;Said Muhammad Baqir bin Jafa’ar Shadiq&lt;/strong&gt; yang bergelar Sri Maha Radja Yang Bertahta di Bukit Sigarah, dari perkawinannya dengan Boki Topowo dari Galela, mendapatkan Tujuh putra-putri. Disebutkan bahwa putra yang bungsu, &lt;strong&gt;Kaicil Komalo Bessy&lt;/strong&gt; Suatu ketika terjadi banjir besar, semua anak raja hanyut dibawa air bah, salah satunya adalah Kaicil Komalo Bessy, putra bungsu terdampar di sebelah Utara dan kemudian menjadi raja di Loloda (Halmahera).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keberadaan Loloda dalam sejarah kekuasaan politik di Maluku jelas sudah merupakan suatu keniscayaan. Dari sejumlah sumber yang ada, dimana secara tersirat menunjukan kedudukan Loloda yang sangat penting dalam suatu periode sejarah masa lampau di Maluku. Dari kedua versi diatas, bila kita membandingkannya, maka akan menghasilkan beberapa kesimpulan yang menarik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, dari cerita diatas, Ternate, Tidore dan Jailolo belum disebut namanya. Kenyataan ini menyiratkan tentang kedudukan yang lebih utama Loloda, dari kawasan lain di Halmahera Utara. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, suatu penekanan pada aspek lain, yaitu tentang hubungan elemen-elemen Loloda yang Non-Austronesian dengan Bacan yang Austronesian.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada kedua sumber informasi diatas, kita menemukan suatu perbedaan yang tajam dalam melihat hubungan Loloda dan Bacan. Pada Catatan pertama, hubungan antara Bacan (sebagai Kekuatan Maritim tertua di Maluku) dengan Loloda melalui saudara perempuan sedangkan pada catatan berikutnya, hubungan ini dikukuhkan melalui garis laki-laki. Ketiga, Fakta diatas ini memperlihatkan betapa pentingnya Loloda, dimana Bacan sebagai salah satu kekuatan maritm yang bertumpu pada perdagangan rempah tertua itu masih memerlukan suatu ikatan politis dengan kawasan Loloda yang nota bene sangat berbeda dalam pengelompokan bahasa – namun lewat mitos ini Bacan diterima secara penuh dalam bingkai Moloku Kie Romtoha. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;NGARA MA BENO Setelah Islam menjejaki kakinya di jazirah Moro-Tia dan Moro-Tai, konstelasi politik-pun berubah, baik itu pola maupun struktur kekuasaannya pun ikut bergeser - mengikuti kecenderungan baru ini. Loloda sebagai salah satu kekuatan lama terdesak oleh Jailolo si pendatang baru yang giat melaksanakan Islamisasi. Kekuatan baru ini, bersama Ternate terus mengancam posisi Loloda di Halmahera yang selama ini Loloda berfungsi sebagai salah satu dari ke-Lima Momole yang paling berpengaruh di Maluku. Adapun kedudukan Loloda adalah sebagai &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Ngara Ma Beno&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penguasa Pintu Gerbang&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; dalam konsepsi kekuasaan tradisional Sejak kedatangan bangsa barat ke Maluku abad ke-16, berbagai data dan informasi tentang keadaan Maluku, bahwa setibanya Portugis di Ternate tahun 1512, Ternate bersama Tidore telah mengukuhkan supremasi kekuasaan yang meliputi wilayah yang sangat luas, yakni terbentang antara Irian dan Sulawesi. Sedangkan keterangan tentang Loloda sangatlah sedikit yang diketahui, secara tersamar diberitakan bahwa kerajaan Loloda telah memindahkan eksistensinya ke alam gaib! yang dikemudian hari dikenal dengan nama MORO!!! Adapun wilayahnya yang luas meliputi sebagian daratan pulau Halmahera itu direbut oleh Jailolo – yang sudah menggantikan kedudukan Loloda di daratan Halmahera yang luas itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari sumber-sumber lokal didapatkan cerita tentang keberadaan Loloda, dimana disebutkan bahwa asal mula Loloda itu berasal dari suatu kerajaan tua yang pernah berkuasa di Galela. Konon, kemudian di tahun 1322, setelah gunung berapi di Galela meletus dan mengancam kehidupan disana, maka, pusat kerajaan itu dipindahkan ke Loloda. Kepindahan ini terjadi pada masa &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kolano Bakun Malamo&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, penguasa Galela terakhir.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keterkaitan antara Loloda dengan kekuasaan lain di Sulawesi, dapatlah dilacak dari sejarah raja-raja Bolaang Mongondow. Kajian sejarah yang ditulis oleh &lt;strong&gt;&lt;em&gt;W. Dunnebier&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, menjelaskan bahwa asal-usul kerajaan Bolaang Mongondow berpangkal pada seorang tokoh legendaris yang hidup di abad ke XIV bernama &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Loloda Mokoagow&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; – tokoh ini diduga merupakan anak dari raja Loloda yang melarikan diri ke Sula Wessy karena negerinya diserang oleh &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kumalo Poeloe&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, penguasa Ternate. Peristiwa ini terjadi diperkirakan pada tahun 1380. Setibanya anak raja Loloda ini - di suatu tempat yang dikenal dengan nama kuno : Maadon ( Kema, Sulawesi Utara ). Dari tokoh ini-lah merupakan cikal-bakal yang menurunkan raja-raja Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Secara Linguistik, Loloda dalam bahasa Ternate itu berarti : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tempat Orang Pindahan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Bila kita meneliti lebih jauh dari kata ini, Loloda berasal dari kata &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Lodaka&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; yang bermakna : “&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Orang Pindahan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;” Dengan demikian, dapatlah disimpulkan (kata) Loloda itu mengandung suatu makna yang secara tepat menggambarkan suatu peristiwa alam yang berkaitan dengan bencana alam yang dahsyat di masa lampau sehingga terjadi perpindahan penduduk secara besar-besaran di waktu itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-1892519265455667254?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/1892519265455667254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=1892519265455667254' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1892519265455667254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1892519265455667254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/05/loloda-ngara-ma-beno.html' title='LOLODA, NGARA MA BENO'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-7432100093159576432</id><published>2007-05-01T15:34:00.000+09:00</published><updated>2007-05-01T15:50:11.346+09:00</updated><title type='text'>Pentahbisan Majelis GMIH Jemaat Mandiri Elim Gura</title><content type='html'>Setelah melalui proses pemilihan maka pada hari Minggu, 29 April 2007 Pdt. M. Ngongira, S.Si.Theol mentahbiskan 61 orang Penatua dan Diaken Jemaat Mandiri Elim Gura. Dalam ibadah yang berlangsung khusuk itu diikrarkan janji untuk melayani Tuhan dan jemaatNya untuk periode 2007 - 2012. &lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5059479419515133890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 388px; CURSOR: hand; HEIGHT: 284px; TEXT-ALIGN: center" height="274" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RjbhucyZX8I/AAAAAAAAAD4/qZ8ZJu5_9kk/s400/Darius(084).jpg" width="328" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5059480085235064786" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 399px; CURSOR: hand; HEIGHT: 301px; TEXT-ALIGN: center" height="228" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RjbiVMyZX9I/AAAAAAAAAEA/Y5q_1mVTK1w/s400/Darius(085).jpg" width="284" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Wajah para Penatua dan Diaken Jemaat Elim Gura&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah ibadah acara dilanjutkan dengan makan siang bersama di samping Gedung Gereja. Terdapat 61 meja makan yang ternaung dibawah tenda panjang, dengan berbagai jenis makanan yang menggugah selera. Aroma kebersamaan yang hangat begitu terasa. Setelah doa yang dipimpin oleh Pdt. Drs. E. Tonoro, SH., M.Th, maka jemaatpun makan bersama dengan diselingi oleh tarian Cakalele.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-7432100093159576432?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/7432100093159576432/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=7432100093159576432' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7432100093159576432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/7432100093159576432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/04/pentahbisan-majelis-gmih-jemaat-mandiri.html' title='Pentahbisan Majelis GMIH Jemaat Mandiri Elim Gura'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RjbhucyZX8I/AAAAAAAAAD4/qZ8ZJu5_9kk/s72-c/Darius(084).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-3608501653821870021</id><published>2007-05-01T12:05:00.000+09:00</published><updated>2007-05-01T15:21:43.939+09:00</updated><title type='text'>Open Tournament JIKO MAKOLANO CUP</title><content type='html'>Dalam rangka memeriahkan peresmian Rumah Adat Hibualamo, dilangsungkan pula pertandingan sepakbola yang diberi label "&lt;strong&gt;Open Tournament Jiko Makolano Cup I&lt;/strong&gt;", yang berlangsung di Stadion Gelora Karianga Tobelo. Turnamen ini dibuka oleh Bupati pada tanggal 19 April 2007 pukul 15.00 WIT. Beberapa tim besar di Maluku Utara turut ambil bagian dalam turnamen ini, sebut saja &lt;strong&gt;PS. Terbit Ternate, Persikota Tidore, Persihalbar Halmahera Barat dan tuan rumah Persitob Tobelo&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5059472852510138290" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RjbbwMyZX7I/AAAAAAAAADw/cY_rI8ZCYjs/s400/Darius(091).jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Turnamen dibuka dengan pertandingan antara &lt;strong&gt;Persitob A vs Persikota Tidore&lt;/strong&gt;. Pertandingan berlangsung alot dan seimbang sehingga sampai babak I berakhir kedudukan masih imbang 0-0. Memasuki babak II, Persikota yang diperkuat lagiun asing asal Argentina, &lt;strong&gt;Pablo Arevalo&lt;/strong&gt;, berhasil merobek gawang Persitob yang digawangi &lt;strong&gt;Aris Pangeti&lt;/strong&gt; pada menit 64. Skor 0-1 bertahan hingga peluit akhir dibunyikan wasit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PS. Terbit Ternate yang bermarkasi di Kelurahan Dufa-dufa, walau tidak datang dengan skuad inti (antara lain &lt;em&gt;Rahmat Rivai, Fandi Mochtar, Rizal Tomagola dan Anwar Panda&lt;/em&gt;), namun dapat bermain rapih dan berhasil mengalahkan Bumi Moro pada pertandingan pertamanya dengan skor 1-0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5059472324229160866" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RjbbRcyZX6I/AAAAAAAAADo/IYNLBFQSg48/s400/Darius(092).jpg" border="0" /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Partai Persihalbar vs Kao yang dimenangkan Persihalbar 10-1&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6666cc;"&gt;&lt;strong&gt;Highlight Jiko Makolano Cup :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;Persitob A - &lt;strong&gt;Persikota&lt;/strong&gt; : 0-1&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PS. Terbit&lt;/strong&gt; - Bumi Moro : 1-0&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persihalbar&lt;/strong&gt; - Galela : 3-2&lt;br /&gt;Halteng - &lt;strong&gt;Galselbar&lt;/strong&gt; : 4-5&lt;br /&gt;Kao Utara - &lt;strong&gt;Tabailenge&lt;/strong&gt; : 3-4&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Loloda Utara&lt;/strong&gt; - Kao Barat : 3-2&lt;br /&gt;Morselbar - Kao : 1-1&lt;br /&gt;Persitob B - Malifut : 1-1&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persikota&lt;/strong&gt; - Tabailenge : 5-0&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bumi Moro&lt;/strong&gt; - Kao Barat : 5-0&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Galela&lt;/strong&gt; - Kao : 1-0&lt;br /&gt;Galselbar - &lt;strong&gt;Malifut&lt;/strong&gt; : 1-2&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persitob A&lt;/strong&gt; - Galela Utara : 9-0&lt;br /&gt;Persihalbar - &lt;strong&gt;Loloda Kepulauan&lt;/strong&gt; : 0-1&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PS. Terbit&lt;/strong&gt; - Kao Barat : 3-0&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Persihalbar&lt;/strong&gt; - Kao : 10-1&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-3608501653821870021?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/3608501653821870021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=3608501653821870021' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3608501653821870021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3608501653821870021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/04/open-tournament-jiko-makolano-cup.html' title='Open Tournament JIKO MAKOLANO CUP'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RjbbwMyZX7I/AAAAAAAAADw/cY_rI8ZCYjs/s72-c/Darius(091).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-457265882693843437</id><published>2007-04-19T13:27:00.000+09:00</published><updated>2007-04-23T16:59:27.529+09:00</updated><title type='text'>Acara Peresmian Rumah Adat Hibualamo</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kamis, 19 April 2007 dilangsungkan upacara peresmian rumah adat hibualamo. Acara diawali dengan Kirab – jalan bersama jiko makolano dengan dengan 10 &lt;em&gt;hoana ma gogoana&lt;/em&gt; dan 22 kecamatan serta keluarga besar suku bangsa (&lt;em&gt;minahasa, jawa, toraja, tionghoa, dll&lt;/em&gt;) yang hidup di bumi Hibualamo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihrGXmz9_I/AAAAAAAAACg/8rI5gSwhIPc/s1600-h/Darius(016).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055408338883573746" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihrGXmz9_I/AAAAAAAAACg/8rI5gSwhIPc/s400/Darius%28016%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Tarian Perang "Cakalele" dibawakan secara epik oleh Sanggar Bumi Guraci&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihsI3mz-AI/AAAAAAAAACo/A1uPJzqSe6A/s1600-h/Darius(023).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055409481344874498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihsI3mz-AI/AAAAAAAAACo/A1uPJzqSe6A/s400/Darius%28023%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rihui3mz-CI/AAAAAAAAAC4/caS8rfV4-yA/s1600-h/Darius(022).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055412127044728866" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rihui3mz-CI/AAAAAAAAAC4/caS8rfV4-yA/s400/Darius%28022%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihtmXmz-BI/AAAAAAAAACw/YRQn-D4JXuc/s1600-h/Darius(021).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055411087662643218" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihtmXmz-BI/AAAAAAAAACw/YRQn-D4JXuc/s400/Darius%28021%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Tarian paduan antara "Tide-tide" dan "Denge" dibawakan oleh Sanggar Bumi Guraci&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-size:85%;" &gt;dengan didukung oleh mahasiswa Politeknik Padamara dan Osis SMU Negeri 1 Tobelo&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Acara dilanjutkan dengan upacara adat peresmian hibualamo. Acara secara Nasional dibuka dengan doa (&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;secara muslim)&lt;/span&gt;, kemudian kidung Hymne Hibua Lamo dikumandangkan secara khusuk oleh Paduan Suara Valveles Voice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rihx63mz-EI/AAAAAAAAADI/o5FUheY1F1U/s1600-h/Darius(017).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055415837896472642" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rihx63mz-EI/AAAAAAAAADI/o5FUheY1F1U/s400/Darius%28017%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Paduan Suara Valveles Voice&lt;br /&gt;sebagian besar anggotanya adalah alumni Pesparawi Nasional VIII di Medan, Sumut&lt;br /&gt;(termasuk saya juga :-) hehehe...)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Ketua dewan adat Hibualamo Zadrak Tongo-Tongo menyampaikan prakata dan pesan-pesan untuk seluruh masyarakat adat hibua lamo dengan menekankan pelestarian nilai-nilai budaya Hibua Lamo dengan tetap pada bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Bupati Halmahera Utara, Ir. Hein Namotemo, MSP selaku dewan pembina adat Hibua Lamo menyampaikan pidato peresmian Rumah Adat Hibua Lamo sekaligus peresmian beberapa proyek dilingkungan Pemerintah Daerah Halmahera Utara untuk tahun anggaran 2006/2007, serta peresmian 27 titik jaringan Internet di Halmahera Utara.&lt;br /&gt;Setelah lantunan lagu Mars Hibua Lamo oleh Paduan Suara Valveles Voice, acara ditutup dengan doa secara kristiani yang dibawakan oleh Sekum MPS GMIH Pdt. Boediman, M.Th.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;19 April merupakan tanggal yang sakral bagi bumi Hibualamo. Pada tanggal yang sama 6 tahun yang lalu (&lt;em&gt;19 April 2001&lt;/em&gt;) terjadi rekonsiliasi antara saudara bersaudara yang dulu saling benci, saling caci dan saling bunuh. Tonggak perdamaian di Halmahera Utara terjadi saat itu, sehingga harus kita rayakan sebagai hari kemenangan Hibualamo. 19 April juga akan menjadi salah satu sejarah bagi masyarakat pulau Morotai. Gonjang-Ganjing pemekaran Kabupaten Pulau Morotai yang telah dipikirkan dan dicetuskan sejak "masih" Kabupaten Maluku Utara dan telah dideklarasikan pada November 2006 di Morotai, akhirnya didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah Halmahera Utara dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Rekomendasi Pemekaran Kabupaten Pulau Morotai. Dengan adanya SK Rekomendasi Bupati tersebut maka perjuangan pemekaran Pulau Morotai akan dilanjutkan ke Pusat.&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;"Jiko Makolano" Bupati Ir. Hein Namotemo, MSP berpesan agar seluruh masyarakat Morotai turut berjuang demi tercapainya maksud tersebut. Namun Bupati juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap oknum-oknum yang memanfaatkan &lt;em&gt;moment &lt;/em&gt;ini untuk memecah-belah jalinan persaudaraan yang telah diikat bersama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihwBXmz-DI/AAAAAAAAADA/qOZm22QvHdM/s1600-h/Darius(015).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055413750542366770" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihwBXmz-DI/AAAAAAAAADA/qOZm22QvHdM/s400/Darius%28015%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-size:85%;color:#6633ff;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-size:85%;color:#6633ff;"  &gt;Kemeriahan Masyarakat Tobelo atas peresmian Rumah Adat Hibua Lamo&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#6633ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#6633ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rih0Gnmz-FI/AAAAAAAAADQ/9pG8xplSGrI/s1600-h/Darius(027).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055418238783191122" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rih0Gnmz-FI/AAAAAAAAADQ/9pG8xplSGrI/s400/Darius%28027%29.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;"Pasukan" Morotai berpesta setelah penyerahan SK Bupati Halmahera Utara tentang Rekomendasi Pemekaran Kabupaten Pulau Morotai kepada Tokoh Masyarakat Morotai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rih1n3mz-GI/AAAAAAAAADY/v7Z_PN9ScBM/s1600-h/Darius(025).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055419909525469282" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rih1n3mz-GI/AAAAAAAAADY/v7Z_PN9ScBM/s400/Darius%28025%29.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rih2WHmz-HI/AAAAAAAAADg/-qCNVGE4yhk/s1600-h/Darius(026).jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055420704094419058" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: pointer; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rih2WHmz-HI/AAAAAAAAADg/-qCNVGE4yhk/s400/Darius%28026%29.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="center"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic;font-size:85%;" &gt;Tobeloho ma moholehe....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; FONT-STYLE: italic"&gt;Acara :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;19 April : Peresmian Rumah Adat Hibua Lamo dan Malam Budaya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;20 April : Seminar Nasional I, di Rumah Adat Hibua Lamo dan Malam hiburan di lapangan Hibualamo (Artis Lokal)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;21 April : Seminar Nasional II, di Tanjung Wisata Duma dan Malam hiburan di lapangan Hibualamo (Artis Lokal)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;22 April : wisata di pulau tagalaya, Malam Pesta Rakyat di Lapangan Hibualamo oleh Indri AFI dan Leo Colling&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;23 April : Seminar Nasional III, di Pantai Wisata Kupa-kupa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; FONT-STYLE: italic"&gt;to be continued.....&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-457265882693843437?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/457265882693843437/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=457265882693843437' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/457265882693843437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/457265882693843437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/04/acara-peresmian-rumah-adat-hibualamo.html' title='Acara Peresmian Rumah Adat Hibualamo'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RihrGXmz9_I/AAAAAAAAACg/8rI5gSwhIPc/s72-c/Darius%28016%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-9189789602891493840</id><published>2007-04-13T10:19:00.000+09:00</published><updated>2007-04-13T14:49:38.298+09:00</updated><title type='text'>Jumat Pagi, Jalan Pagi, Senam Pagi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pemda Halmahera Utara mencanangkan setiap Jumat Pagi dilaksanakan kegiatan Jalan Pagi yang diikuti dengan Senam Pagi bersama yang dipusatkan di Lapangan Hibualamo Tobelo. Sejatinya, kegiatan ini adalah untuk seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di Tobelo, namun saat ini himbauan untuk mengikuti kegiatan ini masih sebatas Dinas/Badan dan stekholder di lingkungan Pemda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat lebih memilih Minggu pagi untuk melaksanakan olahraga pagi (&lt;em&gt;mungkin mereka punya alasan sendiri memilih hari minggu&lt;/em&gt;). Contoh Kasus di Makassar, setiap minggu pagi kawasan jalan utama di Pantai Losari ditutup bagi kendaraan, karena menjadi pusat kegiatan masyarakat yang berolahraga. Pemda memfasilitasi dengan sarana dan prasarana. Senam Pagi Massal menjadi Agenda Tetap, banyak makanan-minuman untuk sarapan yang dijajakan dengan harga super murah, pemandangan indah pantai losari menyegarkan hati, banyak event yang dilaksanakan oleh stekholder sebagai sarana promosi disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerinduan saya, suasana minggu pagi di Pantai Losari yang selalu saya nikmati selama 6 tahun di Makassar dapat saya rasakan kembali di Tobelo Marahai....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapangan Hibualamo dapat dijadikan Icon baru masyarakat Halut, sehingga minggu pagi, semua masyarakat yang berolahraga menuju ke satu titik, Hibualamo. Di tempat ini disajikan jajanan sehat yang murah meriah, senam pagi bersama, event-event, dll. Pastinya suasana Tobelo semakin hidup. Tidak hanya Senam pagi "Khusus PNS" setiap jumat pagi, tetapi untuk seluruh Masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dirasa bahwa Lapangan Hibualamo tidak representatif - adanya Rumah Adat Hibualamo, sehingga tidak dapat menampung masyarakat banyak - maka perlu dipikirkan solusi lain, misalnya pembuatan Jalan yang langsung menghadap laut (ditepi pantai), yang menurut saya merupakan salah satu identitas Kota Pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;To be continued....&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-9189789602891493840?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/9189789602891493840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=9189789602891493840' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/9189789602891493840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/9189789602891493840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/04/jumat-pagi-jalan-pagi-senam-pagi.html' title='Jumat Pagi, Jalan Pagi, Senam Pagi'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-4839301068460972449</id><published>2007-04-12T11:20:00.000+09:00</published><updated>2007-04-13T09:39:52.608+09:00</updated><title type='text'>Tobelo Berbenah Sambut Event Peresmian Rumah Adat</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Menyambut peresmian &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Rumah Adat Hibua Lamo&lt;/span&gt; yang direncanakan berlangsung Kamis, 19 April 2007, Kota Tobelo mulai berbenah. Jalan utama menuju lapangan Hibualamo dibenahi dengan renovasi taman jalan. Per-empatan lapangan Hibualamo terlihat manis dengan tugu bundarannya (&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;entah namanya tugu apa&lt;/span&gt;) dan Baliho besar yang menggambarkan eksistensi TNI di tanah Hibualamo. Di satu sisi terdapat taman yang bisa menjadi tempat &lt;em&gt;nongkrong&lt;/em&gt; warga....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052705539397513410" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh7Q6u5v8MI/AAAAAAAAAB0/j9Xx42AFUX8/s320/Taman.jpg" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052704401231179938" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh7P4e5v8KI/AAAAAAAAABk/b8h0d05Kg00/s400/PEREMPATAN.jpg" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052704792073203890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh7QPO5v8LI/AAAAAAAAABs/mvI1nyLcYK8/s400/Tugu+Hibualamo.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;Pasar Tradisional yang terdapat di depan Bank BNI46 akan segera direlokasi ke Lokasi baru di depan Terminal Wosia. Lokasi pasar baru yang sudah 90% rampung diperkirakan hanya dapat menampung 2/3 pedagang yang ada di pasar lama. Kesemerawutan dan kemacetan di pasar lama/terminal "sedikit" mengganggu pemandangan, jika banyak tamu dari luar daerah yang datang nanti. Pemindahan "harusnya" dilakukan sebelum 19 April ini, namun entah mengapa sampai saat ini belum dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh2ake5v8JI/AAAAAAAAABc/0s42SVVxcG0/s1600-h/Pasar+WKO.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052364308540813458" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 367px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 273px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh2ake5v8JI/AAAAAAAAABc/0s42SVVxcG0/s400/Pasar+WKO.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Lokasi Pasar baru di WKO (depan terminal Wosia)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;To be continued....&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-4839301068460972449?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/4839301068460972449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=4839301068460972449' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4839301068460972449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/4839301068460972449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/04/tobelo-berbenah-sambut-event-peresmian.html' title='Tobelo Berbenah Sambut Event Peresmian Rumah Adat'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh7Q6u5v8MI/AAAAAAAAAB0/j9Xx42AFUX8/s72-c/Taman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-1054215748286733270</id><published>2007-04-09T16:49:00.000+09:00</published><updated>2007-04-10T21:31:17.128+09:00</updated><title type='text'>Selayang Pandang Halmahera Utara</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RhrFAzxHt6I/AAAAAAAAAAs/6NFmGkVzv0U/s1600-h/peta_big.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5051566549736339362" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RhrFAzxHt6I/AAAAAAAAAAs/6NFmGkVzv0U/s400/peta_big.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; KABUPATEN HALMAHERA UTARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Halmahera Utara adalah salah satu &lt;a title="Kabupaten" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten"&gt;kabupaten&lt;/a&gt; di &lt;a title="Provinsi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Provinsi"&gt;provinsi&lt;/a&gt; &lt;a title="Maluku Utara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maluku_Utara"&gt;Maluku Utara&lt;/a&gt;, &lt;a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;. &lt;a title="Ibukota" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ibukota"&gt;Ibukota&lt;/a&gt; &lt;a title="Kabupaten" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten"&gt;kabupaten&lt;/a&gt; ini terletak di &lt;a class="new" title="Tobelo" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tobelo&amp;action=edit"&gt;Tobelo&lt;/a&gt;. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 24.983 km2 dan berpenduduk sebanyak 91.873 jiwa (2000). Potensi utama Kabupaten Halmahera Utara diperoleh dari perkebunan dan jasa. Penduduk Halmahera Utara bergantung pada pertanian, terutama perkebunan &lt;a title="Kelapa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelapa"&gt;kelapa&lt;/a&gt; dan &lt;a title="Cengkeh" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cengkeh"&gt;cengkeh&lt;/a&gt;. Luas areal perkebunan kelapa tahun 2002 sebesar 47.900 hektar dengan produksi 68.500 ton. Kecamatan Tobelo, Tobelo Selatan, dan Galela paling banyak menghasilkan komoditas kelapa&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Halmahera Utara adalah wilayah kabupaten yang baru mekar tanggal 23 Februari 2003 berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2003. Pada awal pembentukannya, pucuk pimpinan diserahkan kepada Drs. Djidon Hangewa, MS sebagai Pjs Bupati Halmahera Utara, yang kemudian dilanjutkan oleh Umar Hasan, SIP sebagai Pjs Bupati yang mempersiapkan dan melaksanakan Pemilihan Bupati yang pertama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ir. Hein Namotemo, MSP dan Arifin Neka, SH kemudian dipilih oleh mayoritas masyarakat Halmahera Utara untuk memimpin daerah ini, dan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara periode 2005-2010 pada tanggal 12 Agustus 2005.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kabupaten Halmahera Utara terdiri dari beberapa kecamatan sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tobelo, dengan Ibukota Tobelo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tobelo Tengah, dengan Ibukota Pitu&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tobelo Selatan, dengan Ibukota Kupa-Kupa&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tobelo Barat, dengan Ibukota Kusuri&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tobelo Utara, dengan Ibukota Gorua&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kao, dengan Ibukota di Kusu Kao&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kao Utara, dengan Ibukota Daru&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kao Barat, dengan Ibukota&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kao Timur, dengan Ibukota&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kao Teluk, dengan Ibukota Dum-Dum&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Galela, dengan Ibukota Soa-Sio&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Galela Barat, dengan Ibukota Sotabaru&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Galela Selatan, dengan Ibukota&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Galela Timur, dengan Ibukota&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Galela Utara, dengan Ibukota&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Loloda Utara, dengan Ibukota Dorume&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Loloda Kepulauan, dengan Ibukota Dama&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Morotai Selatan, dengan Ibukota Daruba&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Morotai Selatan Barat, dengan Ibukota Wayabula&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Morotai Jaya, dengan Ibukota Sopi&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Morotai Timur, dengan Ibukota Daeo&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;Morotai Utara, dengan Ibukota Bere-Bere&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-1054215748286733270?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/1054215748286733270/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=1054215748286733270' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1054215748286733270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/1054215748286733270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/04/selayang-pandang-halmahera-utara.html' title='Selayang Pandang Halmahera Utara'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RhrFAzxHt6I/AAAAAAAAAAs/6NFmGkVzv0U/s72-c/peta_big.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-817622923359020368</id><published>2007-04-09T16:10:00.000+09:00</published><updated>2007-04-11T13:43:42.215+09:00</updated><title type='text'>PT. Hibualamo Jaya (BUMD)</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000099;"&gt;PT. HIBUALAMO JAYA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052021505726083154" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rhxiyu5v8FI/AAAAAAAAAA8/lNiG75RR5rU/s400/PICT0407.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;PT. Hibualamo Jaya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Halmahera Utara, yang diresmikan oleh Bupati Halmahera Utara, Ir. Hein Namotemo, MSP pada tanggal 5 Desember 2006.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052026462118342754" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/RhxnTO5v8GI/AAAAAAAAABE/fNwh8VEG3BE/s400/PICT0419.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;strong&gt;Head Office :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;strong&gt;Jl. Djumati Lamali No. 7 Gosoma - Tobelo, Halmahera Utara&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;strong&gt;Maluku Utara, Indonesia, 97762&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;&lt;strong&gt;Telp./ Facs. (0924) 21779&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;e-mail : &lt;a href="mailto:hibualamo_jaya@hotmail.com"&gt;hibualamo_jaya@hotmail.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-817622923359020368?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/817622923359020368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=817622923359020368' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/817622923359020368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/817622923359020368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/04/pt-hibualamo-jaya-bumd.html' title='PT. Hibualamo Jaya (BUMD)'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rhxiyu5v8FI/AAAAAAAAAA8/lNiG75RR5rU/s72-c/PICT0407.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7087494469373747769.post-3179145631691628984</id><published>2007-04-09T16:06:00.000+09:00</published><updated>2007-04-13T09:55:45.391+09:00</updated><title type='text'>Tobelo Marahai</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rhxgou5v8EI/AAAAAAAAAA0/w5L9ROH4K0I/s1600-h/Tobelo+Marahai.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052019134904135746" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rhxgou5v8EI/AAAAAAAAAA0/w5L9ROH4K0I/s400/Tobelo+Marahai.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kota Tobelo mulai berbenah... dari sebuah kota kecamatan, sekarang Ibukota Kabupaten Halmahera Utara. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Tobelo Marahai (&lt;em&gt;indah&lt;/em&gt;), &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;sebutan yang manis jika dipandang dari jauh. namun memasuki kota Tobelo, masih jauh dari "Marahai". Penataan kota masih semrawut.. beberapa sudut kota belum "Marahai".&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052709585256706290" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh7UmO5v8PI/AAAAAAAAACM/B4BNHo_xNdw/s400/Kemakmuran.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan Rumah Adat Hibua Lamo di Lapangan Hibualamo (&lt;em&gt;dulu Lap. Ampera&lt;/em&gt;), tepat di depan Kantor Bupati saat ini menambah manis wajah kota Tobelo Marahai. Rumah Adat "Modern" ini rencananya akan diresmikan oleh Bupati Ir. Hein Namotemo, MSP pada 19 April 2007 nanti. kondisi pembangunan sampai saat ini mencapai 90%. Rumah Adat ini akan menjadi icon baru masyarakat Halmahera Utara dengan adat Hibua Lamo-nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052322943710785650" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh108u5v8HI/AAAAAAAAABM/r-OpkfDLD9c/s400/Pembangunan+Hibua+Lamo.jpg" border="0" /&gt; &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052707918809395410" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh7TFO5v8NI/AAAAAAAAAB8/DgOrQK4tVvA/s400/Hibualamo1.jpg" border="0" /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052708837932396770" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh7T6u5v8OI/AAAAAAAAACE/AG-eU8Z3710/s400/Hibualamo3.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan saudara-saudara kita, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Hobata samua&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; di seluruh dunia...kalau ada waktu datang ke Tobelo Marahai, kita rayakan peresmian rumah adat Hibua Lamo sebagai batu loncatan untuk tetap memelihara adat dan budaya kita. Mungkin suatu saat ceremony ini akan menjadi agenda tetap setiap tahun (&lt;em&gt;seperti &lt;strong&gt;Legu Gam&lt;/strong&gt; - perayaan ultah sultan Ternate&lt;/em&gt;) yang dapat menarik wisatawan ke tanah Hibua Lamo.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5052325602295541890" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rh13Xe5v8II/AAAAAAAAABU/MnzPQC9fTD8/s400/Undangan+Resmi+Hibualamo.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7087494469373747769-3179145631691628984?l=darius-arkwright.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/feeds/3179145631691628984/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7087494469373747769&amp;postID=3179145631691628984' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3179145631691628984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7087494469373747769/posts/default/3179145631691628984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://darius-arkwright.blogspot.com/2007/04/tobelo-marahai.html' title='Tobelo Marahai'/><author><name>Darius A. Hamisi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06932515558293212075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_BFORSBFM_R8/SsW_jCdKGDI/AAAAAAAAARo/jxCrieo-2yg/S220/dar.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_BFORSBFM_R8/Rhxgou5v8EI/AAAAAAAAAA0/w5L9ROH4K0I/s72-c/Tobelo+Marahai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry></feed>
